Padang, Mediainvestigasi.net – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kembali merilis peringatan dini cuaca ekstrem untuk periode 24–26 November 2025.
Dua provinsi—Sumatera Barat dan Sumatera Utara—diprediksi akan diguyur hujan lebat hingga sangat lebat, bahkan disertai angin kencang di beberapa wilayah.
Cuaca tiga hari ke depan bukan sekadar hujan biasa. Intensitasnya cukup tinggi sehingga berpotensi memicu banjir, banjir bandang, pohon tumbang, hingga longsor, terutama di daerah dataran tinggi dan wilayah padat aliran sungai.
Prakiraan Cuaca Ekstrem per Wilayah
- Sumatera Barat
- 24 November: Hujan Lebat – Sangat Lebat
- 25 November: Hujan Lebat – Sangat Lebat
- 26 November: Hujan Lebat – Sangat Lebat
- Sumatera Utara
- 24 November: Hujan Lebat – Sangat Lebat + Angin Kencang
- 25 November: Hujan Lebat – Sangat Lebat + Angin Kencang
- 26 November: Hujan Lebat – Sangat Lebat + Angin Kencang
Kondisi ini membuat banyak wilayah berpotensi mengalami cuaca ekstrem dalam durasi yang cukup panjang.
Apa yang Harus Dilakukan Masyarakat?

Ilustrasi Peringatan Dini Cuaca (Foto: generate by AI)
Karena intensitas hujan diprediksi sangat tinggi, warga diimbau untuk lebih waspada dan membatasi aktivitas di luar ruangan. Berikut langkah antisipasi yang direkomendasikan:
1. Hindari aktivitas luar ruangan saat hujan atau angin kuat
Jika tidak mendesak, lebih baik menunda perjalanan. Visibilitas buruk dan angin kencang dapat meningkatkan risiko kecelakaan.
2. Waspada bagi warga di daerah rawan banjir & longsor
- Periksa dan bersihkan saluran air di sekitar rumah
- Simpan barang penting di tempat aman dan lebih tinggi
- Siapkan tas darurat berisi dokumen penting, obat, lampu senter, dan kebutuhan dasar
- Pastikan semua anggota keluarga tahu jalur evakuasi
3. Pantau info resmi BMKG secara berkala
Update cuaca bisa berubah cepat. Dengan memantau informasi langsung dari BMKG, tindakan penyelamatan bisa dilakukan lebih cepat dan tepat.
4. Hindari area berisiko
Seperti sungai, tebing, jalan licin, atau lokasi dengan pohon besar yang rawan tumbang.
Kenapa Cuaca Ekstrem Bisa Terjadi?
Pada periode ini, beberapa faktor meteorologis seperti peningkatan aktivitas konvektif, pertemuan angin (konvergensi), serta kelembapan tinggi di lapisan udara membuat potensi awan hujan tebal meningkat.
Inilah yang memicu hujan ekstrem dan angin kencang di sebagian besar wilayah Sumatera.
Tetap Waspada, Tetap Aman
Cuaca ekstrem bukan sesuatu yang bisa dianggap enteng. Dengan persiapan yang baik dan sikap waspada, risiko dapat ditekan seminimal mungkin.
Informasi resmi selengkapnya dapat dicek di situs BMKG.***










