Gerak Cepat Pemkab Padang Pariaman: Ketua TP-PKK Dampingi Dinas Sosial Kunjungi “Wanita Tangguh” Yulidawati di Kayu Tanam

- Penulis

Senin, 13 Oktober 2025 - 12:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gerak Cepat Pemkab Padang Pariaman: Ketua TP-PKK Dampingi Dinas Sosial Kunjungi “Wanita Tangguh” Yulidawati di Kayu Tanam

 

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kayu Tanam,—Mediainvestigasi.net.- Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman bergerak cepat termasuk kondisi sosial yang dialami Yulidawati, warga Korong Tarok, Nagari Kapalo Hilalang, Kecamatan 2×11 Kayu Tanam, yang sempat viral di media sosial karena perjuangannya sebagai kuli batu demi menghidupi tiga anaknya.

Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Ketua TP-PKK Kabupaten Padang Pariaman, Ny. Nita Christanti Azis, didampingi jajaran Dinas Sosial, serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pejabat di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Padang Pariaman, pada Minggu sore (12/10/2025).

Dalam kesempatan tersebut, rombongan menyambangi rumah sederhana Yulidawati dan mendengarkan langsung kisah hidup yang penuh perjuangan. Dengan mata berkaca-kaca, Yulidawati menceritakan bagaimana ia berjuang bekerja sebagai kuli batu di bantaran Sungai Batang Anai, ditemani ketiga anaknya, sejak sang suami, Roni Kurniawan, tersangkut kasus hukum beberapa waktu lalu.

Ketua TP-PKK Padang Pariaman, Ny. Nita Christanti Azis, menyampaikan rasa empati dan mengecualikan yang mendalam atas kondisi yang dialami Yulidawati. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak tinggal diam, dan akan memastikan adanya langkah-langkah nyata untuk membantu serta memberdayakan keluarga tersebut.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk melakukan asesmen lengkap terhadap kebutuhan ekonomi dan pendidikan anak-anak Ibu Yulidawati. Insya Allah, melalui program pemberdayaan ekonomi dan kewirausahaan, kami akan membantu agar dia bisa lebih mandiri,” ujar Nita Christanti Azis.

Lebih lanjut, Nita juga meminta agar pendamping PKH setempat segera memperbarui data Yulidawati pada sistem Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), sehingga keluarga ini dapat memperoleh bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan program perlindungan sosial lainnya.

Baca Juga :  Pemko Padang Tindaklanjuti Aspirasi Operator Bus Trans Padang

Sementara itu, Dinas Sosial Kabupaten Padang Pariaman memastikan telah melakukan penilaian lapangan dan berkomitmen untuk memberikan pendampingan lanjutan, termasuk membuka peluang usaha produktif bagi Yulidawati.

Dengan penuh haru, Yulidawati menyampaikan rasa terima kasih dan terima kasih atas perhatian Pemerintah Daerah Padang Pariaman, TP-PKK, dan masyarakat luas yang telah menunjukkan kepeduliannya.“Saya sangat berterima kasih atas perhatian Ibu Nita dan Pemerintah Daerah.Terima kasih juga kepada masyarakat dan semua orang yang peduli serta telah membantu kami,” ungkapnya.

Langkah cepat Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman bersama TP-PKK ini menjadi wujud nyata hadirnya pemerintah di tengah masyarakat — tidak hanya mendengar, tetapi juga bertindak cepat dan solutif untuk membantu warganya yang membutuhkan

 

 

Editor: Rafdy Guci

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hotspot Kampar Tinggal Dua Titik, 283 Personel Gabungan Intensifkan Pendinginan Karhutla
Warga Samadua Tolak Rekomendasi DPRK Aceh Selatan, Dinilai Berikan Karpet Merah untuk Perusahaan Tambang
Karhutla Riau Bukan Sekadar Musiman, Pemerintah Harus Putuskan Rantai Kebakaran
Peringatan Hari Jadi ke-81 Tapanuli Tengah, Diawali Rapat Paripurna Istimewa
Prosesi Malamang Jadi Pembuka Hari Kedua Padang Pariaman Mauluik Gadang 2026
Hari Kedua Padang Pariaman Mauluik Gadang 2026 ,Tabligh Akbar Perkuat Nilai Keislaman dan Kebersamaan
Pemkab Inhil Tegaskan Nama Bupati dan Pejabat Dicatut dalam Dugaan Penipuan Proyek Rp1,6 Miliar
Sirah Nabi Berbahasa Bugis Warnai Maulid GP Ansor Soppeng
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:40 WIB

Hotspot Kampar Tinggal Dua Titik, 283 Personel Gabungan Intensifkan Pendinginan Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:02 WIB

Warga Samadua Tolak Rekomendasi DPRK Aceh Selatan, Dinilai Berikan Karpet Merah untuk Perusahaan Tambang

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:33 WIB

Karhutla Riau Bukan Sekadar Musiman, Pemerintah Harus Putuskan Rantai Kebakaran

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:01 WIB

Peringatan Hari Jadi ke-81 Tapanuli Tengah, Diawali Rapat Paripurna Istimewa

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:43 WIB

Prosesi Malamang Jadi Pembuka Hari Kedua Padang Pariaman Mauluik Gadang 2026

Berita Terbaru