Tinjau Karhutla Parit 18, Plh Bupati Inhil Sebut 72 Hotspot Terdeteksi di Delapan Kecamatan

- Penulis

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Muhammad

TEMBILAHAN — Mediainvestigasi.net -Kebakaran lahan cukup luas terjadi di kawasan perkebunan Parit 18, Kelurahan Sungai Beringin, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Jumat (28/8/2026) sore. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai lebih dari lima hektare dan titik api sempat mendekati area permukiman warga.

Kondisi di lokasi terlihat cukup mengkhawatirkan. Kepulan asap dengan semburat kemerahan membumbung tinggi dari kawasan yang terbakar, sementara tim gabungan masih berjibaku melakukan upaya pemadaman dan mencegah api meluas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kebakaran tersebut mulai terdeteksi pada Kamis (27/8/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Hingga Jumat sore, proses penanganan masih terus dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari unsur Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, pemadam kebakaran, serta masyarakat.

Plh. Bupati Inhil Yuliantini turun langsung meninjau lokasi kebakaran. Ia hadir bersama Brigjen TNI (Mar) Agus Gunawan, jajaran TNI-Polri, BPBD, Damkar, serta masyarakat yang terlibat dalam upaya pemadaman.

Dalam peninjauan tersebut, Yuliantini mengatakan berdasarkan pemantauan hingga Jumat, terdapat 72 titik panas (hotspot) yang terdeteksi di delapan kecamatan di Kabupaten Inhil.

“Segala upaya telah kita lakukan untuk melakukan pemadaman. Saat ini kita sedang membuat embung untuk membuat aliran air yang bisa digunakan dalam proses pemadaman,” ujar Yuliantini di lokasi.

Menurutnya, personel gabungan telah disebar ke sejumlah lokasi yang terdeteksi mengalami kebakaran. Keterlibatan lintas unsur dinilai penting mengingat kondisi geografis Inhil yang didominasi lahan gambut dan memiliki wilayah yang cukup luas.

“Hari ini tim telah disebar di berbagai lokasi untuk melakukan pemadaman. Ada BPBD, Polri, TNI, Damkar dan masyarakat. Terima kasih atas kerja samanya,” katanya.

Khusus di kawasan Sungai Beringin, Pemerintah Kabupaten Inhil bersama tim penanganan membuat dua embung sebagai sumber air untuk mendukung proses pemadaman.

Baca Juga :  Apel Kebangsaan Sabuk Kamtibmas Wilayah Batang Hari Ketua DPRD Ikut Hadir

Yuliantini menyebut kondisi angin di lokasi sempat cukup kencang sehingga berpotensi mempercepat penyebaran api. Namun, kondisi angin mulai kembali normal saat peninjauan dilakukan.

“Kita di sini membuat dua embung. Semoga bisa memenuhi kebutuhan air untuk memadamkan api,” ujarnya.

Di sisi lain, Pemkab Inhil berharap dukungan dari BPBD Provinsi Riau hingga pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), terutama dalam penyediaan peralatan yang sesuai dengan kondisi lapangan.

Yuliantini menjelaskan, karakteristik tanah gambut di Inhil membuat proses pemadaman membutuhkan peralatan dan strategi khusus. Selain itu, akses menuju sejumlah titik api relatif sempit sehingga menyulitkan mobilisasi peralatan berukuran besar.

“Struktur tanah Inhil ini gambut dan peralatan yang digunakan saat ini sangat sederhana. Lokasi jalan yang kecil menuju titik api, jadi kita perlu mesin-mesin yang mudah dibawa,” jelasnya.

Ia berharap dukungan dari pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat dapat memperkuat upaya penanganan kebakaran, terlebih kondisi kemarau yang meningkatkan risiko terjadinya kebakaran lahan.

Selain penanganan di lapangan, Yuliantini juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

“Saya harap masyarakat jangan membuka lahan dengan cara dibakar. Mari kita jaga lingkungan. Akibat kebakaran ini, udara kita menjadi tidak sehat lagi dan dapat memicu timbulnya penyakit,” tegasnya.

Sebagai bagian dari ikhtiar menghadapi kondisi kemarau dan ancaman kebakaran lahan, Pemerintah Kabupaten Inhil juga berencana melaksanakan Salat Istisqa atau salat untuk memohon turunnya hujan dalam waktu dekat.

Pemerintah daerah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, mencegah munculnya titik api baru, serta mendukung upaya pemadaman yang saat ini masih berlangsung di sejumlah wilayah Inhil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nama Kiai Lirboyo Menguat di Tengah Pertarungan AHWA
AHWA Jadi Perbincangan, Sidang Tatib NU Digelar Tertutup
BREAKING NEWS: Api Karhutla Sungai Beringin Belum Terkendali, Tim Gabungan Perkuat Pemadaman
Hampir 10 Hektare Terbakar, Karhutla Ancam Permukiman Sungai Beringin
Personel Kodim 0314/Inhil Bersama Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Karhutla di Sungai Beringin
Pemkab Tapanuli Tengah Gelar Malam Puncak Hari Jadi di Lokasi Bencana : Wujud Kebangkitan Kebersamaan Menuju Tapteng Bangkit
BBM Subsidi Jadi Perhatian Polres Soppeng, SPBU hingga Rekomendasi Dinas Pertanian Bakal Diawasi
Pemkab Tapanuli Tengah Peringati Hari Jadi ke-81 Lewat Aksi Penghijauan dan Pemulihan Lahan Pascabencana di Kelurahan Sipange
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:18 WIB

Nama Kiai Lirboyo Menguat di Tengah Pertarungan AHWA

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:03 WIB

AHWA Jadi Perbincangan, Sidang Tatib NU Digelar Tertutup

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:47 WIB

Tinjau Karhutla Parit 18, Plh Bupati Inhil Sebut 72 Hotspot Terdeteksi di Delapan Kecamatan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:36 WIB

BREAKING NEWS: Api Karhutla Sungai Beringin Belum Terkendali, Tim Gabungan Perkuat Pemadaman

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:37 WIB

Personel Kodim 0314/Inhil Bersama Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Karhutla di Sungai Beringin

Berita Terbaru

Pelaksanaan Sidang Tata Tertib (Tatib) Komisi Organisasi dalam rangkaian Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum. (Dok istimewa)

Berita

Nama Kiai Lirboyo Menguat di Tengah Pertarungan AHWA

Sabtu, 29 Agu 2026 - 10:18 WIB

Pelaksanaan Sidang Tata Tertib (Tatib) Komisi Organisasi dalam rangkaian Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum. (Dok istimewa)

Berita

AHWA Jadi Perbincangan, Sidang Tatib NU Digelar Tertutup

Sabtu, 29 Agu 2026 - 10:03 WIB