BeritaDaerahPolitik

Tidak ada Aksi nyata Konflik Manusia dan Satwa, Akademisi Unila Yusdianto Kecam BKSDA dan TNBBS

667
×

Tidak ada Aksi nyata Konflik Manusia dan Satwa, Akademisi Unila Yusdianto Kecam BKSDA dan TNBBS

Sebarkan artikel ini

Tidak ada Aksi nyata Konflik Manusia dan Satwa, Akademisi Unila Yusdianto Kecam BKSDA dan TNBBS.

Media Investigasi.net. Jumat 11 Juli 2025.
Lampung – Akademisi Unila Dr.Yusdianto, SH, MH. Mempertanyakan dan mengecam Kinerja BKSDA dan TNBBS selaku leading Sektor terkait Konflik Manusia dan Satwa di Lampung Barat.

Menurut Yusdianto kedua lembaga tersebut cenderung melakukan pembiaran terhadap permasalahan. Dari peristiwa terakhir tak ada aksi nyata yang di lakukan sama sekali. Pungkas Yusdianto, 11 Juli 2025.

” Kedua lembaga BKSDA dan TNBBS melakukan pembiaran terhadap perambah dan Satwa memangsa manusia ”

” Menurut informasi dari beberapa narasumber bahwa TKP ke TNBBS berjarak 100 M ”

” Hanya tukang arsif jumlah satwa, tanaman, jumlah cakupan hutan dan sebagainya. Padahal perannya hanya itu. Anggaran negara di BKSDA dan TNBBS tidak bermanfaat sekali “, ujar Yusdianto Jumat 11 Juli 2025.

BKSDA dan TNBBS mestinya menjadi pelopor dalam menggalang kerjasama lintas sektoral ( Pemerintah Daerah Provinsi dan Kabupaten, TNI, Pokri, Masyarakat dan NGO ) dalam menyelesaikan permasalahan ini , tandas Yudianto, Jumat 11 Juli 2025.

” Ranah kerja permasalahan ini di kedua lembaga tersebut, mereka mestinya aktif, progresif menggalang dukungan semua pihak guna merumuskan langkah-langkah strategis dalam menyelesaikan permasalahan “, tegas Yusdianto kepada awak media Jumat 11 Juli 2025.

Yusdianto mendesak hendaknya kedua lembaga tersebut mengeluarkan peraturan zona rawan konflik satwa secara detail dan lalu melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat. Lalu menerapkan sangsi tegas bagi siapa saja yang melanggar aturan tersebut. Tentunya dengan kaloborasi semua pihak, Peran masyarakat di sekitar area ” Merah ” mesti di maksimalkan dan juga pihak-pihak lainnya. Tutup Yusdianto Jumat 11 Juli 2025.