Perjusami Gugus 07 Kinali Berubah Menjadi Kemah Literasi

- Penulis

Minggu, 6 September 2026 - 18:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perjusami Gugus 07 Kinali Berubah Menjadi Kemah Literasi

 

Pasaman Barat — mediainvestigasi.net

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Suasana berbeda mewarnai Perkemahan Jumat, Sabtu, dan Minggu (Perjusami) Gugus 07 Kinali, Kabupaten Pasaman Barat. Perkemahan yang semula berfokus pada kegiatan kepramukaan itu mendadak berubah menjadi “Kemah Literasi”, ketika komunitas Read Aloud Pasaman Barat hadir membawa semangat membaca ke tengah-tengah para peserta.

Kegiatan yang digelar di Bumi Perkemahan SD 07 Kinali, Nagari Sigunanti, Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat, tersebut diikuti sekitar 100 peserta yang berasal dari empat sekolah dasar, yakni SD 08, SD 20, SD 30, dan SD 41 Kinali.

Perjusami merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun sebagai bagian dari upaya menumbuhkan dan menanamkan jiwa kepramukaan sejak usia dini. Bagi siswa sekolah dasar, kegiatan kepramukaan dikenal dengan istilah Pramuka Siaga.

Beragam kegiatan digelar selama perkemahan, mulai dari pelatihan keterampilan kepramukaan, berbagai perlombaan, api unggun, hingga kegiatan jelajah pada hari Minggu.

Namun, tahun ini ada sesuatu yang berbeda.

Kehadiran komunitas Read Aloud Pasaman Barat memberikan warna baru. Bumi perkemahan yang biasanya dipenuhi aktivitas kepramukaan, untuk sesaat berubah menjadi ruang belajar yang penuh cerita, imajinasi, tawa, dan semangat membaca.

Kepala SD 07 Kinali sekaligus tuan rumah Perjusami, Kiki Fatmawati, S.Pd., mengatakan bahwa kehadiran Read Aloud Pasaman Barat membuat kegiatan tahun ini terasa lebih istimewa.

“Pada tahun pelajaran ini sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Kami didatangi Read Aloud Pasaman Barat, sebuah komunitas literasi tentang membaca nyaring. Kehadiran mereka mengubah suasana bumi perkemahan menjadi kemah literasi,” ujar Kiki.

Menurut Kiki, anak-anak terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan yang diberikan. Read Aloud Pasaman Barat mengisi kegiatan dengan membaca nyaring, Bookish Play membuat kapal dan pesawat impian dari kertas origami, teka-teki literasi, serta penyerahan hadiah.

Baca Juga :  Gempa M7,7 Guncang Laut Sulawesi, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami, Catat Wilayahnya !

Kegiatan tersebut tidak sekadar mengajak anak membaca, tetapi juga membawa mereka masuk ke dalam dunia cerita melalui permainan, kreativitas, dan imajinasi.

“Anak-anak kami sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada Komunitas Read Aloud Pasaman Barat yang telah mengubah Perjusami menjadi kemah literasi. Semoga pada kegiatan berikutnya kami tetap dapat memohon kepada Read Aloud Pasaman Barat untuk bersedia menanamkan minat baca kepada anak-anak kami,” kata Kiki kepada Media Investigasi.

Perkemahan Jumat, Sabtu, dan Minggu (Perjusami) Gugus 07 Kinali, Kabupaten Pasaman Barat, berlangsung berbeda tahun ini. Kegiatan yang digelar di Bumi Perkemahan SD 07 Kinali, Nagari Sigunanti, diikuti sekitar 100 peserta dari SD 08, SD 20, SD 30, dan SD 41 Kinali.

Selain kegiatan kepramukaan, seperti pelatihan, perlombaan, api unggun, dan jelajah, komunitas Read Aloud Pasaman Barat menghadirkan kegiatan literasi berupa membaca nyaring, Bookish Play, teka-teki literasi, serta penyerahan hadiah.

Kepala SD 07 Kinali, Kiki Fatmawati, S.Pd., mengatakan kehadiran komunitas tersebut membuat Perjusami terasa istimewa.

“Kehadiran Read Aloud Pasaman Barat mengubah suasana bumi perkemahan menjadi kemah literasi,” ujar Kiki.

