Gambar BMKG Prediksi Hujan Lebat, BPBD Ingatkan Warga Dharmasraya Waspada Banjir dan Longsor (Dok, Istimewa)
Dharmasraya, Mediainvestigasi.net – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Minangkabau merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Sumatera Barat, termasuk Kabupaten Dharmasraya, pada 24–26 September 2025. Sejumlah wilayah diprediksi akan diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga lebat, bahkan berpotensi disertai petir dan angin kencang.
Untuk hari ini, Rabu (24/9), hujan deras mulai turun sejak pukul 07.45 WIB di beberapa titik Dharmasraya. Wali Nagari Tabek, Harmanto, mengonfirmasi kondisi tersebut.
“Sejak pagi intensitas hujan cukup deras. Biasanya jika hujan deras berlangsung selama tiga jam, Sungai Batang Timpeh mulai merendam pemukiman warga di sepanjang aliran sungai. Dampaknya bisa mengenai sekitar 200 KK. Kami selalu ingatkan warga untuk waspada, mematikan arus listrik, serta menyelamatkan barang-barang berharga sejak dini,” ujar Harmanto.
Hal senada juga disampaikan Wali Nagari Bonjol, Walkasri. Ia menyebutkan hujan deras juga mengguyur kawasan Abai Siat dan Bonjol.
“Kalau hujan seharian penuh, air sungai biasanya naik dan berpotensi banjir. Untuk itu warga kami diingatkan tetap siaga,” ungkapnya.
Peringatan BMKG
BMKG memperingatkan, pada 24–25 September 2025 wilayah Dharmasraya berpotensi diguyur hujan ringan hingga lebat, terutama pada siang hingga sore hari. Cuaca ekstrem tersebut bisa disertai petir dan angin kencang. Sementara itu, pada 26 September, cuaca relatif lebih stabil meski tetap berpeluang hujan ringan di beberapa titik.
Suhu udara diperkirakan berkisar antara 18–33°C dengan kelembaban 65–98 persen, serta angin bertiup dari arah Selatan–Barat dengan kecepatan 4–30 km/jam.
Imbauan BPBD
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Dharmasraya, Edison, mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama yang tinggal di sepanjang daerah aliran sungai (DAS).
“Berdasarkan prakiraan cuaca dari BMKG, kami imbau masyarakat Dharmasraya agar tetap waspada terhadap potensi bencana banjir maupun longsor akibat meningkatnya curah hujan. Kepada pengguna jalan, kami juga minta berhati-hati di titik-titik jalan yang rusak agar terhindar dari kecelakaan,” tegas Edison.
Di Dharmasraya, daerah rawan banjir berada di sepanjang DAS Sungai Batanghari maupun sungai-sungai yang bermuara ke Batanghari seperti Batang Siat, Batang Timpeh, Batang Pangian, Batang Piruko, hingga Batang Asam. Sementara itu, wilayah rawan longsor umumnya berada di kawasan dengan kontur curam seperti Sialang dan Sembilan Koto.
Tetap Siaga
Dengan kondisi cuaca yang diprediksi cukup ekstrem, masyarakat diimbau untuk selalu memantau informasi resmi dari BMKG maupun BPBD. Langkah-langkah pencegahan dini seperti mematikan listrik, mengamankan barang berharga, dan menghindari aktivitas di daerah rawan longsor sangat diperlukan untuk mengurangi risiko bencana.
Editor: Yanti












1 Komentar
**back biome official**
Mitolyn is a carefully developed, plant-based formula created to help support metabolic efficiency and encourage healthy, lasting weight management.