Mediainvestigasi.net–Simalungun,Proyek pengerjaan Bangunan TIC dan Perlengkapan Lokasi Wisata Ikan Mas di Kelurahan Sipolha, Kecamatan Pematang Sidamanik, Kabupaten Simalungun,dipertanyakan?
Karena Diduga demi meraup keuntungan besar, proyek bangunan TIC dan Perlengkapan Lokasi Wisata Ikan Mas di Kelurahan Sipolha, diduga dikerjakan asal jadi.
Kualitas proyek senilai Rp 1.1 miliar dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Ekonimi Kreatif Pemkab Simalungun yang dikerjakan CV Hasoruan itu diragukan.
Ini dapat dilihat dari beberapa segmen pengerjaan dalam proyek, mulai dari penggunaan mal pengerjaan sloof dan mal pengerjaan tiang cor 3 kali digunakan.
Hal itu dapat mengurangi kwalitas bangunan bila dilakukan secara berulang dengan melebih batas penggunaan yang disyaratkan.
Padahal, dalam persyaratan umum penggunaan mal, hanya diperbolehkan sebanyak 2 kali, itupun bila mal masih layak pakai.
Akibatnya, terlihat pada tiang cor permukaannya bergelombang dan menggelembung juga rapuh.
Selain penggunaan mal yang berulang, dugaan pengurangan kwalitas pun terjadi dari penggunaan agregat kasar (koral) yang tidak bersih karena bercampur tanah.
Penggunaan agregat yang tidak bersih ini dapat mengurangi kwalitas cor sloof dan tiang cor.
Kemudian dalam penggunaan semen yang diduga tidak sesuai spesifikasi karena menggunakan semen PCC (40kg).
Terkait dugaan penyimpangan ini, Fikri Damanik selaku Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang di konfirmasi Jumat (22/9/2023) sekira pukul 09.56 menjawab, akan segera berkoordinasi dengan konsultan pengawas.
“Baik bang, menjadi informasi nanti kita komunikasikan ke konsultan pengawas,” ujarnya.
Penulis ( Jhonry Sitorus)











