Ketua Investigasi Nasonal LPK GPI Minta Pemda Pulau Taliabu Agar Tidak Mati Suri Soal Kebakaran Hutan Lahan Di Wilayah Kecamatan Taliabu Barat Laut

- Penulis

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Dokumentasi La Omy La Tua Lokasi Kebakaran Hutan Lahan Desa Nggele Wilayah Kecamatan Taliabu Barat Laut

Taliabu Provinsi Maluku Utara, Media Investigasi.net, Ketua Invesrigasi Nasional Lembaga Perlindungan Konsumen Gerakan Perubahan Indonesia (LPK GPI), La Omy La Tua, tegas minta Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Taliabu agar peduli atas musibah Kebakaran Hutan Lahan yang melanda Di Wilayah Kecamatan Taliabu Barat Laut ribuan pohon cengkih serta tanaman lainnya milik masyarakat tani, Desa Beringin Jaya, Desa Salati, dan Desa Onemay , Desa Nggele hangus terbakar atas ke ganasan api Si Jago merah, ungkapnya.

Dimana Ketua Invesrigasi Nasional Lembaga Perlindungan Konsumen Gerakan Perubahan Indonesia (LPK GPI), La Omy La Tua, menyampaikan bahwa kobaran api yang melanda Desa Beringin Jaya,Desa Salati dan Desa  Onemay, Nggele menghaguskan ribuan pohon cengkih hangus terbakar petani Taliabu barat laut menangis Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Taliabu harus peduli dan salurkan bantuan menurutnya Tragedi kebakaran lahan yang menghanguskan ribuan pohon cengkih milik petani di wilayah Taliabu Barat Laut, termasuk Desa Beringin Jaya dan Desa Salati, Desa Nggele sekitarnya, merupakan pukulan yang juga melumpuhkan ekonomi masyarakat petani yang ada di wilayah Kecamatan Taliabu Barat Laut

Ketua Invesrigasi Nasional Lembaga Perlindungan Konsumen Gerakan Perubahan Indonesia (LPK GPI), La Omy La Tua, juga menyatakan bahwa Tragedi kebakaran lahan yang menghanguskan ribuan pohon cengkih milik petani di wilayah Taliabu Barat Laut ini sangat berat dan menyisakan duka mendalam bagi masyarakat setempat berdasarkan hasil Investigasi di lapangan berdasarkan keterangan warga atas catatan rekam peristiwa di wilayah tersebut, mengatakan bahwa insiden kebakaran besar yang membakar tanaman cengkih produktif milik warga di area Taliabu Barat Laut pernah menjadi sorotan serius dan bila perlu Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Taliabu menaikan status Tragedi kebakaran yang menimpa lahan masyarakat tadi yang menghanguskan ribuan pohon cengkih milik petani di wilayah Taliabu Barat Laut, termasuk Desa Beringin Jaya, Desa Salati dan Desa Onemay Desa Nggele dalam kurung kurang lebih satu minggu menjadi status Darurat, tegasnya.

Baca Juga :  Jaga Stabilitas Pangan Jelang Lebaran, Polres Banggai Kepulauan Intensifkan Pengawasan Ketat Fluktuasi Harga Sembako

Berikut adalah beberapa catatan detail penting di lapangan terkait riwayat bencana kebakaran perkebunan cengkih yang pernah melanda kawasan Desa Beringin Jaya, Desa Salati dan Desa Nggele terkait kronologi & dampak kerusakan:l kebakaran hebat sempat melanda area perkebunan perkampungan seperti Dusun Air Sara, Desa Beringin Jaya, ujar. La Omy La Tua.

Ketua Invesrigasi Nasional Lembaga Perlindungan Konsumen Gerakan Perubahan Indonesia (LPK GPI), La Omy La Tua, juga mengatakan bahwa amukan si jago merah yang dipicu angin kencang merembet dengan cepat ke lahan sekitar hingga menghanguskan lebih dari 2.000 pohon cengkih siap panen milik belasan kepala keluarga petani.

Adapun penyebab utamanya berdasarkan keterangan warga sebagian besar kasus kebakaran kebun ini dipicu oleh aktivitas pembersihan lahan secara tradisional (membakar sisa tebangan kayu/semak) yang tidak terkontrol saat angin bertiup kencang di tambah kondisi cuaca yang kering membuat bara api melompat dengan mudah ke perkebunan kelapa atau cengkih milik tetangga.

