10 Hari Pasaman Barat Sumbar Dilanda Bencana: Jalan Putus Total, Enam Nyawa Melayang, Pemerintah Turun Langsung ke Lokasi

- Penulis

Sabtu, 6 Desember 2025 - 18:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gerak tim gabungan membantu warga terdampak bencana di Pasaman Barat, Sumbar. (Foto: DOK Pos SAR Pasaman Barat)

Gerak tim gabungan membantu warga terdampak bencana di Pasaman Barat, Sumbar. (Foto: DOK Pos SAR Pasaman Barat)

Pasaman Barat, Mediainvestigasi.net — Sudah sepuluh hari berlalu sejak banjir dan longsor melanda Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar).

Tapi bagi ribuan warga terdampak, waktu rasanya berjalan lebih lambat dari biasanya. Dari 11 kecamatan yang ada, sebagian besar mengalami kerusakan parah.

Jalan lintas provinsi yang selama ini menjadi nadi utama pergerakan warga kini lumpuh total—tertutup lumpur, kayu, dan material longsor.

Di beberapa titik, kendaraan tak bisa lagi melintas. Jalan berubah menjadi lautan lumpur. Warga terpaksa berjalan kaki, menenteng bantuan seadanya, melewati jalur licin dan rawan longsor.

Di balik semua itu, rasa cemas dan lelah menyelimuti hampir setiap sudut daerah terdampak.

Namun, di tengah keterbatasan itu, satu hal tetap bergerak: upaya kemanusiaan yang tak pernah berhenti.

Pimpinan Daerah Turun Langsung, Tembus Jalur Ekstrem

Di saat kondisi medan masih berbahaya, Bupati dan Wakil Bupati Pasaman Barat bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memilih untuk turun langsung ke lokasi bencana.

Mereka menembus jalur licin, melewati tumpukan batu dan kayu, hingga titik-titik rawan longsor demi memastikan proses penanganan berjalan maksimal.

Kunjungan ini bukan sekadar simbol kehadiran pemerintah. Di lapangan, kehadiran mereka menjadi suntikan moral bagi relawan dan petugas gabungan yang sejak hari pertama berjibaku tanpa henti.

Wajah-wajah lelah para relawan seakan mendapat energi baru. Karena mereka tahu, perjuangan ini tidak mereka jalani sendiri.

Enam Warga Meninggal Dunia, Duka Menyelimuti Sinuruik dan Parik

Di balik kerja keras penanganan, bencana ini juga menyisakan luka yang tak akan pernah benar-benar hilang. Enam warga dinyatakan meninggal dunia akibat tertimbun longsor.

Lima korban berasal dari Nagari Sinuruik, Jorong Harapan, sementara satu korban lainnya ditemukan di Aek Mais, Nagari Parik. Tangis keluarga pecah di posko-posko pengungsian.

Baca Juga :  Sebanyak 150 IKM Kota Padang Marandang Basamo BPJS Ketenagakerjaan dan Disnakerin

Doa terus dipanjatkan. Hingga kini, tim gabungan masih melanjutkan proses pencarian dan evakuasi secara maksimal.

Setiap tubuh yang berhasil ditemukan bukan sekadar angka dalam data. Mereka adalah ayah, ibu, anak, atau saudara yang kini tinggal dalam kenangan.

Talamau Terisolasi Lebih dari 10 Hari

Salah satu wilayah yang paling merasakan dampak terparah adalah Kecamatan Talamau. Selama lebih dari sepuluh hari, kawasan ini terisolasi total akibat akses utama yang terputus.

Logistik hanya bisa masuk melalui jalur ekstrem. Warga bertahan dengan persediaan terbatas sambil berharap akses segera terbuka.

Dalam kunjungannya ke Posko Bencana Nagari Sinuruik, Wakil Bupati Pasaman Barat, M. Ihpan, menegaskan bahwa kondisi ini tidak boleh terus berulang.

“Recovery bencana ini butuh tenaga, pikiran, dan kebersamaan. Kita harus menyatukan langkah agar penanganan berjalan efektif,” ujar Ihpan di hadapan para relawan dan petugas.