Ia menyebutkan, anak-anak sangat antusias mengikuti kegiatan membaca dan bermain. Kiki berharap kolaborasi tersebut dapat terus berlanjut.

Membaca Nyaring Bukan Sekadar Membacakan

Sementara itu, Bunda Puspa Dani, S.Pd., pembina Read Aloud Pasaman Barat yang juga Pengawas SD Kecamatan Kinali, mengatakan bahwa gerakan literasi perlu dibangun secara berkesinambungan di lingkungan sekolah.

Menurutnya, sekolah-sekolah dasar, khususnya di Kecamatan Kinali, diharapkan dapat menunjuk guru untuk mengikuti pelatihan membaca nyaring sehingga kegiatan tersebut dapat terus dilakukan di sekolah.

“Membaca nyaring tidak sama dengan sekadar membacakan buku kepada anak. Dalam membaca nyaring, anak harus diajak terlibat dalam cerita yang sedang dibacakan. Mereka bukan hanya mendengar, tetapi ikut merasakan, berpikir, berimajinasi, dan berinteraksi dengan cerita,” jelas Bunda Puspa.

Baca Juga :  TINGKATKAN PEMAHAMAN WARGA BINAAN, KASUBSI BIMASWAT DAN JAJARAN LAPAS BUKITTINGGI BERIKAN PENGARAHAN TUGAS DAN FUNGSI

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pegiat Read Aloud Pasaman Barat yang telah memberikan perhatian terhadap kegiatan Perjusami Gugus 07 Kinali.

“Atas nama Pengawas SD Kecamatan Kinali, saya mengucapkan terima kasih kepada Bunda Fera Susanti, S.Pd., Ketua Read Aloud Pasaman Barat, Ustazah Siti Aminah, Tatik, S.Pd., dan Melisya, S.Pd. Walaupun kehadiran mereka tidak semuanya dapat dilakukan secara langsung karena berbagai agenda yang telah terjadwal, mereka tetap bersedia membantu dan memberikan warna baru dalam kegiatan ini,” tuturnya.

Menurut Bunda Puspa, mereka merupakan para guru, penulis, sekaligus pegiat literasi yang aktif di Pasaman Barat.

Ia berharap gerakan tersebut tidak berhenti di satu kegiatan saja.

“Insyaallah, setiap ada kegiatan perkemahan di Kecamatan Kinali maupun kecamatan lainnya di Pasaman Barat, kami dari Read Aloud Pasaman Barat siap hadir, selama kesehatan dan keadaan memungkinkan. Kami ingin ikut menumbuhkembangkan kembali minat baca anak-anak yang kini menghadapi tantangan besar dari perkembangan teknologi,” katanya.

Bunda Puspa menegaskan bahwa Read Aloud Pasaman Barat hadir untuk semua kalangan dan tidak membawa kepentingan kelompok tertentu.

Pembina Read Aloud Pasaman Barat, Bunda Puspa Dani, S.Pd., mengatakan gerakan literasi perlu dilakukan secara berkesinambungan di sekolah.

Menurutnya, membaca nyaring bukan sekadar membacakan buku, tetapi mengajak anak terlibat, berpikir, berimajinasi, dan berinteraksi dengan cerita.

Ia berharap sekolah-sekolah di Kecamatan Kinali dapat mengikutsertakan guru dalam pelatihan membaca nyaring.

“Read Aloud Pasbar hadir untuk semua, bukan untuk kelompok tertentu. Itu moto kami,” tegasnya.

Literasi, Menanam Benih untuk Masa Depan

Sementara itu, Bunda Fera Susanti menyampaikan permohonan maaf karena pihaknya belum dapat hadir secara lengkap dalam kegiatan tersebut. Namun, ia memastikan Read Aloud Pasaman Barat tetap terbuka untuk berkolaborasi dengan sekolah-sekolah dalam membangun budaya membaca.

Baca Juga :  SMA Negeri 1 Taliabu Barat Usai Semester Melaksanakan Giat Pagelaran Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

“Kami mohon maaf karena belum bisa hadir secara sempurna. Mungkin ada beberapa kegiatan lain yang sudah teragenda sebelumnya. Namun, insyaallah kami siap memenuhi harapan Pengawas SD Kecamatan Kinali yang juga merupakan pembina Read Aloud Pasaman Barat,” ujarnya.

