Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Barat Daya Agam, Sumbar, Tidak Berpotensi Tsunami

- Penulis

Senin, 16 Februari 2026 - 13:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi waspada gempa. Foto Generate by AI

Ilustrasi waspada gempa. Foto Generate by AI

Padang, Mediainvestigasi.net – Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 5,2 mengguncang wilayah barat daya Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar) pada Senin siang (16/2/2026) pukul 13.00 WIB.

Informasi ini disampaikan resmi oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Data Teknis Gempa

Berdasarkan rilis BMKG, parameter gempa adalah sebagai berikut:

  1. Magnitudo: 5,2
  2. Kedalaman: 48 kilometer
  3. Koordinat: 0,50 LS – 99,18 BT
  4. Lokasi: 97 km Barat Daya Agam, Sumatera Barat
  5. Waktu: 16 Februari 2026, 13:00:41 WIB

Jenis Gempa dan Analisis Awal

Dengan kedalaman 48 km, gempa ini tergolong gempa menengah.

Wilayah Sumatera Barat memang berada di zona aktif karena dipengaruhi oleh:

  • Zona subduksi Mentawai
  • Sesar Sumatera (Semangko Fault)

Aktivitas tektonik di wilayah barat Sumatera sering memicu gempa berkekuatan kecil hingga menengah seperti ini.

Tidak Berpotensi Tsunami

BMKG menegaskan gempa ini tidak berpotensi tsunami, sehingga masyarakat pesisir tidak perlu panik.

Meski demikian, warga tetap diimbau untuk:

  1. Tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan
  2. Menghindari bangunan yang retak atau rusak
  3. Tidak terpengaruh informasi hoaks

Dampak Sementara

Hingga laporan ini disusun, belum ada informasi mengenai kerusakan bangunan atau korban jiwa.

Getaran kemungkinan dirasakan di beberapa wilayah Sumatera Barat, terutama di daerah pesisir dan dataran tinggi sekitar Agam.

Gempa magnitudo 5,2 yang terjadi di barat daya Agam merupakan bagian dari dinamika tektonik aktif di wilayah Sumatera Barat.

Meskipun cukup terasa, gempa ini tidak memicu tsunami dan belum dilaporkan menimbulkan dampak signifikan.

Masyarakat diminta tetap memantau informasi resmi dari BMKG dan meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi gempa susulan.***

Penulis: Rully Firmansyah

Baca Juga :  Darurat Sampah di Bidara Cina: Warga Harapkan Solusi dari Pemerintah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Miris! Jalan Pusat Kecamatan Palembayan Rusak Bertahun-tahun, Pasar IV Koto di Jantung Ibu Kota Kecamatan Mati Suri
Direktur RSUD Minta Maaf atas Insiden Pelecehan sesksual di RSUD. Oknum Perawat diberhentikan secara tidak hormat
BANJIR KEMBALI TERJANG LUMIN PARK, 40 JIWA DIEVAKUASI: PEMKO PADANG HARUS BUKA HASIL EVALUASI DAN PENANGANAN SUNGAI
Nah.. kan akhirnya jembatan didesa gedung Rejo kecamatan belitang amblas lagi
Alat Berat Bongkar Bangunan Lapas Cibinong, Siapa Bertanggung Jawab?
Sorotan Dugaan Penyimpangan Menguat, DPRD Kabupaten Bogor Ditunggu Respons
Rokok Diduga Tanpa Cukai di Cinere Menguak, Puluhan Dus dan Jutaan Rupiah Jadi Sorotan
Berita ini 134 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:56 WIB

Miris! Jalan Pusat Kecamatan Palembayan Rusak Bertahun-tahun, Pasar IV Koto di Jantung Ibu Kota Kecamatan Mati Suri

Minggu, 11 Oktober 2026 - 16:01 WIB

Direktur RSUD Minta Maaf atas Insiden Pelecehan sesksual di RSUD. Oknum Perawat diberhentikan secara tidak hormat

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:19 WIB

BANJIR KEMBALI TERJANG LUMIN PARK, 40 JIWA DIEVAKUASI: PEMKO PADANG HARUS BUKA HASIL EVALUASI DAN PENANGANAN SUNGAI

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:21 WIB

Nah.. kan akhirnya jembatan didesa gedung Rejo kecamatan belitang amblas lagi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Berita Terbaru