Armada Hings Speedboat Cagub Maluku Utara Benny Laos Meledak Akibat Percikan Api Di Pelabuhan Bobong Pulau Taliabu
Taliabu Maluku Utara, MediaInvestigasi.Net – Kejadian Naas telah menimpa Cagub Maluku Utara Benny bersama rombongan, Pada hari ini Sabtu tanggal 12 Oktober 2024 pukul 13.49 wit, Hings Speedboat yang di tumpangi oleh Calon Gubernur Maluku Utara Nomor Urut 4, tiba-tiba meledak di Pelabuhan Kota Bobong Kecamatan Taliabu Barat diduga kejadian itu, akibat dari percikan api pada saat pengisian BBM jenis Pertamax sehingga terjadi ledakan tangki minyak Hings Speedboat, pada hari Sabtu tanggal, 12 Oktober 2024.
Dimana berdasarkan kronologis di lapangan Cagub Maluku Utara Benny Laos bersama rombongan menggunakan Hings Speedboat setibanya di pelabuhan Kota Bobong melakukan blusukan di pasar Kota Bobong dan hendak mau melanjutkan perjalanan ke Desa Bapenu serta melanjutkan ke Kota Sananan Kabupaten Kepulauan Sula Provinsi Maluku Utara.
Namun, naas menimpa armada laut Hings Speedboat yang di tumpangi oleh Calon Gubernur Maluku Utara Nomor Urut 4, bersama rombongan tiba-tiba meledak di Pelabuhan Kota Bobong, Informasi yang dihimpun, kebakaran terjadi sekira pukul 13.49, WIT, Sabtu (12/10/2024). tepatnya di Pelabuhan Bobong, Pulau Taliabu.
Setelah insiden terjadi petugas gabungan TNI-Polri yang di pimpin langsung oleh Wakapolres Pulau Taliabu Kompol. Sirajuddin, S.H., dan Damkar Taliabu langsung melakukan pemadaman api degan mengerahkan 2 unit mobil Damkar, melakukan pemadaman api.
Akibat kejadian tersebut di kabarkan 6 orang meninggal Dunia salah satunya adalah Cagub Nomor Urut 4 Benny Laos yang maju pada Pilgub di Provinsi Maluku Utara yang mana almarhum sempat di larikan ke rumah sakit umum Bobong hingga menghembuskan napas terakhirnya dikarenakan lama terkurung di dalam armada Hings Speead Booad sementara korban lainnya saat ini di rawat di rumah sakit umum dan di beberapa klinik di kota Bobong.
Adapun yang meninggal Dunia Adalah :
1). Bpk Beni Laos (Calon Gubernur Maluku Utara).
2). Ibu Ester Tantry (DPRD Provinsi Maluku Utara).
3). Bripka Hamdani Buamonabot (Walpri Calon Bupati Kepulauan Sula).
4). Mudin A Wahid (Ketua DPD Partai PPP Provinsi Maluku Utara).
5). Mahsudin Ode Muisi (Simpatisan/Pendukung Paslon no urut 04 Gubernur Maluku Utara).
6). Nasrun, S.Pd., (PNS Pemda Kepulauan Sula).
Adapun kronologi kejadian berdasarkan keterangan dari beberapa saksi dilapangan salah seorang anggota TNI AD Rindam XV/Pattimura berinisial HN menjelaskan bahwa sekitar, pukul 13.10 wit dirinya saat itu sedang melaksanakan cuti tahunan baru selesai melapor di Koramil 1510-02/Bobong dan hendak pulang ke Desa Limbo dengan menggunakan Longboad kakaknya di pesisir pantai areal pelabuhan Desa Bobong.
Kemudian HN sebelum melanjutkan perjalanannya ke Desa Limbo saat hendak menuju ke Dusun Tanjung Sari untuk mengambil Ikan untuk dibawa pulang dan saat itu sempat melewati Hings Speead Boad yang di tumpangi oleh Paslon Nomor 04 Gubernur Maluku Utara Beni Laos bersama rombongan, namun perjalanan kurang lebih 100 meter dari pelabuhan terdengar ledakan keras dan terlihat asap hitam yang mengepul.
Kemudian saksi lain juga AKM yang merupakan salah seorang Wartawan Pulau Taliabu berencana melakukan wawancara dengan Calon Gubernur Maluku Utara Beni Laos namun beliau belum menerima karena capek dalam perjalanan.
ARK Mendengar hal tersebut kemudian yang bersangkutan memutuskan untuk tidak mewawancarai Paslon Gubernur Maluku Utara Bpk Beni Laos sehingga yang bersangkutan memutuskan untuk kembali ke rumahnya di Dusun Fangahu namun dalam perjalanan kurang lebih 10 menit yang bersangkutan mendengar ledakan keras.
Lanjut saksi DRS yang merupakan Kabid Kesbangpol Kabupaten Pulau Taliabu menjelaskan bahwa saat kejadian dirinya saat itu sedang berada di pelabuhan Desa Bobong dan sempat bertemu dengan salah satu anggota BKO Brimob Pam Pemilu Kabupaten Pulau Taliabu yang tak lain adalah merupakan sepupunya sendiri, kemudian yang bersangkutan melihat kakaknya yang kebetulan bersama dengan rombongan Paslon Gubernur Maluku Utara Beni Laos yang sedang berjalan kemudian masuk ke dalam Hings Speeadboat.
Kemudian, DRS merasa penasaran saat melIhat sepupunya dirinya bertanya kepada anggota BKO tersebut bahwa “itu om Nurjan ka yang kerja di PLN Ternate” Kemudian Anggota BKO tersebut membalas bahwa ” Iya betul” Itu benar om Nurjan”.
Kemudian, yang bersangkutan menyuruh anggota BKO tersebut untuk memanggilnya om Nurjan yang tidak lain merupakan kakaknya yang sudah di dalam Hings Speedboat Rombongan Paslon Gubernur Maluku Utara yang kemudian Om Nurjan keluar dari Speedboat rombongan naik ke pelabuhan untuk bertemu dengan yang bersangkutan di pos orange pelabuhan yang jarak dari speedboat rombongan kurang lebih 20 meter.
Sekiranya pukul 13.49 wit yang bersangkutan yang sedang bercerita dan bertanya kabar dengan kakaknya tersebut kemudian Speedboat rombongan Paslon Gubernur Maluku Utara Bpk Beni Laos tiba-tiba langsung meledak dan mengeluarkan asap hitam entah apa pemicunya dengan kejadian tersebut.
Selanjutnya, saksi NS yang merupakan Pensiunan BUMN/Kerabat dekat Beni Laos asal Kelurahan Toboko Kota Ternate menjelaskan bahwa saat kejadian dirinya sedang di dek bagian atas Speedboat melihat di atas pelabuhan ada yang memanggilnya akhirnya turun dari speedboat ke atas pelabuhan untuk bertemu dengan orang yang memanggilnya yang tidak lain adalah adiknya sepupunya karena sudah lama tidak bertemu.
Setelah bertemu dengan adiknya sepupunya di pos orange areal pelabuhan tidak berselang lama kemudian speedboat yang membawah rombongan Paslon Gubernur Maluku Utara Beni Laos tiba-tiba meledak.
“Meledaknya Speedboat Paslon Gubernur Nomor Urut 04 diperkirakan kerugian puluhan miliaran rupiah”
(Ketua Investigasi Indonesia Nasional **** La Omy La Tua).














1 Komentar
**back biome**
Mitolyn is a carefully developed, plant-based formula created to help support metabolic efficiency and encourage healthy, lasting weight management.