“Amrizal, Kabid Kominfo yang Menjinakkan Bupati”

- Penulis

Kamis, 14 Agustus 2025 - 21:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Amrizal dan Bupati (Dok, Istimewa)

 

Oleh: Mitra Yuyanti Kaperwil Sumatera Barat 

 

Mediainvestigasi.net – Di balik setiap layar konferensi pers Pemkab Dharmasraya, di balik setiap daftar wartawan yang diundang atau justru tak pernah dilirik, ada satu nama yang berbisik di telinga kekuasaan: Amrizal.

Sosok ini bukan sekadar Kabid Kominfo. Di mata banyak jurnalis, ia adalah “arsitek” pembagian kasta wartawan—siapa yang layak dekat dengan pemerintah dan siapa yang cukup memantau dari jauh.

Konon, tak ada wartawan yang bisa melangkah masuk ke ruang jumpa pers tanpa lolos dari saringan Amrizal. Bahkan kontrak kerjasama media dengan Pemkab pun diyakini berada di bawah jemarinya. Jika ia mengangkat alis, nama Anda mungkin melayang ke daftar penerima kontrak. Jika ia menggeleng, pintu itu tertutup rapat.

Hebatnya, semua ini justru mengangkatnya bak pahlawan di mata sang Bupati. Berkat “prestasi” itu, Amrizal melesat dari kursi Kasi menjadi Kabid di dinas yang sama—sebuah loncatan yang jarang secepat ini terjadi. Dan lebih mengejutkan lagi, ia difasilitasi kendaraan dinas setara pejabat eselon II: sebuah Innova yang gagah berkilau berikut sopirnya, padahal Amrizal hanyalah Kabid golongan III.

Peraturan Menteri Keuangan? Peraturan Bupati? Ah, rupanya itu hanya tulisan di kertas. Untuk Amrizal, aturan bisa melunak. Dan Bupati pun, entah kenapa, terlihat begitu memanjakannya—seolah takut kalau “panglima komunikasi” ini berbalik arah.

Di lingkaran wartawan, bisik-bisik mulai terdengar: siapa yang sebenarnya mengatur Dharmasraya? Apakah Bupati memimpin Amrizal, atau justru Amrizal yang menggiring Bupati seperti bidak di papan catur?

Yang jelas, di balik panggung pemerintahan ini, satu hal mulai terasa: kuasa Amrizal bukan hanya soal jabatan—tapi soal kendali atas siapa yang boleh bicara, siapa yang boleh mendengar, dan siapa yang harus diam. (**)

Baca Juga :  Hari Lahir Pancasila 2026 Momentum Perkuat Persatuan dan Karakter Bangsa

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Babak Baru Literasi Pasaman Barat Dimulai, Pelantikan Pengurus Forum TBM Berlanjut dengan Workshop Inspiratif
PLTU Banjarsari Mati Berbulan-bulan, CERI Desak PTBA Diaudit dan Manajemen Dievaluasi
Bandar Lampung Jadi Panggung Dunia, 19 Tahun PPWI Tegaskan Kekuatan Pewarta Warga untuk Perdamaian
SOSOK INSPIRATIF DI PALEMBAYAN | PATUT DICONTOH!
Ketika Pikiran Presiden Sulit Dipahami
LUAR BIASA! Di Tangan Kepsek Muharni, SD Negeri 01 Pasar Palembayan Bertransformasi, Gudang Piala Penghargaan, Sekolah Bersih dan Jadi Kebanggaan Siswa
KEREN DAN MENDIDIK! Begini Cara SMKN 1 Palembayan Terapkan Disiplin Humanis, Siswa Terlambat Tidak Dimarahi, Tapi Dibina Jadi Generasi Hebat
BIKIN BETAH! Intip Potret SMA Negeri 1 Palembayan yang Bersih, Asri dan Nyaman, Sekolah Idaman di Ujung Agam – Jumat, 2 Oktober 2026
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:41 WIB

Babak Baru Literasi Pasaman Barat Dimulai, Pelantikan Pengurus Forum TBM Berlanjut dengan Workshop Inspiratif

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:38 WIB

PLTU Banjarsari Mati Berbulan-bulan, CERI Desak PTBA Diaudit dan Manajemen Dievaluasi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:12 WIB

Bandar Lampung Jadi Panggung Dunia, 19 Tahun PPWI Tegaskan Kekuatan Pewarta Warga untuk Perdamaian

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:11 WIB

SOSOK INSPIRATIF DI PALEMBAYAN | PATUT DICONTOH!

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:12 WIB

Ketika Pikiran Presiden Sulit Dipahami

Berita Terbaru