Jalur Alternatif Jadi Prioritas: Pemerintah Cari Solusi Jangka Panjang

Belajar dari keterisolasian panjang Talamau, Wakil Bupati langsung meminta Camat Talamau dan seluruh Wali Nagari se-Kecamatan Talamau untuk mengkaji secara teknis pembukaan jalur alternatif Kajai–Talu, termasuk lintasan Simpang Timbo Abu hingga Jembatan Panjang Bangkok.

“Kita tidak boleh lagi membiarkan Talu dan Sinuruik terisolasi seperti sekarang. Jalur alternatif ini harus menjadi prioritas ke depan,” tegasnya.

Pemerintah Daerah Pasaman Barat menargetkan percepatan pembukaan dan pengerasan jalur alternatif ini sebagai solusi jangka panjang agar masyarakat tetap memiliki akses aman, terutama jika akses utama kembali terputus di masa depan.

Bangkit Bersama dari Luka Bencana

Di tengah lumpur, reruntuhan, dan kesedihan, Pasaman Barat perlahan mencoba bangkit. Pemerintah, relawan, aparat, dan masyarakat bergerak dalam satu barisan.

Sebagian mengangkat logistik, sebagian membuka jalur, sebagian lagi menguatkan warga di pengungsian.

Baca Juga :  Kapolres Indragiri Hilir Perkuat Sinergitas TNI, Polri, dan Kejaksaan Melalui Silaturahmi

Bencana ini telah merenggut nyawa. Tapi juga menghidupkan kembali satu hal yang paling berharga: rasa kemanusiaan.

Dan di tanah yang basah oleh air dan air mata ini, Pasaman Barat sedang belajar kembali untuk berdiri—pelan-pelan, tertatih, tapi penuh harapan.***Rully Firmansyah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wujudkan Akses Desa Lebih Baik, Kodim 0314/Inhil Bersama Warga Gotong Royong Semenisasi Jalan 1 Km di Kuala Leman ​
​Sinergi TMMD ke-130: Kodim 0314/Inhil dan Masyarakat Kuala Lemang Gotong Royong Bauksitkan Fasilitas Sanitasi
Wujudkan Lingkungan Sekolah Sehat, Kodim 0314/Inhil Bersama Masyarakat Bangun MCK dan Sumur Bor di TK Darus Salam
Suherman Raih Kemenangan Pilkades PAW Sahkuda Bayu, Komitmen Bangun Ekonomi Desa Melalui BUMDes
ZONA HIJAU DIDUGA DIABAIKAN, PEMKAB KLATEN JANGAN TUTUP MATA! WARGA RESAH, SIAPA YANG MENGAWASI?
Antisipasi Dampak Kabut Asap dengan Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat,Bupati Padang Pariaman Instruksikan PJJ Selama Dua Hari
Padang Pariaman Percepat Penegasan Batas Nagari, 58 Nagari Telah Melaksanakan Tahapan Penegasan
Penutupan Porprov XVI Sumbar di Lubuk Alung, Padang Pariaman Ukir Prestasi dengan 261 Medali ‎
Berita ini 93 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:26 WIB

Wujudkan Akses Desa Lebih Baik, Kodim 0314/Inhil Bersama Warga Gotong Royong Semenisasi Jalan 1 Km di Kuala Leman ​

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:19 WIB

​Sinergi TMMD ke-130: Kodim 0314/Inhil dan Masyarakat Kuala Lemang Gotong Royong Bauksitkan Fasilitas Sanitasi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Wujudkan Lingkungan Sekolah Sehat, Kodim 0314/Inhil Bersama Masyarakat Bangun MCK dan Sumur Bor di TK Darus Salam

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:24 WIB

Suherman Raih Kemenangan Pilkades PAW Sahkuda Bayu, Komitmen Bangun Ekonomi Desa Melalui BUMDes

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:19 WIB

Antisipasi Dampak Kabut Asap dengan Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat,Bupati Padang Pariaman Instruksikan PJJ Selama Dua Hari

Berita Terbaru