DKI Jakarta

Pipa PDAM Jebol di Jalan Raya Jatiwaringin, Pondok Gede: Lalu Lintas Tersendat, Warga Terdampak

234
×

Pipa PDAM Jebol di Jalan Raya Jatiwaringin, Pondok Gede: Lalu Lintas Tersendat, Warga Terdampak

Sebarkan artikel ini

Dokumentasi Foto Diambil dari SS Vidio Amatir Warga yang menunjukan Pipa PDAM Jebol di Jalan Raya Jatiwaringin, Pondok Gede

 

Bekasi, MediaInvestigasi.Net – (17 Juni 2025) Sebuah pipa saluran air milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dilaporkan jebol di Jalan Raya Jatiwaringin, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, pada Selasa pagi (17/6). Peristiwa ini mengakibatkan genangan air meluas ke badan jalan dan menghambat arus lalu lintas di jalur utama penghubung Jakarta–Bekasi tersebut.

 

Kejadian berlangsung sekitar pukul 06.30 WIB. Air menyembur deras dari bawah permukaan aspal, diduga berasal dari pipa utama berdiameter besar yang sudah tua dan mengalami kebocoran. Pipa tersebut diketahui merupakan jenis pipa besi tua yang telah digunakan sejak era proyek pengembangan infrastruktur pada awal tahun 2000-an.

 

“Pipa ini sudah cukup lama dipakai dan kemungkinan besar tidak kuat menahan tekanan air. Kami menduga kebocoran terjadi akibat keausan alami,” ujar seorang petugas teknis PDAM Tirta Patriot yang tengah melakukan perbaikan di lokasi.

 

Ledakan kecil sempat terdengar sebelum air memancar deras, membuat jalanan licin dan menyebabkan antrean panjang kendaraan di kedua arah. Sejumlah pengendara motor terlihat kesulitan melewati genangan, sementara kendaraan roda empat terpaksa melambat untuk menghindari kerusakan.

 

Warga sekitar juga mulai merasakan dampak langsung. “Air di rumah saya sudah mati sejak pagi. Padahal kami sedang butuh untuk kebutuhan harian,” kata Ebo (46), warga Jatiwaringin.

 

Tim PDAM dibantu Dinas Bina Marga dan aparat kepolisian sudah berada di lokasi sejak pagi untuk melakukan penanganan. Pihak kepolisian mengatur lalu lintas dan mengarahkan kendaraan ke jalur alternatif agar kemacetan tidak meluas.

 

PDAM mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk menampung air sementara dari sumber cadangan dan menyampaikan bahwa perbaikan diperkirakan memakan waktu hingga malam hari.

 

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Pipa lama tersebut akan kami evaluasi dan kemungkinan akan diganti secara bertahap dengan material baru yang lebih tahan tekanan,” tutup pihak PDAM.