UT Bawa Semangat Akademik PMI ke Panggung Dunia, Dari Pekerja Migran hingga Jadi Sarjana

- Penulis

Selasa, 23 September 2025 - 14:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wisuda. (Dok. istimewa)

Wisuda. (Dok. istimewa)

MEDIAINVESTIGASI.NET – Universitas Terbuka (UT) kembali menorehkan pencapaian bersejarah dalam kiprahnya di luar negeri dengan sukses menyelenggarakan wisuda sarjana sekaligus Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB) di Aula Hasanuddin, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur.

Acara ini menjadi momen istimewa karena memperlihatkan wajah pendidikan tinggi Indonesia yang semakin inklusif, terutama bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang berjuang menuntut ilmu di tengah kesibukan bekerja di luar negeri.

Acara wisuda berlangsung khidmat pada Minggu, 21 September 2024, dan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting. Hadir Dekan Fakultas Hukum, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FHISIP) UT Dr. Meita Istianda, S.I.P., M.Si., Direktur UT Medan Yasir Riady, S.S., M.Hum., Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI Kuala Lumpur Prof. Muhammad Firdaus, Ph.D., serta Ketua Sentra Layanan UT (SALUT) Kuala Lumpur, Taufik Hasyim Salengke, M.A.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam prosesi tersebut, sebanyak 45 PMI yang menempuh pendidikan jarak jauh bersama Universitas Terbuka resmi menyandang gelar sarjana dari berbagai program studi.

Dalam sambutannya, Atdikbud KBRI Kuala Lumpur Prof. Muhammad Firdaus menegaskan pentingnya pendidikan sebagai jalan meningkatkan kualitas hidup PMI.

“Dengan capaian pendidikan ini, diharapkan para lulusan mampu memberikan dampak nyata bagi karir dan masyarakat,” ujarnya di Kuala Lumpur, Selasa (22/9)

Acara wisuda kian semarak dengan penampilan seni mahasiswa UT Kuala Lumpur dan pesan haru dari wisudawan terbaik yang menyampaikan rasa terima kasih kepada keluarga serta para dosen yang telah membimbing mereka.

Direktur UT Medan, Yasir Riady, menambahkan bahwa keberhasilan para PMI menyelesaikan studi adalah bukti nyata semangat belajar tanpa batas.

“UT hadir untuk memastikan pendidikan tinggi bisa diakses oleh siapa saja, di mana saja, dan kapan saja, termasuk para pekerja migran kita di luar negeri,” tegasnya.

Baca Juga :  Ketua DPRD Dharmasraya Tinjau Lokasi Banjir di Timpeh, Tekankan Solusi Nyata dari Pemkab

Menurutnya, fleksibilitas sistem UT dengan kuliah daring penuh, biaya terjangkau, serta pengakuan pengalaman kerja sebagai SKS melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) menjadi alasan mengapa UT kian diminati.

Tak hanya melepas para lulusan, di hari yang sama UT juga menggelar Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB) yang diikuti oleh 150 mahasiswa baru dari SALUT Kuala Lumpur.

Suasana penuh semangat terasa ketika para mahasiswa baru diperkenalkan dengan sistem pembelajaran UT yang berbeda dari kampus konvensional, yaitu tanpa tes masuk, fleksibel, dan sepenuhnya berbasis digital.

Fenomena meningkatnya minat masyarakat terhadap pendidikan tinggi terbuka dan jarak jauh terlihat jelas dalam data terbaru. Pada semester ganjil 2025/2026, UT mencatat lonjakan pendaftar hingga 184.632 mahasiswa baru.

Angka fantastis ini menjadi bukti bahwa generasi muda, termasuk PMI, semakin tertarik dengan model pendidikan modern yang memungkinkan kuliah tetap berjalan tanpa harus meninggalkan pekerjaan utama.

Bagi para wisudawan, gelar sarjana bukan hanya sebuah pencapaian akademik, melainkan simbol keberanian untuk terus berkembang di tengah keterbatasan. UT melalui berbagai inovasinya terus membuktikan diri sebagai perguruan tinggi yang mampu menjawab tantangan zaman, memberikan kesempatan bagi siapa saja untuk meraih pendidikan tinggi, serta menghadirkan kebanggaan bagi Indonesia di kancah internasional.

Editor: Shendy Marwan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pondok Pesantren Alaimatul Arbaah Tak Boleh Jadi Korban Konflik, Pendidikan Santri Harus Diselamatkan
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pulau Taliabu Damrudin Rahman Tutup Kegiatan Pelatihan Penggunaan Aplikasi Bidang Pendidikan
SDN 210 Sanrangeng Sulap Keterbatasan Jadi Taman Literasi dan Numerasi
Kadis Pendidikan Pulau Taliabu Damrudin Rahman Perkuat Data Jadi kunci Peningkatan Pelayanan Pendidikan Untuk Menjadi Lebih Baik
Gelar Tasyakuran HUT RI dan Maulid Nabi: Bakat Siswa SDN Pisangan Baru 07 Bermunculan
Bahas Rencana Pembangunan SR dan Pasar Serikat C Batusangkar, Bupati Eka Putra Berkoordinasikan Kembali Dengan Kementerian PU
Hadiri Pelantikan Angkatan XXXIII SMA Matauli Pandan, Wakil Bupati Tapteng Ingatkan Peserta Didik Bijak Menghadapi Tantangan Era Digital
Ahyudin Terpilih Secara Aklamasi Sekaligus Di Tetapkan Sebagai Ketua Komite Madrasah Ibtidaiyah Negri 1 Banggai Kepulauan Periode 2026-2029
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 17:04 WIB

Pondok Pesantren Alaimatul Arbaah Tak Boleh Jadi Korban Konflik, Pendidikan Santri Harus Diselamatkan

Senin, 7 September 2026 - 16:15 WIB

SDN 210 Sanrangeng Sulap Keterbatasan Jadi Taman Literasi dan Numerasi

Senin, 7 September 2026 - 11:20 WIB

Kadis Pendidikan Pulau Taliabu Damrudin Rahman Perkuat Data Jadi kunci Peningkatan Pelayanan Pendidikan Untuk Menjadi Lebih Baik

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:44 WIB

Gelar Tasyakuran HUT RI dan Maulid Nabi: Bakat Siswa SDN Pisangan Baru 07 Bermunculan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:18 WIB

Bahas Rencana Pembangunan SR dan Pasar Serikat C Batusangkar, Bupati Eka Putra Berkoordinasikan Kembali Dengan Kementerian PU

Berita Terbaru