Warga Binaan Lapas Bukittinggi Sulap Jeruji Jadi Rezeki, Produksi Sandal Hotel dan Pakcoy Siap Go Pasar!

- Penulis

Jumat, 24 Oktober 2025 - 22:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Binaan Lapas Bukittinggi Sulap Jeruji Jadi Rezeki, Produksi Sandal Hotel dan Pakcoy Siap Go Pasar!

Bukittinggi –Mediainvestigasi.net– Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bukittinggi terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak warga binaan yang mandiri, produktif, dan siap berkontribusi positif di tengah masyarakat. Melalui program pembinaan kemandirian, para warga binaan kini aktif memproduksi sandal hotel dan mengembangkan budidaya tanaman pakcoy sebagai produk unggulan Lapas.

Kegiatan yang berlangsung di bawah bimbingan langsung petugas pembinaan ini tidak hanya bertujuan mengasah keterampilan teknis, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri serta semangat kewirausahaan di kalangan warga binaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Lapas Kelas IIA Bukittinggi, Nanang Rukmana, menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud nyata implementasi sistem pemasyarakatan yang menekankan pada aspek rehabilitasi dan pemberdayaan.

> “Kami ingin para warga binaan keluar dari Lapas bukan dengan tangan kosong, tapi dengan keterampilan yang bermanfaat. Produksi sandal hotel dan budidaya pakcoy ini menjadi contoh nyata hasil kerja keras dan kreativitas mereka,” ujar Kalapas.

Produk sandal hotel hasil karya warga binaan kini telah memiliki kualitas yang tidak kalah dengan produk pabrikan, dengan bahan pilihan dan desain sederhana namun elegan. Sementara itu, pakcoy yang dikembangkan di area lahan pertanian Lapas tumbuh subur dan mulai dipasarkan ke masyarakat sekitar.

Selain memberikan pembekalan keterampilan, program ini juga membuka peluang bagi warga binaan untuk memiliki penghasilan tambahan dan membangun jiwa kewirausahaan.

> “Dengan kegiatan seperti ini, kami berharap warga binaan memiliki bekal saat bebas nanti. Mereka bisa membuka usaha kecil atau bergabung dengan industri kreatif,” tambah Kalapas.

Keberhasilan Lapas Bukittinggi dalam mengembangkan dua produk unggulan ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan mitra kerja yang turut memberikan dukungan dalam hal pelatihan dan pemasaran.

Baca Juga :  Inovasi Kuliner Lokal Wujudkan Progul UMKM Naik Kelas

#Kemenimipas#SetahunBerdampak#ImipasSetahunBergerakBerdampak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Inhil Musnahkan Ratusan Gram Sabu dan Ribuan Ekstasi Hasil Pengungkapan 5 Kasus
Kualitas Udara Pekanbaru Kembali Baik, Polda Riau: Penanganan Karhutla Tetap Berjalan
Tangis di Rumah Duka Pilubang, Bupati JKA Hadir Menguatkan Keluarga Korban, Ingatkan Orang Tua Awasi Anak
Lewat Tengah Malam,Tim Satria Satpol PP Padang Pariaman Tertibkan Hiburan Organ Tunggal
Jelang HUT ke-78, Polwan Polda Riau Berjibaku Lawan Karhutla hingga Dampingi Warga Terdampak
Kadis PMD Inhil Hadiri Rapat Persiapan Pelaksanaan TMMD dan Karya Bhakti TNI
Inhil Merdeka Run 2026 Diikuti Ratusan Pelari, Semangatkan Gaya Hidup Sehat
Polsek Kuindra Pantau Perkembangan Tanaman Jagung Ketahanan Pangan di Desa Tanjung Melayu
Berita ini 29 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:25 WIB

Polres Inhil Musnahkan Ratusan Gram Sabu dan Ribuan Ekstasi Hasil Pengungkapan 5 Kasus

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:55 WIB

Kualitas Udara Pekanbaru Kembali Baik, Polda Riau: Penanganan Karhutla Tetap Berjalan

Senin, 31 Agustus 2026 - 07:45 WIB

Tangis di Rumah Duka Pilubang, Bupati JKA Hadir Menguatkan Keluarga Korban, Ingatkan Orang Tua Awasi Anak

Senin, 31 Agustus 2026 - 07:36 WIB

Lewat Tengah Malam,Tim Satria Satpol PP Padang Pariaman Tertibkan Hiburan Organ Tunggal

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:44 WIB

Jelang HUT ke-78, Polwan Polda Riau Berjibaku Lawan Karhutla hingga Dampingi Warga Terdampak

Berita Terbaru