Bergaya Preman, Oknum Field Collector Diduga dari FIF Rawamangun Intimidasi Ketua RT

- Penulis

Selasa, 13 Mei 2025 - 15:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oknum Field Collector bernama Yosianto Hasibuan. (Dok Shendy Marwan)

MEDIAINVESTIGASI.NET – Pekerjaan sebagai juru tagih (field collector) adalah memperbantukan perusahaan yang sejatinya menyelesaikan masalah tanpa terjadinya masalah baru.

Namun berbeda, kali ini field collector datang mencari tahu keberadaan nasabah yang sudah dipersilahkan oleh ketua RT setempat, namun sang field collector bernama Yosianto Hasibuan nampak seperti gaya preman menanyakan secara berulang-ulang keberadaan nasabah tersebut seolah memaksa.

Sebelumnya ketua RT.1 dari RW.12 menyambut baik dan memberikan akses untuk menjalankan tugasnya kedua juru tagih tersebut.

Namun yang tidak disangka-sangka terjadi, Yosianto seolah menekan dengan menanyakan alamat dengan nada nyeleneh.

“Kan dari tadi saya tanya alamat sama bapak, tinggal jawab aja kok,” cetusnya, di kediaman ketua RT.1, Pisangan Baru, Jakarta Timur, Selasa (13/5/2025)

Namun sang kawan mencoba meredamkan gaya rekannya, “ udah lo diam aja,” ucapnya sembari melerai.

Ketua RT memberi penjelasan ulang, bahwasanya untuk penagihan legal, hanya memberikan akses. Pengurus RT tidak ada di pihak manapun, karena ini berkaitan dengan tugas dan utang-piutang antara perusahaan dan nasabah, namun hanya berpesan agar tidak terjadi percekcokan.

Namun sang oknum mengulangi ucapan lagi, “yaudah tinggal jawab aja, tau apa nggak! Tinggal kasih tau aja udah,” ucapnya meninggi.

“Udah tinggal aja, kita cari sendiri, ribet ini,” ucapnya remeh.

“Sebagai ketua RT saya selalu menjaga, dikhawatirkan hal ini terjadi pada warga, karena ucapan ketua RT pun terus ‘dipatahkan’ olehnya dan melakukan penekanan berulang terkait informasi yang sejatinya harus melindungi data warga tanpa harus menghalangi tugas para juru tagih”.

Pengurus RT sudah menginformasikan hal tersebut kepada pihak keamanan terkait hal tersebut dan terus mengupayakan KAMTIBMAS di wilayah agar tidak ada lagi aksi berbau arogansi dari petugas. Serta berharap perusahaan harus lebih selektif dalam merekrut karyawan agar tidak dipandang buruk oleh masyarakat akibat segelintir oknum, padahal kebanyakan dari mereka menjalankan tugas yang baik selama ini.

Baca Juga :  Dua Ekskavator Diterjunkan Bersihkan Aliran Sungai Batang Kabung Ganting Pascabanjir

Editor: Shendy Marwan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Miris! Jalan Pusat Kecamatan Palembayan Rusak Bertahun-tahun, Pasar IV Koto di Jantung Ibu Kota Kecamatan Mati Suri
Direktur RSUD Minta Maaf atas Insiden Pelecehan sesksual di RSUD. Oknum Perawat diberhentikan secara tidak hormat
BANJIR KEMBALI TERJANG LUMIN PARK, 40 JIWA DIEVAKUASI: PEMKO PADANG HARUS BUKA HASIL EVALUASI DAN PENANGANAN SUNGAI
Nah.. kan akhirnya jembatan didesa gedung Rejo kecamatan belitang amblas lagi
Alat Berat Bongkar Bangunan Lapas Cibinong, Siapa Bertanggung Jawab?
Sorotan Dugaan Penyimpangan Menguat, DPRD Kabupaten Bogor Ditunggu Respons
Rokok Diduga Tanpa Cukai di Cinere Menguak, Puluhan Dus dan Jutaan Rupiah Jadi Sorotan
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:56 WIB

Miris! Jalan Pusat Kecamatan Palembayan Rusak Bertahun-tahun, Pasar IV Koto di Jantung Ibu Kota Kecamatan Mati Suri

Minggu, 11 Oktober 2026 - 16:01 WIB

Direktur RSUD Minta Maaf atas Insiden Pelecehan sesksual di RSUD. Oknum Perawat diberhentikan secara tidak hormat

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:19 WIB

BANJIR KEMBALI TERJANG LUMIN PARK, 40 JIWA DIEVAKUASI: PEMKO PADANG HARUS BUKA HASIL EVALUASI DAN PENANGANAN SUNGAI

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:21 WIB

Nah.. kan akhirnya jembatan didesa gedung Rejo kecamatan belitang amblas lagi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Berita Terbaru