95 Senator DPD RI Diduga Terima Suap dalam Pemilihan Pimpinan DPD dan Wakil Ketua MPR

- Penulis

Senin, 9 Juni 2025 - 13:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokumentasi Foto Saat Fithrat Irfan berada Di dapan Gedung KPK Sambil Memegang Foto Presiden Prabowo 

 

Jakarta, MediaInvestigasi.Net – 9 Juni 2025 – Aktivis muda Muhammad Fithrat Irfan, mantan staf ahli Senator DPD RI Rafiq Al-Amri, mengungkap daftar 95 senator yang diduga kuat menerima suap dalam pemilihan pimpinan DPD RI dan Wakil Ketua MPR RI dari unsur DPD.

ADVERTISEMENT

Jasa Pembuatan website profesional

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Dalam keterangannya kepada media, Irfan menyatakan bahwa praktik suap tersebut telah mencederai demokrasi dan moralitas lembaga tinggi negara. Demi menjaga etika dan kode jurnalistik, Irfan hanya mengungkap inisial nama serta daerah pemilihan para senator yang terindikasi, di antaranya:

 

Daftar Inisial (95 Senator):

SHU, TGAH, AZC, PS, BBS, HJD, HIG, KHMM, AES, SW, HAH, DHE, MSI, IAF, HABJ, JM, AML, HES, EE, HSBN, ANF, DHAB, KIAH, USHZMS, BB, DR, HDS, IHRS, DHIA, DASR, PDHDF, ARC, AN, DHM, CAK, DHAK, DEWP, GKRH, KKA, AAH, HAS, DKHAA, MRF, MMF, IAL, AWK, HM, HE, DATN, HSA, DHED, HZB, MH, HGFHA, SRY, DASH, DYHS, HHB, DDMB, CH, ISBL, RAA, AMAS, AAWH, HAHS, DHTL, LAS, WORAAR, DHMAT, PDIHFM, HJUR, APPS, AIM, NA, AL, DRGT, HY, CSPS, PDHW, LT, LD, DFW, YSS, AF, SO, YR, EKY, WP, AK, NW, SS, PMYR, ARK.

 

Menurut Irfan, dari total tersebut, wilayah Papua menyumbang jumlah terbanyak dengan 18 orang, disusul Sulawesi (14), Kalimantan (12), Sumatera (7), Kepulauan Riau dan Riau (7), NTT & NTB (5), Banten & Jawa Barat (5), Maluku (4), Jawa Tengah (5), Bengkulu (2), Jawa Timur (1), dan DKI Jakarta (1). Sisanya berasal dari Jambi, Aceh, Bangka Belitung, dan Lampung.

Baca Juga :  Menakar Moralitas Publik dalam Skandal Korupsi SPPD Fiktif DPRD Riau: Agung Nugroho Diduga Kuat Terlibat

 

“Mereka ini bukan hanya mendapat uang, tapi juga jabatan. Mulai dari Ketua Komite hingga Badan Kehormatan. Padahal mereka dipilih untuk mewakili suara rakyat dari daerah,” tegas Irfan.

 

 

Irfan menyesalkan bahwa transaksi politik uang telah menjangkiti seluruh level senator, baik petahana maupun anggota baru. Ia menyebut bahwa setidaknya 95 dari 152 senator terlibat suap dalam pemilihan pimpinan DPD RI, dan jumlah itu bahkan meningkat menjadi 96 senator dalam pemilihan Wakil Ketua MPR RI dari unsur DPD.

 

Skema Suap Politik

 

Irfan menjelaskan skema suap sebagai berikut:

 

Pemilihan Pimpinan DPD RI:

 

Suap sebesar USD 5.000 per suara.

 

Pemilihan Wakil Ketua MPR RI dari unsur DPD:

 

Terdapat dua varian suap:

 

USD 8.000 per suara.

 

SGD 10.000 per suara.

 

Putaran Kedua Pemilihan Wakil Ketua MPR RI:

 

Harga suara meningkat signifikan hingga SGD 100.000 per suara, sebagai bentuk barter suara untuk kandidat yang lolos ke putaran selanjutnya.

 

Menurut Irfan, transaksi-transaksi tersebut bahkan terjadi di toilet sisi kiri dan kanan Gedung Nusantara V, tempat berlangsungnya paripurna DPD.

 

Ia juga menyinggung adanya pertarungan antara tokoh penting: anak menteri melawan mantan menteri kelautan, yang disebut ikut serta dalam transaksi besar-besaran tersebut.

 

“Ada juga aparat negara yang mestinya netral ikut cawe-cawe. Ini sudah bukan sekadar pelanggaran etik, tapi perusakan sistem,” kata Irfan.

 

 

 

Tagih Komitmen Presiden Prabowo

 

Muhammad Fithrat Irfan mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk menepati komitmen antikorupsi yang tertuang dalam Asta Cita No. 7, serta memperkuat dukungan terhadap pemberantasan korupsi, sebagaimana disampaikannya dalam pidato kenegaraan pada 2 Juni 2025, bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila.

Baca Juga :  Waspadai Serangan Balik Mafia Migas dan Tambang Terhadap Kejagung

 

“Kami menagih janji Presiden. Dukung kami, anak muda, dalam memberantas korupsi. Jangan pandang bulu!” tegas Irfan mengakhiri pernyataannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KKPMP Bentuk Susunan Pengurus LPKMP Wilayah DKI Jakarta, Presiden Tekankan Keteladanan Rasulullah SAW
Rokok Ilegal Jagakarsa Disorot Keras: Rekaman Sebut Koordinasi dengan Oknum AKP M, Publik Minta Jawaban
Dugaan Skandal Kapal Tongkang Rp30 Miliar, Ketum PPWI Laporkan Kapolda Sumsel dan Tiga Pejabat ke Propam Polri
Saling Lempar Tanggung Jawab Kasus Pemerasan Rp75 Juta, Ketum PPWI Siap Seret Kapolda Sumsel ke Propam Polri
Pelantikan Rektor UINSA Surabaya Disambut Gelombang Penolakan Terhadap Rektor Muzakki Menjabat 2 Periode
Guncang DPR! Ranny Fadh Arafiq Terseret OTT KPK Ratusan Miliar, PPWI Desak Pecat dan Miskinkan Koruptor
Menjelang Peringatan 70 Tahun Hubungan Diplomatik, Indonesia-Bulgaria Pererat Kemitraan Strategis
Berita ini 10 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 20:31 WIB

KKPMP Bentuk Susunan Pengurus LPKMP Wilayah DKI Jakarta, Presiden Tekankan Keteladanan Rasulullah SAW

Selasa, 22 September 2026 - 12:41 WIB

Rokok Ilegal Jagakarsa Disorot Keras: Rekaman Sebut Koordinasi dengan Oknum AKP M, Publik Minta Jawaban

Selasa, 22 September 2026 - 05:37 WIB

Dugaan Skandal Kapal Tongkang Rp30 Miliar, Ketum PPWI Laporkan Kapolda Sumsel dan Tiga Pejabat ke Propam Polri

Senin, 21 September 2026 - 05:51 WIB

Saling Lempar Tanggung Jawab Kasus Pemerasan Rp75 Juta, Ketum PPWI Siap Seret Kapolda Sumsel ke Propam Polri

Rabu, 16 September 2026 - 19:01 WIB

Pelantikan Rektor UINSA Surabaya Disambut Gelombang Penolakan Terhadap Rektor Muzakki Menjabat 2 Periode

Berita Terbaru