Rakor 100 Hari Kerja Bupati Dharmasraya Tertutup untuk Wartawan, Transparansi Dipertanyakan

- Penulis

Senin, 24 Maret 2025 - 11:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

oplus_0

oplus_0

Diluar aula lantai II, Rakor 100 Hari Kerja Bupati Dharmasraya digelar Tertutup untuk Wartawan (Dok, Mediainvestigasi.net/Yanti)

 

Dharmasraya, Mediainvestigasi.net – 24 Maret 2025 – Pemerintah Kabupaten Dharmasraya kembali menuai sorotan terkait keterbukaan informasi publik. Rapat Koordinasi (Rakor) yang membahas ekspose program 100 hari kerja Bupati dan pelaporan aset OPD yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) justru tertutup bagi wartawan.

Padahal, dalam undangan resmi dengan nomor 000.1.5/346/SETDA-Pem/III-2025, Rakor ini dinyatakan bersifat Biasa/Terbuka. Namun, ketika wartawan berupaya meliput, panitia melarang mereka masuk.

“Maaf Bu, instruksi Kabag Tapem, rakor ini bersifat internal, wartawan tidak diizinkan masuk apalagi meliput,” kata Dodi, salah satu panitia acara.

Tindakan ini memunculkan tanda tanya besar. Mengapa pembahasan program kerja bupati dan aset daerah yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat justru tertutup bagi media?

 

Melanggar Prinsip Keterbukaan Informasi Publik

 

Larangan ini bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Pemerintah wajib membuka akses informasi publik, kecuali jika informasi tersebut masuk dalam kategori pengecualian berdasarkan hukum.

Selain itu, pembatasan akses wartawan juga bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, yang menjamin hak wartawan dalam mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan informasi.

Jika Rakor ini memang membahas hal-hal rahasia, semestinya Pemkab Dharmasraya secara jelas mencantumkan bahwa acara bersifat tertutup. Namun, dengan adanya undangan resmi yang menyatakan sifatnya terbuka, kebijakan ini justru menunjukkan adanya ketidakkonsistenan dan berpotensi melanggar hak publik atas informasi.

 

Transparansi Pemerintah Dipertanyakan

 

Penutupan akses bagi wartawan dalam acara yang membahas program kerja bupati dan pengelolaan aset daerah mengundang pertanyaan besar. Apakah ada sesuatu yang ingin disembunyikan dari publik? Atau apakah ini sekadar kelalaian administratif?

Baca Juga :  Bangsatnya Pejabat di Pekanbaru: Istrinya Bergaya Hedon, Aktivis yang Dipenjara

Sebagai pemegang mandat dari masyarakat, Pemkab Dharmasraya seharusnya menjunjung tinggi prinsip transparansi dan akuntabilitas. Jika akses informasi terus dibatasi tanpa alasan yang jelas, kepercayaan publik terhadap pemerintahan daerah bisa tergerus.

Editor: Yanti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Ada Ampun bagi Pembakar Lahan, Polsek Kateman Amankan Seorang Pria
Kwartir Cabang 04.02 Gerakan Pramuka Indragiri Hilir Upacara Gelar Senja di Kediaman Bupati
Dukung Ketahanan Pangan Asta Cita, Polsek Kuindra Pantau Perkembangan Lahan Jagung di Desa Tanjung Melayu
Bongkar sampai Bandar Besarnya! Warga Desak Polisi Putus Jaringan Narkoba Pulau Ruku
Resahkan Warga, Peredaran Narkoba di Desa Pulau Ruku Desak Tindakan Tegas Aparat
DPRD Inhil Apresiasi Sikap tegas DKUPP dalam penegakan aturan dan mengurangi kebocoran Retribusi
Merasa ditipu warga Semendawai suku 3 lapor ke Polisi, Hak orang pekerja sampai saat ini belum diberikan
Toreh Prestasi di OMI 2026, Tiga Siswa MTsN 2 Inhil Melaju ke Provinsi, Bidik Nasional
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 19:04 WIB

Tak Ada Ampun bagi Pembakar Lahan, Polsek Kateman Amankan Seorang Pria

Senin, 14 September 2026 - 18:41 WIB

Kwartir Cabang 04.02 Gerakan Pramuka Indragiri Hilir Upacara Gelar Senja di Kediaman Bupati

Senin, 14 September 2026 - 16:04 WIB

Dukung Ketahanan Pangan Asta Cita, Polsek Kuindra Pantau Perkembangan Lahan Jagung di Desa Tanjung Melayu

Senin, 14 September 2026 - 11:38 WIB

Bongkar sampai Bandar Besarnya! Warga Desak Polisi Putus Jaringan Narkoba Pulau Ruku

Senin, 14 September 2026 - 01:35 WIB

DPRD Inhil Apresiasi Sikap tegas DKUPP dalam penegakan aturan dan mengurangi kebocoran Retribusi

Berita Terbaru

Headline

Senin, 14 Sep 2026 - 14:55 WIB