Amarah Meledak! Warga Durian Simpai Kepung Nagari dengan Baliho Protes, Bupati Janji Bertindak di Depan Paripurna Tak Kunjung di Tepati

- Penulis

Kamis, 15 Mei 2025 - 09:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bentuk baliho di Durian Simpai (Dok, Istimewa)

 

Dharmasraya, Sumatera Barat, Mediainvestigasi.net — Gelombang kemarahan masyarakat Durian Simpai, Nagari Ampet Koto Dibawuah, Kecamatan Sembilan Koto, kembali membara. Spanduk dan baliho bertuliskan kecaman keras terhadap PT BRM Estate Sijunjung kini terpampang di sudut-sudut nagari. Tulisan seperti “PT BRM Pembohong,” “PT BRM Ingkar Janji,” hingga “Segera Lakukan Tata Batas yang Jelas” dan sebagainya menjadi simbol perlawanan masyarakat yang telah terlalu lama menunggu janji kosong soal 550 hektar lahan yang tak kunjung ditepati.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi ini bukan sekadar ekspresi kekecewaan biasa. Ini adalah letupan amarah dari para niniek mamak dan masyarakat adat yang merasa ditipu dan diabaikan oleh perusahaan perkebunan Akasia itu. Janji penyerahan lahan yang sudah berlarut-larut selama bertahun-tahun, tak pernah menemui kejelasan hingga kini.

“Kami sudah terlalu lama menunggu. Janji demi janji terus diucapkan, tapi realisasinya nihil. Kami juga kecewa dengan sikap pemerintah daerah yang seolah tutup mata dengan penderitaan kami,” tegas Aidil Fitri, tokoh masyarakat Durian Simpai.

Menurut Aidil, masyarakat bahkan sudah mengantarkan surat kepada Bupati Dharmasraya tertanggal 24 Maret 2025  dengan harapan bisa segera dibaca oleh orang nomor satu di Dharmasraya itu. Namun, respons yang ditunggu tak kunjung datang. Masyarakat pun menilai pemerintah daerah, khususnya Bupati, terkesan lamban dan tidak proaktif dalam menyelesaikan persoalan yang menyangkut hak ulayat mereka.

Bupati Janji Bertindak di Depan Paripurna

Di tengah gejolak tersebut, Bupati Dharmasraya Anisa Suci Ramadani akhirnya angkat suara. Dalam rapat paripurna DPRD Dharmasraya, Sabtu, 26 April 2025 lalu, saat menyampaikan pendapat akhir atas Ranperda Perubahan Pajak dan Retribusi Daerah, Anisa menyatakan bahwa pemerintah tidak tinggal diam terkait persoalan antara masyarakat Durian Simpai dengan PT BRM.

Baca Juga :  Seru! HJK ke-356, Padang Siapkan Deretan Iven Olahraga

“Berkaitan dengan harapan anggota dewan yang terhormat agar pemerintah hadir dalam menyelesaikan masalah sengketa antara PT BRM dengan masyarakat Sembilan Koto. Hal ini dapat kami jelaskan bahwa Niniek mamak pemangku ulayat Durian Simpai Nagari Ampat Koto Dibawuah menyampaikan surat pengaduan kepada Bupati Dharmasraya melalui surat nomor: N.mk/DS/N. KNED/III/2025 tanggal 24 Maret 2025, perihal masalah realisasi dan MoU niniek mamak Durian Simpai – Koto Baru dengan PT BRM terkait dengan permasalahan ini kami sudah meminta Wali Nagari untuk melakukan mediasi kepada kedua belah pihak. Pada 15 April 2025, Wali nagari sudah melakukan mediasi tersebut, terhadap mediasi yang dilakukan itu kami masih menunggu jawaban dari pimpinan PT BRM, karena yang hadir mediasi hanya di wakili Humas PT BRM dan jawaban akan diberikan dalam Minggu ini.
Tentu dengan adanya jawaban dari jajaran dari PT BRM ini nantinya kami akan mengambil langkah dan menyikapi atas jawaban yang diberikan. Jika jawaban tidak diberikan dalam minggu ini kami akan kembali akan melakukan rapat bersama dengan PT BRM dan masyarakat untuk menyelesaikan masalah tersebut,” ucap Anisa dari atas podium di hadapan seluruh anggota DPRD yang hadir.

 

Editor: Yanti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Inhil Musnahkan Ratusan Gram Sabu dan Ribuan Ekstasi Hasil Pengungkapan 5 Kasus
Kualitas Udara Pekanbaru Kembali Baik, Polda Riau: Penanganan Karhutla Tetap Berjalan
Tangis di Rumah Duka Pilubang, Bupati JKA Hadir Menguatkan Keluarga Korban, Ingatkan Orang Tua Awasi Anak
Lewat Tengah Malam,Tim Satria Satpol PP Padang Pariaman Tertibkan Hiburan Organ Tunggal
Jelang HUT ke-78, Polwan Polda Riau Berjibaku Lawan Karhutla hingga Dampingi Warga Terdampak
Kadis PMD Inhil Hadiri Rapat Persiapan Pelaksanaan TMMD dan Karya Bhakti TNI
Inhil Merdeka Run 2026 Diikuti Ratusan Pelari, Semangatkan Gaya Hidup Sehat
Polsek Kuindra Pantau Perkembangan Tanaman Jagung Ketahanan Pangan di Desa Tanjung Melayu
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:25 WIB

Polres Inhil Musnahkan Ratusan Gram Sabu dan Ribuan Ekstasi Hasil Pengungkapan 5 Kasus

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:55 WIB

Kualitas Udara Pekanbaru Kembali Baik, Polda Riau: Penanganan Karhutla Tetap Berjalan

Senin, 31 Agustus 2026 - 07:45 WIB

Tangis di Rumah Duka Pilubang, Bupati JKA Hadir Menguatkan Keluarga Korban, Ingatkan Orang Tua Awasi Anak

Senin, 31 Agustus 2026 - 07:36 WIB

Lewat Tengah Malam,Tim Satria Satpol PP Padang Pariaman Tertibkan Hiburan Organ Tunggal

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:44 WIB

Jelang HUT ke-78, Polwan Polda Riau Berjibaku Lawan Karhutla hingga Dampingi Warga Terdampak

Berita Terbaru