BeritaPeristiwa

Raja Hutan Berulah kembali, menerkam warga Suoh Lampung Barat, ke-ketiga kalinya dalam kurun waktu satu bulan terakhir.

971
×

Raja Hutan Berulah kembali, menerkam warga Suoh Lampung Barat, ke-ketiga kalinya dalam kurun waktu satu bulan terakhir.

Sebarkan artikel ini

Raja Hutan Berulah kembali, menerkam warga Suoh Lampung Barat, ke-ketiga kalinya dalam kurun waktu satu bulan terakhir.

Lampung Barat, MediaInvestigasi.Net – Senin, 11 Maret 2024. “Raja Hutan (Harimau Sumatra) membuat onar lagi, kali ini menerkam manusia warga Pekon Sumber agung, Kecamatan Suoh, Kabupaten Lampung Barat dan korban bernama Samanan dan kali ini masih beruntung masih bisa diselamatkan dan kini korban luka-luka di-kepalanya dan kini sedang dirawat Puskesmas Suoh, Senin, 11 Maret 2024.

” Sebelumnya, dibulan Februari 2024 yang lalu, Raja hutan menelan korban yang pertama warga Pekon Sumber agung, Kecamatan Suoh juga dan yang kedua Warga Pekon Hantatai, Kecamatan Bandar Negeri Suoh, dan kedua korban yang pertama dan kedua diketemukan warga sudah meninggal dunia dan diantaranya ada organ tubuhnya tidak utuh lagi dan diduga telah dimakan pemangsanya “.

” Sebagaimana informasi yang dihimpun awak Media DPC. PPWI dan Biro Media Investasi.net Lambar bahwa, setelah warga melihat korban di Puskesmas Suoh, warga menjadi gram sehingga berduyun-duyun mendatangi Kantor/Pos TNBBS di-Pekon Gunung Ratu Suoh dan membakar Pos TNBBS dimaksud pada sore hari Senin 11 Maret, meluruskan tanggal yang disebut warga pada vidio dibawah ini bukan tanggal 9 melainkan tanggal 11 Maret 2024 sore hari Senin “, ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

” Sebagaimana informasi yang didapat awak media Investigasi.net, dari narasumber yang juga enggan disebutkan namanya, bahwa Harimau Sumatra itu tidak boleh di-bunuh atau di-tembak mati, namun anehnya Polhut atau BKSDA tidak punya, tidak memiliki Senapan bius untuk menangkap Harimau dimaksud, dan mereka hanya mengandalkan Perangkap “, ujar narasumber, 11 Maret 2024.

” Adapun pesan dan harapan tokoh masyarakat yang disampaikan melalui Media Investigasi.net, agar hendaknya Dinas terkait terutama BKSDA untuk segera menangkap Harimau sumatera dimaksud, karena bila tidak bisa dimungkinkan korban bisa bertambah, namun harapan si jangan dan bila tidak segera ditangkap jangan salahkan warga, tandasnya, Senin, 11 Maret 2024 .

Media Investigasi.net.
Abdul Muis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *