Menu

Mode Gelap

Berita

Bupati Anisa Tak Punya Kontribusi, Apresiasi, dan Kepedulian: MUSORKAB KONI yang Didanai Juna Diduga Dipolitisasi

badge-check


					Bupati Anisa Tak Punya Kontribusi, Apresiasi, dan Kepedulian: MUSORKAB KONI yang Didanai Juna Diduga Dipolitisasi Perbesar

Acara MUSORKAB KONI di hadiri wakil bupati Leli Arni (Dok, Istimewa)

 

Dharmasraya, Mediainvestigasi.net – Dunia olahraga Dharmasraya kembali diselimuti kekecewaan. Bupati Dharmasraya, Anisa Suci Ramadani, dinilai tidak memiliki kontribusi, apresiasi, maupun kepedulian terhadap pembinaan olahraga di daerah. Ironisnya, Musyawarah Olahraga Kabupaten (MUSORKAB) KONI yang berlangsung Rabu (3/9/2025) lalu, justru diduga sarat dengan politisasi.

Dalam forum pemilihan Ketua KONI tersebut, Junaindra Sumawan—tokoh yang berjasa besar membiayai jalannya MUSORKAB—harus kalah tipis dari Afrizal. Kekalahan itu memunculkan dugaan adanya intervensi terhadap cabang olahraga (cabor), terutama dari kalangan ASN, yang diarahkan mendukung rivalnya.

Seorang atlet Dharmasraya yang enggan disebutkan namanya melontarkan kritik keras.

“Jika bupati minta ditunda pemilihan tanggal 3 dengan alasan dirinya akan hadir, lalu kenapa dia malah di Jakarta? Ada apa sebenarnya? Apakah penundaan itu hanya untuk mengintervensi cabor dari kalangan ASN?” ujarnya penuh kecewa.

Ia menegaskan, sikap Bupati Anisa menimbulkan pertanyaan serius.

“Apa sebenarnya komitmen Bupati Anisa terhadap olahraga Dharmasraya? Kehadirannya dijadikan alasan penundaan, tapi saat hari H malah memilih berada di luar daerah,” tambahnya.

Pengurus FORKI Dharmasraya, Feri, membenarkan adanya penundaan jadwal MUSORKAB dari 2 September ke 3 September.

“Benar. Kata bupati ditunda karena demo dan situasi nasional, ya katanya hadir,” ungkapnya melalui pesan WhatsApp.

Fakta lain juga terungkap. Ketua KONI sebelumnya, Eri Antoni, yang saat itu bertindak sebagai sekretaris caretaker, secara terbuka menyampaikan bahwa jalannya MUSORKAB dibiayai oleh Junaindra.

“Terima kasih Mas Juna yang telah membiayai kegiatan ini karena KONI tidak punya anggaran,” ujarnya dalam sambutan.

 

Hal yang sama ditegaskan oleh Alan, Ketua Panitia MUSORKAB.

“Alhamdulillah acara bisa terlaksana berkat dana dari Mas Juna. Hebatnya, dia tetap legowo meski kalah tipis satu suara,” katanya, dikutip dari radarsumbar.com.

Kekecewaan pun datang dari masyarakat lain. Surya Teja (45), warga Dharmasraya, menilai kondisi ini mencoreng wajah olahraga daerah.

“Pemilihan Ketua KONI bisa berjalan berkat uang pribadi seorang Juna, sementara bupati justru abai. Mirisnya, ia malah diduga ikut mengatur permainan pemilihan ketua KONI. Sungguh keterlaluan,” tegasnya.

Sampai berita ini diturunkan, Mediainvestigasi.net masih menunggu klarifikasi baik dari Bupati Anisa maupun dari Junaindra Sumawan.

 

Editor: Yanti 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 Komentar

  1. **mitolyn official**

    Mitolyn is a carefully developed, plant-based formula created to help support metabolic efficiency and encourage healthy, lasting weight management.

    Balas
  2. **back biome**

    Mitolyn is a carefully developed, plant-based formula created to help support metabolic efficiency and encourage healthy, lasting weight management.

    Balas
semua sudah ditampilkan
Baca Lainnya

Ketua Investigasi Nasional LPK GPI Mengungkap Fakta Dugaan Kuat Kasus Korupsi Proyek Mangkrak Pekerjaan Pembangunan Jalan Ruas Hai-Air Kalimat Merugikan Keuagan Negara

17 April 2026 - 17:40 WIB

Lapas Kelas IIA Bukittinggi Gelar Aksi Bersih-Bersih Lingkungan dalam Rangka HBP ke-62

17 April 2026 - 17:19 WIB

Penyaluran Bantuan Stimulan Pemberdayaan Dan Penghidupan Berkelanjutan Oleh Bupati Nias Utara

17 April 2026 - 13:48 WIB

Trending di Berita