BeritaDaerahPolitik

Drama Kotak Kosong di Dharmasraya Berantakan, KPU Buka Pendaftaran Kembali untuk Pasangan AG Romi

1363
×

Drama Kotak Kosong di Dharmasraya Berantakan, KPU Buka Pendaftaran Kembali untuk Pasangan AG Romi

Sebarkan artikel ini

Dharmasraya, Mediainvestigasi.net- 12 September 2024 – Rencana untuk menghadirkan kotak kosong dalam Pilkada Dharmasraya 2024 tampaknya tak berjalan mulus seperti yang diharapkan. Upaya sejumlah pihak yang telah menguasai hampir seluruh partai besar untuk menjadikan pemilihan ini sebagai kontestasi kotak kosong harus kandas setelah Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Dharmasraya membuka kembali pendaftaran bagi pasangan calon AG Romi.

Langkah ini diambil setelah KPUD menerima rekomendasi resmi dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Dharmasraya, yang sebelumnya memerintahkan KPUD untuk mengulangi proses pendaftaran bagi pasangan AG Romi, yang sempat terhalang karena masalah akses ke sistem informasi pencalonan (Silon).

“Benar, KPUD Dharmasraya membuka kembali pendaftaran untuk pasangan AG-Romi setelah menerima rekomendasi dari Bawaslu. Pendaftaran ini akan dibuka selama dua hari, yakni pada Jumat dan Sabtu, khusus untuk pasangan tersebut,” ungkap salah satu staf KPUD yang enggan disebutkan namanya dalam sebuah percakapan telepon pada Kamis, 12 September 2024.

Langkah ini dianggap sebagai pukulan telak bagi pihak-pihak yang mengharapkan skenario kotak kosong. Sejumlah pengamat politik menilai bahwa upaya memborong dukungan partai besar untuk memuluskan jalan calon tunggal, serta memaksa pemilih memilih antara calon tunggal atau kotak kosong, kini berada di ujung tanduk.

Kisruh Pendaftaran dan Intervensi Bawaslu.

Persoalan bermula ketika pasangan AG Romi tidak diberi akses ke Silon, sistem yang disediakan oleh KPU untuk mendaftar. Ketidakadilan ini kemudian diprotes oleh tim AG Romi, yang akhirnya berujung pada rekomendasi Bawaslu. Dalam rekomendasinya, Bawaslu memerintahkan KPUD untuk memperbaiki proses pendaftaran dan memberikan kesempatan bagi AG Romi untuk mengikuti Pilkada, sebuah keputusan yang mempermalukan strategi para elite politik lokal yang ingin mengunci jalur pencalonan.

Drama politik ini menegaskan bahwa kekuatan regulasi dan pengawasan tetap memegang kendali, meski ada upaya untuk mengatur jalannya permainan. Pembukaan kembali pendaftaran oleh KPUD menjadi bukti bahwa sistem demokrasi yang diharapkan masih berfungsi meskipun ada tekanan dan manuver politik.

Skenario Baru : Pertarungan Nyata.

Dengan dibukanya kembali pendaftaran, pasangan AG Romi kini memiliki peluang untuk berkompetisi secara sah dalam Pilkada Dharmasraya 2024. Dukungan dari sejumlah partai lokal dan kekuatan akar rumput membuat pasangan ini semakin solid, siap menantang dominasi politik yang sebelumnya terlihat tak tergoyahkan.

“Ini adalah kemenangan kecil dalam perjuangan demokrasi,” ungkap salah satu pendukung AG Romi. “Mereka ingin menciptakan skenario kotak kosong, tapi kami akan buktikan bahwa rakyat Dharmasraya masih punya pilihan.”

Kini, semua mata tertuju pada Jumat dan Sabtu mendatang, saat AG Romi diprediksi akan kembali ke KPUD untuk melengkapi pendaftaran mereka. Rakyat Dharmasraya siap menyaksikan apakah drama kotak kosong akan benar-benar berakhir dengan kontestasi politik yang lebih terbuka dan kompetitif.

Pertanyaan besar yang masih menggantung adalah apakah langkah ini akan memicu perubahan signifikan dalam lanskap politik Dharmasraya, atau justru akan membuka babak baru dari intrik politik di balik layar. Yang jelas, jalan menuju kursi kepala daerah semakin panas dan penuh dengan dinamika yang tak terduga.

(Yanti)