Wako Fadly Amran Targetkan Nol Kawasan Kumuh di Kota Padang

- Penulis

Rabu, 23 April 2025 - 10:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wako Fadly Amran Targetkan Nol Kawasan Kumuh di Kota Padang

Padang —Mediainvestigasi.net– Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan lingkungan bersih dan sehat.

Untuk memastikannya, Wali Kota Padang, Fadly Amran bersama Wakil Wali Kota Maigus Nasir meninjau langsung penanganan kawasan kumuh di Kelurahan Bungo Pasang, Kecamatan Koto Tangah, Selasa (22/4/2025) sore.

ADVERTISEMENT

Jasa Pembuatan website profesional

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kunjungan ini merupakan bagian dari program 100 hari kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang yang menargetkan pengentasan kawasan kumuh sebagai prioritas utama.

Pada kesempatan itu, Fadly Amran juga meninjau pembangunan drainase dan betonisasi jalan yang telah rampung dilaksanakan oleh Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Padang.

“Alhamdulillah hari ini kita bisa meninjau langsung kondisi penanganan kawasan kumuh di Kelurahan Bungo Pasang. Kita menargetkan zero kawasan kumuh di Kota Padang dalam lima tahun ke depan. Dalam 100 hari pertama ini, kita akan mulai mendata dan mengangsur penanganannya. Kita ingin Kota Padang benar-benar menjadi kota sehat, dan itu harus dimulai dari penanganan limbah serta sanitasi yang baik,” ujar Fadly Amran.

Dia menambahkan, penanganan kawasan kumuh merupakan bagian dari program unggulan (progul) Padang Rancak, yang bertujuan mewujudkan kota pintar, sehat, dan berkelanjutan.

“Padang Rancak adalah gerakan kolektif untuk menjadikan kota ini lebih tertata, bersih, sehat, dan ramah lingkungan. Salah satu fokus utama dalam Padang Rancak adalah pengentasan kawasan kumuh dan penyediaan permukiman yang layak bagi seluruh warga,” tegasnya.

Penanganan kawasan kumuh di Kelurahan Bungo Pasang mencakup luas area sekitar 3,19 hektar. Melalui program Padang Rancak, pemerintah membangun dan meningkatkan kualitas infrastruktur seperti jalan lingkungan sepanjang 337 meter, drainase sepanjang 337 meter, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) sebanyak 4 unit, serta pembangunan sarana sanitasi berupa WC/jamban dan septictank di 15 rumah.

Baca Juga :  100 Hari Kerja Fadly Amran - Maigus Nasir

Kepala Dinas Perkim Kota Padang, Raf Indria menyebut bahwa program ini merupakan langkah awal untuk mewujudkan target besar Pemerintah Kota Padang zero kawasan kumuh.

“Kami berkomitmen mendukung penuh visi Wali Kota untuk menghapus kawasan kumuh dari Kota Padang. Upaya ini tidak hanya dilakukan di Bungo Pasang, tapi akan berlanjut di kawasan-kawasan lain. Semua ini menjadi bagian dari program terpadu untuk menjadikan Kota Padang sebagai kota sehat dan layak huni bagi seluruh warganya,” ungkap Raf.

Menurutnya, pembangunan drainase, peningkatan jalan lingkungan, perbaikan rumah warga, hingga penyediaan sanitasi layak bukan hanya proyek fisik, tapi fondasi untuk mengubah wajah lingkungan secara menyeluruh.

“Langkah konkret di Bungo Pasang ini adalah bukti nyata bahwa target zero kawasan kumuh bukan sekadar wacana, tapi sebuah kerja nyata yang dimulai sekarang,” tambahnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas PUPR Kota Padang Tri Hadiyanto, Camat Koto Tangah Fizlan Setiawan, serta Lurah Bungo Pasang. Mereka menyampaikan dukungan penuh terhadap visi Wali Kota untuk membebaskan Kota Padang dari kawasan kumuh. (Hariz/Taufik)

https://padang.go.id/berita/wako-fadly-amran-targetkan-nol-kawasan-kumuh-di-kota-padang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepala Badan Narkotika Provinsi Maluku Utara Brigjen Pol. Mirzal Alwi, S.I.K Bersama Pemerintah Pulau Taliabu Minta Berantas Narkoba dari Hulu Hingga Tes Urine Seluruh Calon Kades
Wujudkan Pelayanan Masyarakat dan Kepastian Hukum, Pemkab dan DPRD Tapanuli Tengah Sepakati 3 Ranperda
Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak Saat Bencana, Dinas PPPA Tapteng Bersama Kementerian PPPA dan Yayasan Pulih Gelar Sosialisasi Draf SK Subklaster PP KBG PP
Pemkab Aceh Selatan Jangan Jadikan Pemerintah Alat Melegitimasi IUP yang Ditolak Warga
Anomali Polda Sumsel: Raih Juara 1 Kompolnas Award Saat Kapoldanya Dilaporkan ke Propam
Dukungan Kedaulatan Sahara Maroko dari Cili, Pondasi Kokoh bagi Pembangunan Berkelanjutan di Wilayah Selatan
Hadiri Penandatangan Nota Kesepakatan KUA PPAS, Bupati Tapteng : APBD 2027 Harus Jadi Solusi Nyata dan Pulihkan Daerah Pascabencana
Pemerintah Pusat dan Kabupaten Tapanuli Tengah Gelar Pendampingan Teknis Pemulihan UMKM Terdampak Bencanan
Berita ini 11 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 13:44 WIB

Kepala Badan Narkotika Provinsi Maluku Utara Brigjen Pol. Mirzal Alwi, S.I.K Bersama Pemerintah Pulau Taliabu Minta Berantas Narkoba dari Hulu Hingga Tes Urine Seluruh Calon Kades

Rabu, 23 September 2026 - 13:27 WIB

Wujudkan Pelayanan Masyarakat dan Kepastian Hukum, Pemkab dan DPRD Tapanuli Tengah Sepakati 3 Ranperda

Rabu, 23 September 2026 - 13:18 WIB

Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak Saat Bencana, Dinas PPPA Tapteng Bersama Kementerian PPPA dan Yayasan Pulih Gelar Sosialisasi Draf SK Subklaster PP KBG PP

Rabu, 23 September 2026 - 06:03 WIB

Pemkab Aceh Selatan Jangan Jadikan Pemerintah Alat Melegitimasi IUP yang Ditolak Warga

Rabu, 23 September 2026 - 05:49 WIB

Dukungan Kedaulatan Sahara Maroko dari Cili, Pondasi Kokoh bagi Pembangunan Berkelanjutan di Wilayah Selatan

Berita Terbaru