Biadab! Israel Bom Kediaman Direktur RS Indonesia di Gaza, dr. Marwan Al-Sultan dan Keluarga Gugur

- Penulis

Kamis, 3 Juli 2025 - 17:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ucapan belasungkawa dari Media Investigasi

Ucapan belasungkawa dari Media Investigasi

MEDIAINVESTIGASI.NET – Kekejaman militer Israel kembali menelan korban. Serangan udara menghantam sebuah rumah di kawasan Tal al-Hawa, sebelah barat daya Kota Gaza, Rabu (2/7).

Rumah yang dihantam bom tersebut merupakan kediaman dr. Marwan Al-Sultan, Direktur Rumah Sakit Indonesia di Gaza.

Akibat serangan brutal ini, dr. Marwan bersama keluarganya meninggal dunia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kabar duka ini dibenarkan oleh relawan lokal MER-C di Gaza, yang selama ini bekerja sama erat dengan dr. Marwan dalam pelayanan kemanusiaan di tengah krisis berkepanjangan.

Dengan penuh duka yang mendalam, saya sampaikan berita yang memilukan tentang gugurnya dr. Marwan Sultan dan keluarganya, setelah terjadi serangan langsung di rumah mereka,” ujar salah satu relawan MER-C, dikutip dari akun Instagram resmi @mercindonesia.

“Hati kami dipenuhi duka, dan kata-kata tidak dapat mengungkapkan besarnya kehilangan ini. Semoga Allah merahmati jiwa mereka, menganugerahkan mereka tempat terbaik di surga, dan memberikan ketabahan bagi semua yang mengenal dan mencintai mereka,” kenangnya.

Diketahui, dr. Marwan Al-Sultan adalah sosok dokter pejuang kemanusiaan yang berdedikasi tinggi. Selama agresi militer Israel berlangsung, ia tetap bertahan memberikan pelayanan medis kepada para korban luka di RS Indonesia, rumah sakit tersebut dibangun atas donasi rakyat Indonesia dan dikelola oleh MER-C.

Serangan ini kembali menunjukkan pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional, karena Israel menargetkan warga sipil dan tenaga medis yang seharusnya dilindungi. Kecaman dan seruan keadilan pun menggema dari berbagai penjuru dunia, termasuk Indonesia.

Masyarakat internasional diminta tidak tinggal diam. Pembantaian terhadap warga sipil dan tenaga medis harus dihentikan. dr. Marwan dan keluarganya adalah simbol perjuangan kemanusiaan yang gugur dalam kehormatan. Namun kepergiannya adalah luka mendalam bagi rakyat Gaza dan seluruh pendukung kemanusiaan di dunia.

Baca Juga :  Serangan Monyet Belum Mereda, PW IWO Riau Dorong Pemerintah Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak

Kematian dr. Marwan dan keluarganya menambah daftar panjang korban sipil akibat serangan Israel. Tragedi ini menuai kecaman keras dari berbagai elemen masyarakat internasional dan Indonesia, yang menuntut penghentian segera kekerasan serta perlindungan terhadap tenaga medis dan fasilitas kesehatan sesuai hukum humaniter internasional.

Editor: Shendy Marwan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Hendak Curi Motor, Pria Diamankan Warga Cimanggu Tanah Sareal
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Meluas, Presiden GANTARA Imbau Warga Lampung Disiplin Gunakan Masker
Keluarga Belum Pikirkan Praperadilan, Polres Metro Depok Ditunggu Penjelasannya
12 Perempuan Diamankan di Gang Sandiwara Kemang, Operasi Yustisi Buka Pertanyaan Baru
Dugaan Pungli Mengintai Pilkades Serentak 2026 di Bekasi, AWIBB Jabar Siapkan Laporan Polisi
Perkuat Jembatan Antarbenua, Spanyol dan Maroko Bangun Kemitraan Strategis di Tengah Isu Ceuta
Gang Sandiwara Kembali Disorot, Dugaan Perbuatan Cabul demi Keuntungan — Polsek Kemang Ditantang Buktikan Fakta
Pemkot Bogor Disorot, Kepala Bagian Hukum dan HAM Dipertanyakan
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 16:39 WIB

Diduga Hendak Curi Motor, Pria Diamankan Warga Cimanggu Tanah Sareal

Minggu, 6 September 2026 - 10:36 WIB

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Meluas, Presiden GANTARA Imbau Warga Lampung Disiplin Gunakan Masker

Sabtu, 5 September 2026 - 03:43 WIB

Keluarga Belum Pikirkan Praperadilan, Polres Metro Depok Ditunggu Penjelasannya

Jumat, 4 September 2026 - 23:09 WIB

12 Perempuan Diamankan di Gang Sandiwara Kemang, Operasi Yustisi Buka Pertanyaan Baru

Kamis, 3 September 2026 - 11:54 WIB

Dugaan Pungli Mengintai Pilkades Serentak 2026 di Bekasi, AWIBB Jabar Siapkan Laporan Polisi

Berita Terbaru