Emilayanti Suarakan Sengkarut Tanah R ke DPR RI: Harap Dukungan Pusat Atasi Ketidakpastian Lahan Masyarakat 

- Penulis

Jumat, 2 Mei 2025 - 10:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Emilayanti bersama DPR RI Rahmad Soleh Fraksi PKS (Dok, Mediainvestigasi.net/Yanti)

 

Padang, Mediainvestigasi.net – Anggota DPRD Dharmasraya dari Fraksi PKS, Emilayanti, Sp, mengambil langkah proaktif memperjuangkan nasib masyarakat yang terjerat konflik pertanahan. Dalam pertemuan khusus dengan Anggota Komisi II DPR RI Rahmat Saleh, S.Farm., Emilayanti yang ditemani H. Herman menyampaikan langsung keresahan masyarakat terkait status tanah R yang selama ini tak kunjung jelas. Pertemuan berlangsung di Wizz Prime Hotel Padang, Kamis malam (1/5/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, Emilayanti menyoroti berbagai persoalan krusial yang membelit masyarakat di kampung halamannya: mulai dari tanah R, lahan adat, tanah tak bertuan, hingga Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan yang kerap menjadi sumber konflik berkepanjangan.

 

“Kami membahas hak-hak masyarakat dan juga kewajiban mereka, terutama soal tanah R dan lahan-lahan yang statusnya tak jelas. Ini sudah terlalu lama membebani warga kami,” tegas Emilayanti.

 

Politisi perempuan yang dikenal vokal dalam isu agraria ini menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pusat dalam menuntaskan sengkarut pertanahan di Dharmasraya.

 

“Banyak masyarakat sudah puluhan tahun menempati dan menggarap tanah, tapi tak bisa mengurus sertifikat karena status tanahnya tak diakui secara hukum. Ini membutuhkan keberpihakan dan kepastian dari negara,” ungkapnya.

 

Emilayanti pun mengapresiasi keterbukaan Rahmat Saleh dalam mendengar aspirasi daerah.

 

“Inilah hebatnya Bang Rahmat, beliau menyambut hangat, mendengarkan penuh empati. Ini yang kami butuhkan: wakil rakyat di pusat yang mau turun telinga dan hati,” ujar Emilayanti, yang dikenal sebagai legislator perempuan dari Ranah Cati Nan Tigo itu.

 

Sementara itu, Rahmat Saleh yang dikenal sebagai tokoh vokal dalam isu reforma agraria sebelumnya menekankan pentingnya menyelaraskan kebijakan pertanahan nasional dengan kearifan lokal. Dalam forum sebelumnya di Universitas Negeri Padang, ia menegaskan bahwa tanah yang tidak produktif merupakan bentuk kemubaziran yang bertentangan dengan prinsip adat dan syarak di kutip dari rahmadsoleh.com.

Baca Juga :  Babinsa Bantu Pembersihan Pohon Tumbang Akibat Hujan Deras dan Angin Kencang

 

Langkah Emilayanti ini dinilai sebagai bentuk nyata kepedulian legislatif daerah terhadap jeritan warga di akar rumput. Masyarakat pun berharap, pertemuan ini menjadi titik awal lahirnya solusi konkret dari pusat untuk menyelesaikan masalah tanah R dan konflik agraria lainnya yang membelit wilayah Dharmasraya.

 

 

Editor: Yanti 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aliansi Petani Kelapa Desak DPRD Inhil Gelar RDP, Cari Solusi Konkret bagi Petani
npektorat Tapanuli Tengah, Pastikan Dugaan Pemotongan Jadup Kades Sibio-bio Tidak Benar
SDN 210 Sanrangeng Sulap Keterbatasan Jadi Taman Literasi dan Numerasi
Bupati Tapteng Masinton Pasaribu Pimpin Pengarahan ASN : Minta OPD Ubah Pola Kerja Cepat, Target Terukur, dan Berdampak Nyata
Kapolres Padang Pariaman Ajak Warga Sintoga Perangi Narkoba dan Kekerasan terhadap Perempuan-Anak
Sekdakab Tapteng Binsar TH Sitanggang Pimpin Apel Gabungan ASN : Tekankan Disiplin, Inovasi Digital, dan Integritas
Wakapolres Soppeng Hadiri HUT IWO ke-14, Perkuat Sinergi Polri dan Insan Pers
Bertambah, Polda Riau Kini Tangani 45 Kasus Karhutla, 49 Orang Jadi Tersangka
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 21:36 WIB

Aliansi Petani Kelapa Desak DPRD Inhil Gelar RDP, Cari Solusi Konkret bagi Petani

Senin, 7 September 2026 - 20:16 WIB

npektorat Tapanuli Tengah, Pastikan Dugaan Pemotongan Jadup Kades Sibio-bio Tidak Benar

Senin, 7 September 2026 - 16:15 WIB

SDN 210 Sanrangeng Sulap Keterbatasan Jadi Taman Literasi dan Numerasi

Senin, 7 September 2026 - 16:10 WIB

Bupati Tapteng Masinton Pasaribu Pimpin Pengarahan ASN : Minta OPD Ubah Pola Kerja Cepat, Target Terukur, dan Berdampak Nyata

Senin, 7 September 2026 - 16:06 WIB

Kapolres Padang Pariaman Ajak Warga Sintoga Perangi Narkoba dan Kekerasan terhadap Perempuan-Anak

Berita Terbaru