BeritaDaerahHukum

Masyarakat Penago Pasar Talo Dan Sekitarnya Meminta Normalisasi Sungai Kepada Pemerintah

583
×

Masyarakat Penago Pasar Talo Dan Sekitarnya Meminta Normalisasi Sungai Kepada Pemerintah

Sebarkan artikel ini

 

Seluma, Mediainvestigasi.Net–Penago Media Investigasi Net – Masyarakat Desa Pasar talo dan Penago dan sekitarnya memohon dan meminta kepada pemerintah Propinsi dan Kabupaten Seluma, untuk mengontrol ke lapangan dan melihat langsung di lokasi sekitar Desa , di setiap turun hujan yang lebat seharian antara desa pasar talo dan desa tetangga. Selalu terkepung air yang tersumbat di karenakan di penuhi oleh tumbuh tumbuhan liar rumput eceng gondok dan lain – lain yang sudah memenuhi lokasi kali lebih tepatnya sungai Yang mulai dangkal dan di penuhi rumput tersebut di lokasi .selasa (15/8/2023)

” Menurut keterangan kepala Desa pasar talo, Rustam Efendi memberikan keterangan kepada awak media terkait masyarakat yang meminta dan memohon kepada pemerintah. untuk menormalisasi sungai di karena setiap tahun dan waktu setiap turun hujan kami masyarakat, selalu di kepung banjir di karenakan sumbatan sungai yang mulai dangkal dan di karenakan ada tumbuh – tumbuhan terdiri dari batang Rumbia , dan lain yang bisa menutup aliran sungai tersebut.

Lebih lanjut Rustam, saya sebagai kepala Desa sudah ber,upaya dan berusaha, memohon dan meminta melaui proposal tetapi belum di realisasi baik dari pemerintah propinsi maupun daerah kabupaten Seluma, dan semoga di dalam pemerintahan dan pemangku kebijakan Yang sekarang kami memohon kepada bupati dan wakil bupati untuk merealisasi agar warga petani ikan dan pencari udang di sungai bisa terbantu di dalam mencari ekonomi untuk keluarganya,” pungkas rustam.

“Masyarakat lingkungan sekitar desa tersebut yang tidak mau menyebutkan namanya saya mengharapkan kepada bupati Erwin Oktavian SE dan Drs Gustianto, seusai dan sesudah meresmikan dan membuka acara larungan di laut . adat istiadat petani dan pencari ikan di laut, dan semoga pemerintah kabupaten Seluma, turut serta kami yang merasakan bila mana hujan turun seharian kami di kepung banjir di karenakan sungai airnya yang tersumbat oleh dangkalnya aliran sungai,” tutup masyarakat.

Yudi.