Gambar: Indentitas Korban, Pria Muda Tewas Telungkup di Rumah (Dok, Mediainvestigasi.net/Yanti)
Dharmasraya, Mediainvestigasi.net – Warga Nagari Sikabau, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, digemparkan oleh penemuan sesosok mayat laki-laki di dalam sebuah rumah di Jorong Sungai Sonsang, Selasa (30/12/2025).
Korban diketahui seorang pria bernama Ade Basar Sofian berusia sekitar 33 tahun yang ditemukan sudah tidak bernyawa dalam kondisi telungkup. Penemuan ini bermula dari bau busuk yang tercium kuat selama beberapa hari di sekitar lokasi kejadian.
Salah seorang warga setempat, Rio Saputra, mengungkapkan bahwa awalnya ia mengira bau tersebut berasal dari bangkai tikus.
“Sudah beberapa hari saya dan keluarga mencium bau busuk di sekitar rumah. Awalnya saya kira bau bangkai tikus. Tapi karena makin menyengat, saya jadi curiga,” ujar Rio saat dikonfirmasi media ini.
Merasa ada yang tidak beres, Rio kemudian memanggil tetangganya yang merupakan keluarga korban. Bersama-sama, mereka mendobrak pintu belakang rumah tersebut.
“Setelah pintu dibuka, kami kaget karena korban sudah ditemukan tidak bernyawa dalam keadaan telungkup. Kami langsung menghubungi pemerintah nagari dan pihak kepolisian,” lanjutnya.
Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui bernama Ade, warga asal Garut, Provinsi Jawa Barat, yang tinggal seorang diri di rumah tersebut.
Polisi Lakukan Olah TKP dan Otopsi
Kapolres Dharmasraya AKBP Purwanto Hari Subekti melalui Kasatreskrim AKP Evi Hendri Susanto membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyampaikan bahwa korban telah dievakuasi dan dibawa ke RSUD Pulau Punjung untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Benar, korban sudah kami bawa ke RSUD Pulau Punjung untuk dilakukan otopsi,” jelas AKP Evi Hendri Susanto.
Menurutnya, dari hasil pemeriksaan awal di Tempat Kejadian Perkara (TKP), polisi menemukan indikasi kuat penyebab kematian korban.
“Dugaan sementara korban meninggal dunia akibat tersengat arus listrik. Di TKP kami menemukan korban dalam posisi telungkup dan terdapat kabel listrik yang terputus di bawah tubuh korban,” tambahnya.
Saat ini, pihak kepolisian masih mendalami kasus tersebut guna memastikan penyebab pasti kematian korban, sambil menunggu hasil resmi otopsi dari pihak medis.
Editor: Mitra Yuyanti












