BeritaDaerahMiliter/ TNI-POLRI

Kenali Bahaya Penyakit Menular Seksual Dan HIV/AIDS, Satgas Yonif 725/Woroagi Laksanakan Penyuluhan

551
×

Kenali Bahaya Penyakit Menular Seksual Dan HIV/AIDS, Satgas Yonif 725/Woroagi Laksanakan Penyuluhan

Sebarkan artikel ini

 

Boven Digoel, Investigasi.net, Dalam rangka masyarakat untuk mengenali bahaya akan penyakit infeksi menular seksual dan HIV/AIDS, Satgas Pamtas RI-PNG Statis Yonif 725/Woroagi memberikan penyuluhan kepada jemaat Gereja Ora Et Labora Asiki yang dihadiri 175 peserta di Asiki, Distrik Jair, Kab. Boven Digoel, Papua Selatan. pada Minggu, (28/5/23).

Dimana hal tersebut diungkapkan Komandan Satgas (Dansatgas) Yonif 725/Woroagi Letkol Inf Syafruddin Mutasidasi, S.E., dalam release tertulisnya di Kab. Boven Digoel, Papua Selatan. Senin, (29/5/23).

Kegiatan itu di laksanakan bertujuan untuk memberikan pemahaman sekaligus mengingatkan kepada masyarakat akan bahayanya penyakit menular seksual HIV/AIDS”, ungkap Dansatgas.

Dengan kegiatan ini juga harapannya dapat menambah pengetahuan masyarakat Papua, khususnya di wilayah Asiki sehingga dapat mengantisipasi tertularnya penyakit HIV/AIDS”, tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Dokter Satgas Yonif 725/Woroagi dr. Letda Ckm Ilham Tri Hasdiantono menjelaskan bagaimana proses menular dan cara pencegahannya.

Karna penyakit “HIV/AIDS dapat menyebar lewat hubungan seks, kontak darah, jarum suntik dan masa kehamilan. Mengingat bahayanya, solusi pencegahannya yang dituangkan dalam metode ABCDE yaitu

Abstinence (Tidak berhubungan seks sebelum menikah), Be Faithful (setia pada pasangan syah), Condom (Alat kontrasepsi), Drugs (Narkoba), dan Education (tingkatkan pengetahuan)”, jelasnya.

Sementara itu Bpk Pendeta Alexander RG Baren, M.Si. menyambut baik atas kegiatan yang dilakukan oleh Satgas Yonif 725/Woroagi.

Adanya kegiatan ini kami juga sangat bersyukur apalagi kegiatan di selenggarakan sekaligus penyuluhan, Puji Tuhan semoga kegiatan ini dapat membawa keberkahan dan manfaat khususnya bagi jemaat Gereja Ora Et Labora Asiki”, pungkasnya.

(Ketua Investigasi Wilayah Indonesia Timur **** La Omy La Tua).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *