Menu

Mode Gelap

Berita

Oknum Anggota DPRD Dharmasraya Terlibat Kasus Judi, Diamankan Satreskrim Polres Dharmasraya

badge-check


					Oknum Anggota DPRD Dharmasraya Terlibat Kasus Judi, Diamankan Satreskrim Polres Dharmasraya Perbesar

Kasatreskrim Polres Dharmasraya (Dok, Mediainvestigasi.net/Yanti )

 

Dharmasraya, Mediainvestigasi.net– Seorang anggota DPRD Kabupaten Dharmasraya dari Fraksi Golkar berinisial A diamankan oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Dharmasraya, Kamis dini hari (26/12/2024). Penangkapan dilakukan di kawasan Pasar Sitiung Lima, Nagari Koto Padang, Kecamatan Koto Baru.

Informasi dari masyarakat menyebutkan bahwa A sering terlihat terlibat dalam aktivitas perjudian di lokasi tersebut. Menindaklanjuti laporan tersebut, Satreskrim Polres Dharmasraya segera melakukan pengawasan dan akhirnya mengamankan A.

Kapolres Dharmasraya, AKBP Bagus Ikhwan SIK, membenarkan penangkapan tersebut. “Benar, anggota kami telah mengamankan seorang pelaku berinisial A,” ungkapnya.

Kasatreskrim Iptu Epi Hendri Susanto saat diwawancarai media ini menjelas,” Pada 26 Desember 2024 telah diamankan tiga orang, dua orang merupakan pelaku judi kartu remi, satu pemilik warung,” ungkap Kasatreskrim.

Salah seorang anggota Satreskrim, menjelaskan bahwa A mulai terlihat serius dalam aktivitas perjudian pada malam hari. “Siang hari hanya bermain biasa, tapi di malam hari baru mulai menggunakan uang sebagai taruhan,” ujarnya.

Publik Pertanyakan Integritas Pejabat.

Penangkapan ini langsung menjadi sorotan masyarakat Dharmasraya, yang kecewa atas tindakan yang dinilai mencoreng nama lembaga legislatif. Masyarakat berharap para pejabat dapat memberikan teladan yang baik dan menjunjung tinggi integritas.

Ancaman Sanksi Hukum dan Etik.

A, terancam menghadapi sanksi hukum atas aktivitas perjudian yang melanggar undang-undang. Selain itu, ia juga berpotensi menerima sanksi etik yang dapat mencoreng reputasi Fraksi Golkar di Dharmasraya.

“Kasus ini menjadi peringatan bagi pejabat publik lainnya bahwa pelanggaran hukum sekecil apa pun dapat meruntuhkan kredibilitas yang selama ini dibangun. Publik kini menunggu respons dari partai politik, DPRD, dan aparat penegak hukum terkait langkah lanjutan dalam penanganan kasus ini,” ucap Joni salah satu masyarakat Dharmasraya.

Editor: Yanti 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dugaan Mafia Tanah di Bogor, Sertifikat PTSL Diduga Terbit Tanpa Prosedur

17 April 2026 - 21:49 WIB

Ketua Investigasi Nasional LPK GPI Mengungkap Fakta Dugaan Kuat Kasus Korupsi Proyek Mangkrak Pekerjaan Pembangunan Jalan Ruas Hai-Air Kalimat Merugikan Keuagan Negara

17 April 2026 - 17:40 WIB

Lapas Kelas IIA Bukittinggi Gelar Aksi Bersih-Bersih Lingkungan dalam Rangka HBP ke-62

17 April 2026 - 17:19 WIB

Trending di Berita