Menu

Mode Gelap

Berita

Masyarakat Desa Tataba Kecamatan Buko Keluhkan Tiap Hari Mati Listrik Tanpa Ada Penjelasan Dari Pihak Manejemen PLN 

badge-check


					Masyarakat Desa Tataba Kecamatan Buko Keluhkan Tiap Hari Mati Listrik Tanpa Ada Penjelasan Dari Pihak Manejemen PLN  Perbesar

Masyarakat Desa Tataba Kecamatan Buko Keluhkan Tiap Hari Mati Listrik Tanpa Ada Penjelasan Dari Pihak Manejemen PLN 

Banggai Kepulauan Sulawesi Tengah, MediaInvestigasi.Net – Tokoh masyarakat Desa Tataba Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan Provinsi Sulawesi Tengah yang akrap di sapa Bung Hudar mengeluhkan  tentang kinerja pihak manejemen Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang setiap Hari Mati Listrik.

Pasalnya, kata Bung Hudar entah apa penyebabnya hingga listrik mati hidup, ini telah terjadi sejak bulan suci ramadhan 2024 hingga sampsi saat ini. Parahnya lagi tanpa ada keterangan dari pihak manejemen PLN, kepada masyarakat yang juga merupakan pelanggang, bahwa apa penyebabnya arus listrik mati hidup sejak bulan bulan suci ramadhan hingga sampai saat ini,”ungkapnya.

Dimana Bung Hudar, dengan tegas mengatakan, bahwa dirinya mengeluh padamnya listrik dari PLN secara tiba-tiba setiap hari, kalau tidak subuh di waktu magrib bahkan di saat hendak makan. Parahnya lagi dirinya menjelaskan, bahwa dampak mati hidupnya lampu setiap hari itu juga menyebakan sejumlah masyarakat mengeluhkan terkait kerusakan alat elektronik, seperti Leptop, Kulkas, Tv spiker HP dan lain-lain. Namun, itu bukan kerugian dari pihak manejemen PLN, melainkan kerugian yang harus dialami masyarakat ssbagai pelanggang, “tegasnya.

Parahnya lagi Bung Hudar yang merupakan Tokoh masyarakat desa tataba kecamatan buko juga menjelaskan, bahwa selama kejadian mati hidunya lampu tak satulun dari pihak manejemen PLN menjelaskan kepada masyarakat/pelanggan apa penyebabnya hidup mati listrik tersebut,”tuturnya.

Bung Hudar juga dengan tegas meminta kepada Menteri BUMN agar dapat mengevaluasi serta memberhentikan pihak manejemen dari Perusahaan Litrik Negara (PLN) di kabupaten banggai kepulauan yang di nilai tak mampu mengelola listrik yang merupakan tanggung jawabnya, bukan malah mematikan lampu tak beraturan tamnpa ada penjelasan yang jelas, “tutupnya.

(Ketua Investigasi Indinesia (Nasional) **** La Omy La Tua).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Parade Militer Kelompok Separatis Azawad di Aljazair Picu Ketegangan Baru dan Sorotan Internasional

2 Juni 2026 - 10:45 WIB

Gelar Penanaman Jagung Serentak di Desa Pulau Palas demi Dukung Swasembada Pangan

2 Juni 2026 - 10:41 WIB

Polemik Film Dokumenter “Pesta Babi”: Antara Keterbukaan Informasi, Pelindungan Data Pribadi, dan Konflik Agraria Papua

2 Juni 2026 - 10:35 WIB

Trending di Berita