PPWI Jateng Mengingatkan Presiden Prabowo Subianto untuk Tidak Hadiri Acara HPN 2025

- Penulis

Senin, 6 Januari 2025 - 23:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PPWI Jateng Mengingatkan Presiden Prabowo Subianto untuk Tidak Hadiri Acara HPN 2025

 

JATENG, MediaInvestigasi.Net – Warsito, Pemimpin Redaksi Berita Istana sekaligus anggota Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Jawa Tengah, mengingatkan Presiden Prabowo Subianto agar tidak menghadiri acara Hari Pers Nasional (HPN) 2025. Warsito menegaskan bahwa acara tersebut diadakan oleh dua kepengurusan yang belum mendapatkan pengesahan resmi dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (KUMHAM), sehingga status legalitasnya masih diragukan.

 

Menurut Warsito, kehadiran Presiden dalam acara yang tidak memiliki legitimasi hukum dapat menimbulkan polemik yang tidak hanya merugikan kredibilitas Presiden tetapi juga menurunkan harga diri kepemimpinan negara. “Daripada terlibat dalam kontroversi yang berpotensi mencoreng nama baik Presiden, lebih baik beliau fokus pada agenda negara yang lebih penting dan bermanfaat bagi rakyat,” ujarnya.

 

Sebagai anggota PPWI Jawa Tengah, Warsito menambahkan bahwa kehadiran Presiden di acara tersebut bisa menjadi senjata bagi pihak-pihak tertentu untuk memperkeruh situasi. “Jika Presiden hadir, hal ini dapat digunakan sebagai alat politik oleh pihak-pihak yang ingin mengambil keuntungan dari situasi tersebut. Presiden harus menunjukkan sikap tegas dengan tidak mendukung acara yang masih abu-abu legalitasnya,” tegas Warsito.

 

Warsito juga menekankan pentingnya menjaga wibawa dan integritas Presiden. “Langkah ini bukan hanya untuk menghindari kontroversi, tetapi juga untuk menunjukkan bahwa Presiden Prabowo Subianto adalah pemimpin yang bijak dan lebih mengutamakan kepentingan negara daripada menghadiri acara yang berpotensi menimbulkan masalah.”

 

Ia mengajak semua pihak untuk menyebarkan pesan ini agar publik memahami pentingnya keputusan Presiden untuk tidak hadir dalam acara tersebut. “Viralkan pesan ini agar kita semua bisa melihat bahwa Presiden kita adalah sosok yang cerdas dan selalu berpikir panjang demi kebaikan bangsa dan negara,” pungkas Warsito.(iTO)

Baca Juga :  BPK Audit Keuangan Pemkab Dharmasraya, Akankah Wali Nagari Terseret Kasus Penyelewengan Dana Desa?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SETORAN Rp25 JUTA DAN LEGALITAS DC DIPERTANYAKAN, PT BOOMBAS DIMINTA TRANSPARAN
Prof. Zudan Apresiasi Progres ATR/BPN: Selangkah Menuju Instansi ke-361 Terapkan Manajemen Talenta
Aziz Yanuar Desak Bersih-Bersih Polri, Penangkapan Sigit Harus Jadi Momentum Ungkap Tragedi KM 50
Istana Sebut Potensi Makar Terhadap Kasus Penyadapan Presiden oleh Jenderal Listyo Sigit
Mantan Kapolri Ditahan bersama Dua Jenderal Aktif Lainnya: Terseret Kasus Penyadapan Presiden?
KANTOR DESA BUKAN KERAJAAN KELUARGA! Jimmy: Jabatan Sekdes Bukan Warisan Dinasti
Tiga Kapolda Berganti, 19 Bulan Laporan Tanah Samota Belum Naik Penyidikan
Dugaan Kuat Karhutla Pulau Taliabu Bukan Bencana Alam, Diduga Dirancang Demi Kepentingan Tambang‑Sawit
Berita ini 18 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 16:04 WIB

SETORAN Rp25 JUTA DAN LEGALITAS DC DIPERTANYAKAN, PT BOOMBAS DIMINTA TRANSPARAN

Kamis, 5 November 2026 - 18:31 WIB

Prof. Zudan Apresiasi Progres ATR/BPN: Selangkah Menuju Instansi ke-361 Terapkan Manajemen Talenta

Kamis, 5 November 2026 - 14:58 WIB

Aziz Yanuar Desak Bersih-Bersih Polri, Penangkapan Sigit Harus Jadi Momentum Ungkap Tragedi KM 50

Rabu, 4 November 2026 - 22:20 WIB

Istana Sebut Potensi Makar Terhadap Kasus Penyadapan Presiden oleh Jenderal Listyo Sigit

Rabu, 4 November 2026 - 00:49 WIB

Mantan Kapolri Ditahan bersama Dua Jenderal Aktif Lainnya: Terseret Kasus Penyadapan Presiden?

Berita Terbaru