BeritaDaerah

Jalan Rabat Beton Desa Meranti Jaya Kembali Dikeluhkan Masyarakat Kerena Tak Selesai Dikerjakan Oleh Oknum Kontraktor Berinesial PRS

517
×

Jalan Rabat Beton Desa Meranti Jaya Kembali Dikeluhkan Masyarakat Kerena Tak Selesai Dikerjakan Oleh Oknum Kontraktor Berinesial PRS

Sebarkan artikel ini

Jalan Rabat Beton Desa Meranti Jaya
Kembali Dikeluhkan Masyarakat Kerena Tak Selesai Dikerjakan Oleh Oknum Kontraktor Berinesial PRS

Taliabu Maluku Utara, MediaInvestigasi.Net –  Masyarakat Desa Meranti Jaya Kecamatan Taliabu Barat Kabupaten Pulau Taliabu Provinsi Maluku Utara berinisial (HST) kembali angkat bicara serta keluhkan pekerjaan Jalan Rabat Beton yang di kerjakan asal jadi, bahkan hinggah sampai saat ini belum juga kunjung selesai di kerjakan oleh oknum kontraktor asal sulawesi utara berinesial (PRS), “ungkapnya.

Dimana Proyek Jalan Rabat Beton itu kata (HST) telah menggunakan Anggaran APBD pada tahun 2023, lalu ratusan juta hinggah miliaran rupiah namun sayangnnya di kerjakan asal jadi oleh oknum kontraktor asal sulawesi utara berinesial (PRS) parahnya lagi entah kenapa sampai saat ini tak kunjung selesai dikerjakan namun penegak hukum di negri ini terkesan diam melihat kerugian negara serta penderitaan masyarakat,” tuturnya.

Selain itu juga masyarakat Desa Meranti Jaya (HST) juga menjelaskan bahwa pekerjaan jalan stapak (Rabat Beton) itu terkesan asal di kerja dan juga menuai berbagai masalah gaji tenaga kerja masih ada yang belum di selesaikan bahkan parahnya lagi material Batu untuk pekerjaan Jalan Beton.

Kepada mediainvestigasi.net Masyarakat Desa Meranti Jaya (HST) tegas, meminta pada pihak penegak hukum agar melakukan pemeriksaan terhadap oknum kontraktor asal sulawesi utara berinesial (PRS) yang merupakan orangnya (YP) yang sorot namanya adalah kontraktor besar berasal dari Provunsi Sulawesi utara yang mengerjakan Jalan Beton tak selesai dengan SOP yang di kerjakanya, akibatnya telah menghambat aktivitas masyarakat di Desa Meranti Jaya.

Selain (HST) masyarakat lain juga
mengeluhkan pekerjaan jalan Stapak (Rabat Beton) di Desa meranti Jaya Kecamatan Taliabu Barat yang terkesan di kerjakan asal jadi oleh oknum kontraktor berinesial (PRS).
apalagi pekerjaan jalan Stapak (Rabat Beton) di Desa Meranti Jaya Kecamatan Taliabu Barat sampai saat ini belum juga selesai di kerjakan.

HST, warga Desa Meranti Jaya juga dengan tegas meminta pihak kontraktor dan Pihak PUPR Kabupaten Pulau Taliabu agar tidak tutup mata dengan kesulitan masyarakat yang ada di Desa Meranti Jaya saat ini.  Kiranya dengan keluhan ini agar dapat segera menyelesaikan Pekerjaan Jalan Stapak (Rabat Beton) secepatnya supaya masyarakat yang melakukan aktifitas tidak kesulitan saat melintas di jalan tersebut.

Pihak Dinas PUPR Kabupaten Pulau Taliabu harusnya tidak menutup mata dengan proyek jalan stapak (Rabat Beton) yang ada di Desa Meranti Jaya apalagi pekerjaan itu sudah hampir satu tahun tapi sampai saat ini tak kunjung di kerjakan oleh oknum kontraktor yang akibat itu aktifitas kami terhambat karena sulitnya saat melintas di jalan tersebut, “tegas. (HST)

HST juga tegas meminta penegak hukum di Kejaksaan Negri Pulau Taliabu melakukan investigasi pekerjaan jalan stapak yang terletak di Desa Meranti hinggah di Desa Kramat yang terkesan pekerjaanya asal jadi yang duga kuat telah merugikan Keuagan Negara apalagi anggarnya miliaran rupiah.

Jika hal itu tidak di indahkan maka masyarakat Desa Meranti Jaya akan melakukan aksi pengrusakan bahkan aksi protes ke Kantor Dinas PUPR Kabupaten Pulau Taliabu yang terletak di dalam Ibu Kota Bobong,”tutupnya.

(Ketua Investigasi Indondsia (Nasional) **** La Omy La Tua).