Menurutnya, selama kondisi kesehatan dan keadaan memungkinkan, Read Aloud Pasaman Barat akan terus membuka ruang kolaborasi demi menanamkan budaya baca melalui gerakan literasi sekolah.

Sebab, literasi bukan hanya tentang bagaimana anak mampu membaca sebuah kata. Lebih jauh dari itu, literasi adalah bagaimana sebuah kata mampu membuka jendela pengetahuan, menyalakan imajinasi, dan menuntun anak mengenal dunia.

Perjusami Gugus 07 Kinali pun akhirnya meninggalkan cerita yang berbeda.

Di antara tenda-tenda, api unggun, permainan, dan langkah-langkah kecil para Pramuka Siaga, tumbuh sebuah kegiatan sederhana yang menyimpan makna besar: membaca bersama, bermain bersama, dan menanamkan kecintaan terhadap buku sejak dini.

Karena sebuah buku mungkin hanya terdiri dari lembaran kertas, tetapi dari sanalah sebuah masa depan bisa dimulai.

Bunda Puspa juga mengapresiasi para pegiat Read Aloud Pasaman Barat yang telah mendukung kegiatan tersebut.

Menanam Benih untuk Masa Depan

Bunda Fera Susanti menyampaikan permohonan maaf karena belum dapat hadir secara lengkap. Namun, ia memastikan Read Aloud Pasaman Barat tetap terbuka untuk berkolaborasi dengan sekolah.

Menurutnya, literasi bukan hanya kemampuan membaca, tetapi juga cara membuka pengetahuan dan menyalakan imajinasi anak.

Perjusami Gugus 07 Kinali pun menjadi ruang untuk membaca, bermain, dan menumbuhkan kecintaan terhadap buku sejak dini.

“Bersama kita membangun budaya baca menuju manusia mulia.”

Biro Pasaman Raya

Penulis : Rakiman Putra

Editor : Rafdy Guci

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gaji Tak Dibayar, Insentif Kader Dipotong: Dana Desa Kampung Baru Dipertanyakan, Kades Membantah
Kapolda-Pangdam Cek Karhutla Siak, Empat Wilayah Riau Jadi Atensi
Perkuat Sinergi, Pemkab Padang Pariaman Gelar Rakor Percepatan Pertumbuhan Ekonomi dan Pengendalian Inflasi 2026
‎Berprestasi di Jambore PKK Sumbar, TP-PKK Padang Pariaman Bawa Pulang Sejumlah Penghargaan
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkab Padang Pariaman Bagikan Seragam Gratis Lewat Aksi Putar Roda
Padang Pariaman Raih Hampir Rp6 Miliar DAK Peternakan dan Kesehatan Hewan Tahun 2027
Pastikan Kondisi Prima, Kontingen Atlet KONI Padang Pariaman Jalani Cek Kesehatan Gratis
Hampir 2.000 Korban Keracunan MBG dalam 3 Hari, TINDAK Desak Sudaryono Mundur!
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 18:23 WIB

Perjusami Gugus 07 Kinali Berubah Menjadi Kemah Literasi

Minggu, 6 September 2026 - 14:10 WIB

Gaji Tak Dibayar, Insentif Kader Dipotong: Dana Desa Kampung Baru Dipertanyakan, Kades Membantah

Minggu, 6 September 2026 - 09:41 WIB

Kapolda-Pangdam Cek Karhutla Siak, Empat Wilayah Riau Jadi Atensi

Minggu, 6 September 2026 - 07:33 WIB

‎Berprestasi di Jambore PKK Sumbar, TP-PKK Padang Pariaman Bawa Pulang Sejumlah Penghargaan

Minggu, 6 September 2026 - 07:26 WIB

Ringankan Beban Orang Tua, Pemkab Padang Pariaman Bagikan Seragam Gratis Lewat Aksi Putar Roda

Berita Terbaru

Berita

Perjusami Gugus 07 Kinali Berubah Menjadi Kemah Literasi

Minggu, 6 Sep 2026 - 18:23 WIB