Wujud Nyata Atas Kepedulian TNI Bantu Evakuasi dan Dampingi Keluarga Korban Penembakan OPM Di Tembagapura

- Penulis

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Dokumentasi : Pen Koops TNI Habema

Timika Papua, Media Investigasi.net, Jajaran Komando Personel Satuan Tugas (Satgas) TNI Papua beberapa waktu lalu hari Sabtu tanggal, 09 mei 2026, telah melaksanakan kegiatan mediasi bersama keluarga almarhumah Nalite Wamang di Ruang Otopsi RS ISOS Tembagapura, kegiatan  tersebat berlangsung dalam suasana penuh empati, aman, dan kondusif, ungkap. Letkol Inf M. Wirya Athadiguna (Kapen Koops TNI Habema) melalui Pen Koops TNI Habema.

Dimana dalam pertemuan tersebut, Kapen Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Athadiguna, menyampaikan bahwa pihak keluarga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada personel Satgas TNI atas bantuan evakuasi jenazah hingga ke rumah sakit yang mana personel TNI juga memberikan penjelasan secara terbuka terkait kronologi kejadian kepada keluarga dengan didampingi tokoh masyarakat setempat, yakni Bapak Atinus MK serta Bapak Memekula selaku Kepala Kampung Longsoran dan Kimberli.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu pihak personel Satgas TNI menjelaskan kronologi awal kejadian kepada pihak keluarga yaitu sebelum insiden terjadi, personel Satgas TNI yang melaksanakan pengamanan wilayah MP 69 dan telah mendeteksi adanya pergerakan mencurigakan. Dari hasil pemantauan tersebut, terdengar dua kali letusan senjata api dari arah Camp David di seberang sungai, yang didunga berasal dari kelompok OPM pimpinan Guspi Waker.

Tidak lama berselang, kelompok separatis bersenjata OPM tersebut kembali melepaskan rentetan tembakan yang diarahkan ke posisi personel Satgas TNI di sekitar Camp Wini Kalikuluk, sehingga memicu situasi mencekam di tengah pemukiman warga sipil.

Kepada awak media Investigasi.net, melalui via tlpn whatssap, Kapen Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Athadiguna melalui Pen Koops TNI Habema menyampaikan bahwa dalam kondisi penuh ancaman tersebut, prajurit TNI tetap mengedepankan prinsip Rules of Engagement (ROE), dengan memastikan setiap tindakan dilakukan sesuai hukum, menjunjung tinggi HAM, etika, serta nilai-nilai kemanusiaan. Namun bagi TNI, keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi.

Baca Juga :  *Polri Peduli Polres Sibolga Gelar Donor Darah, Bantu Warga Yang Membutuhkan*

Di tengah situasi penuh kepanikan, personel TNI menemukan seorang anak perempuan yang mengalami luka tembak pada bahu kiri di sekitar Camp Wini dengan rass penuh kepedulian dan harapan agar nyawanya dapat diselamatkan, prajurit menandu korban menuju pusat pelayanan kesehatan terdekat.

Namun di dalam perjalanan menuju fasilitas kesehatan, tepatnya di Jalan Poros MP 69, anak tersebut dinyatakan meninggal dunia akibat luka tembak yang dideritanya.

Pihak keluarga menerima penjelasan yang disampaikan serta ucapan belasungkawa dari personel Satgas TNI dengan baik. Suasana mediasi berlangsung penuh kekeluargaan dan mengedepankan pendekatan humanis.

Jenazah almarhumah Nalite Wamang selanjutnya direncanakan dievakuasi menuju RSUD Timika untuk diserahkan kepada orang tua kandung keluarga besar. Prosesi pemakaman direncanakan dilaksanakan di wilayah Kwamki Lama, Timika, setelah menunggu kedatangan keluarga dari Jakarta.

Selain itu, koordinasi juga telah dilakukan bersama Pemerintah Kabupaten Mimika dan aparat keamanan terkait teknis pengamanan selama proses pemulangan hingga pelaksanaan pemakaman, guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar, tutup. Letkol Inf M. Wirya Athadiguna (Kapen Koops TNI Habema) melalui Pen Koops TNI Habema.

Ketua Investigasi Indonesia Nasional **** La Omy La Tua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolres Inhil Pimpin Pemadaman dan Pendinginan Hotspot di Desa Kayu Raja
‎Puncak Mauluik Gadang 2026 Berlangsung Meriah, Ribuan Masyarakat Padati Masjid Raya IKK Ali Mukhni
Hotspot Kampar Tinggal Dua Titik, 283 Personel Gabungan Intensifkan Pendinginan Karhutla
Warga Samadua Tolak Rekomendasi DPRK Aceh Selatan, Dinilai Berikan Karpet Merah untuk Perusahaan Tambang
Karhutla Riau Bukan Sekadar Musiman, Pemerintah Harus Putuskan Rantai Kebakaran
Peringatan Hari Jadi ke-81 Tapanuli Tengah, Diawali Rapat Paripurna Istimewa
Prosesi Malamang Jadi Pembuka Hari Kedua Padang Pariaman Mauluik Gadang 2026
Hari Kedua Padang Pariaman Mauluik Gadang 2026 ,Tabligh Akbar Perkuat Nilai Keislaman dan Kebersamaan
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 05:43 WIB

Kapolres Inhil Pimpin Pemadaman dan Pendinginan Hotspot di Desa Kayu Raja

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:06 WIB

‎Puncak Mauluik Gadang 2026 Berlangsung Meriah, Ribuan Masyarakat Padati Masjid Raya IKK Ali Mukhni

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:40 WIB

Hotspot Kampar Tinggal Dua Titik, 283 Personel Gabungan Intensifkan Pendinginan Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:02 WIB

Warga Samadua Tolak Rekomendasi DPRK Aceh Selatan, Dinilai Berikan Karpet Merah untuk Perusahaan Tambang

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:01 WIB

Peringatan Hari Jadi ke-81 Tapanuli Tengah, Diawali Rapat Paripurna Istimewa

Berita Terbaru

Militer/ TNI-POLRI

Kapolres Inhil Pimpin Pemadaman dan Pendinginan Hotspot di Desa Kayu Raja

Rabu, 26 Agu 2026 - 05:43 WIB