Dekat dengan Bupati Anisa, Menpora Dito Ariotedjo Justru Tersingkir di Reshuffle Presiden

- Penulis

Senin, 8 September 2025 - 20:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Gambar Menpora Dito Ariotedjo pada Parade Talent olahraga (Dok Istimewa)

 

Oleh: Mitra Yuyanti Kaperwil Sumatera Barat Mediainvestigasi.net

 

Dharmasraya kembali harus belajar pahitnya politik pusat. Nama Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo—yang sempat dielu-elukan bak penyelamat dunia olahraga Dharmasraya—akhirnya tumbang di tangan Presiden Prabowo Subianto. Senin (8/9/2025), Istana Negara mengumumkan reshuffle kabinet, dan Dito termasuk salah satu menteri yang diberhentikan.

Kabar itu terasa bagai tamparan. Betapa tidak, baru dua bulan lalu, tepatnya 30 Juni 2025, Dharmasraya menggelar Parade Talenta Olahraga di Sport Center. Helikopter didatangkan, karpet merah digelar, sambutan meriah dipertontonkan. Anggaran APBD Rp140 juta melayang hanya untuk memastikan Dito merasa istimewa saat menjejakkan kaki di bumi Ranah Cati Nan Tigo.

Bupati Anisa Suci Ramadani kala itu berulang kali menegaskan, kedekatannya dengan Dito adalah “jalan emas” bagi olahraga Dharmasraya. Janji perubahan dilontarkan, mimpi besar dipompa ke ruang publik. Masyarakat dibuat percaya bahwa kedatangan Dito bukan sekadar seremoni, melainkan pintu menuju perhatian khusus dari pemerintah pusat.

Namun, kini semua janji itu ambruk. Dito resmi diberhentikan melalui Keputusan Presiden RI Nomor 86P Tahun 2025. Kursi Menpora bahkan masih dibiarkan kosong, sama halnya dengan posisi Menko Polhukam.

Di Jakarta, Mensesneg Prasetyo Hadi menjelaskan reshuffle ini hasil evaluasi berkelanjutan Presiden. Nama besar lain ikut tergeser: Budi Gunawan dari kursi Menko Polhukam, Sri Mulyani dari Menteri Keuangan, Abdul Kadir Karding dari Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, hingga Budi Arie Setiadi dari Menteri Koperasi. Pengganti mereka pun langsung dilantik sore ini (08/09). Sumber dari detikNews.

Tetapi tidak bagi Menpora. Posisi yang dulu dijabat Dito kini menggantung. Harapan Dharmasraya yang sempat dipupuk lewat hubungan pribadi Bupati Anisa dengan sang menteri, berubah jadi debu.

Baca Juga :  Bupati MFA Meminpin Langsung Apel Gabungan dan Halal Bi Halal ASN Lingkup Pemerintah Kabupaten Batanghari

Inilah wajah nyata politik: cair, tak terduga, dan seringkali meninggalkan luka. Dharmasraya yang sudah mengorbankan anggaran besar, kini hanya bisa menggigit jari. Parade olahraga yang digadang-gadang sebagai awal kejayaan, justru berakhir sebagai monumen dari sebuah janji yang tak sempat ditepati.

Rakyat bertanya: untuk apa Rp140 juta itu dikeluarkan, bila hasilnya nihil?
Sementara di Jorong Lagan, jembatan maut menanti korban. Di Sembilan Koto, jalan-jalan penuh lobang tetap menganga. Semua masih di tempat yang sama, belum tersentuh perubahan.

Dito sudah tersingkir. Presiden telah membuat keputusan. Tetapi bagi masyarakat Dharmasraya, yang tersisa hanyalah ironi: ketika harapan ditukar dengan pesta penyambutan, dan janji perubahan terkubur bersama reshuffle kabinet. (**)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pertemuan Bersejarah di Istana Kerajaan Rabat: Menyongsong Era Baru Pemerintahan Maroko di Bawah Kepemimpinan King Mohammed VI
Menata Ulang Tata Kelola Peradilan: Memperkuat Peran Komisi Yudisial demi Keadilan Sempurna bagi Rakyat Indonesia
Pemerintahan Baru Maroko: Sebuah Dedikasi dan Visi Kepemimpinan Strategis untuk Kesejahteraan Bangsa
SUARA RAKYAT BERGEMA: RIBUAN WARGA AKAN SAMPAIKAN ASPIRASI KE DPR RI, MINTA PENGEMBALIAN KEUTUHAN DEMOKRASI
Belajar Praktik Baik di Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Peserta PKA Sumut Perkuat Tata Kelola dan Kepemimpinan Berbasis Data
PASCA PUTUSAN MK: BOLA POLITIK GIBRAN BERPINDAH DARI MK KE ISTANA
Wapres Lulusan SMP, Wilson Lalengke: Wajar, Ini Cerminan Rata-rata IQ Manusia Indonesia
Dua Sekolah Dasar Di Nias Utara Tidak Aktif Bertahun tahun Pemkab. Bahas Rencana Penutupan
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:04 WIB

Pertemuan Bersejarah di Istana Kerajaan Rabat: Menyongsong Era Baru Pemerintahan Maroko di Bawah Kepemimpinan King Mohammed VI

Minggu, 18 Oktober 2026 - 22:59 WIB

Menata Ulang Tata Kelola Peradilan: Memperkuat Peran Komisi Yudisial demi Keadilan Sempurna bagi Rakyat Indonesia

Minggu, 18 Oktober 2026 - 22:51 WIB

Pemerintahan Baru Maroko: Sebuah Dedikasi dan Visi Kepemimpinan Strategis untuk Kesejahteraan Bangsa

Minggu, 11 Oktober 2026 - 11:18 WIB

SUARA RAKYAT BERGEMA: RIBUAN WARGA AKAN SAMPAIKAN ASPIRASI KE DPR RI, MINTA PENGEMBALIAN KEUTUHAN DEMOKRASI

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:24 WIB

Belajar Praktik Baik di Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Peserta PKA Sumut Perkuat Tata Kelola dan Kepemimpinan Berbasis Data

Berita Terbaru