Sehinggah degan hal tersebut, Ketua Invesrigasi Nasional Lembaga Perlindungan Konsumen Gerakan Perubahan Indonesia (LPK GPI), La Omy La Tua, juga minta Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Taliabu agar menetapkan status darurat karena masalah kebakaran lahan kebun di Taliabu Barat Laut masih terus membayangi masyarakat sampai saat ini.

Apalagi Tragedi kebakaran lahan yang menghanguskan ribuan pohon cengkih milik petani di wilayah Taliabu Barat Laut bagi masyarakat Taliabu, pohon cengkih bukan sekadar tanaman biasa, melainkan tumpuan hidup utama untuk membiayai pendidikan anak dan kebutuhan keluarga. Kehilangan ribuan pohon sekaligus berarti kehilangan sumber pendapatan jangka panjang.

Sehinggah Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Taliabu maupun Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan Pusat kiranya dapat membantu kesulitan para petani yang terdampak membentuk posko darurat atau lembaga penyalur bantuan agar petani yang terdampak bisa terbantu.

Baca Juga :  BKN Imbau Masyarakat Waspadai Hoaks dan Penipuan yang Mengatasnamakan Pejabat BKN

Ketua Invesrigasi Nasional Lembaga Perlindungan Konsumen Gerakan Perubahan Indonesia (LPK GPI), La Omy La Tua, juga tegas minta penegak hukum agar melakukan Investigasi agar dapat menangkap pelaku dalang pembakaran hinggah menghanguskan ribuan pohon cengkih di wilayah Kecamatan Taliabu Barat Laut

Apalagi sangat jelas sesuai degan Instruksi Presiden Nomor 11 Tahun 2026 tentang Penguatan Penegakan Larangan Pembukaan Lahan dengan Cara Membakar dan Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan, yang mana pemerintah secara khusus memperketat ruang bagi siapa pun yang menyebabkan kebakaran, baik karena kesengajaan maupun akibat kelalaian (kealpaan). dan apabila terjadi kebakaran akibat kelalaian atau kurangnya kehati-hatian, penegakan hukum akan berlapis menggunakan pasal-pasal pidana, perdata, dan administratif dari undang-undang terkait maka pelaku akan di kenakan sanksi Pidana Berlapis atas Kelalaian

Meskipun pelaku berkilah tidak di lakukan degan sengaja atau kelalaian yang menyebabkan kebakaran maka tetap dijerat hukum pidana berdasarkan KUHP Lama (Pasal 188) & UU 1/2023 (Pasal 311) seseorang yang karena kealpaannya menyebabkan kebakaran yang mendatangkan bahaya bagi nyawa atau barang, diancam pidana penjara paling lama 5 tahun, tutupnya.

Tim Investigasi Indonesia Nasional ***

Penulis : La Omy La Tua

Editor : La Omy La Tua

Sumber Berita: Masyarakat Desa Onemay Kecamatan Taliabu Barat Laut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua LPK GPI Maluku Utara Minta Perusahaan Tambang di Taliabu Bantu Warga Tangani Karhutla di Taliabu
Masyarakat TBL Menangis Atas Tragedi Kebakaran Ribuan Pohon Cengkih Bupati Pulau Taliabu, Sashabila Widya Lufitalia Mus Malah Asik Tinggal Di Jakarata
Musibah Ganda Menimpah Wilayah Kecamatan TBL Pulau Taliabu Ribuan Cengkih Hangus Tak Sisa Pipa PDAM Terbakar Mayarakat Kewalahan Air Bersih
Pemkab Tapanuli Tengah Ikuti Jaksa Sahabat Pendidik, Perkuat Sinergi Hukum dan Pendidikan Bersama Kejari Sibolga
Masuki Hari ke-10 Tanggap Darurat, DLH Tapteng Intensifkan Pembersihan Sampah Pascabencana di Tukka dan Badiri
Tepati Janji, Bupati Tapteng Gerakkan 2 Ekskavator Normalisasi Sungai Pascabanjir di Desa Mela I dan Desa Mela II
Bandar Lampung Jadi Panggung Dunia, 19 Tahun PPWI Tegaskan Kekuatan Pewarta Warga untuk Perdamaian
Padang Pariaman Koleksi 54 Medali Dihari Keempat Porprov XVI Sumbar
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 02:05 WIB

Ketua LPK GPI Maluku Utara Minta Perusahaan Tambang di Taliabu Bantu Warga Tangani Karhutla di Taliabu

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:10 WIB

Masyarakat TBL Menangis Atas Tragedi Kebakaran Ribuan Pohon Cengkih Bupati Pulau Taliabu, Sashabila Widya Lufitalia Mus Malah Asik Tinggal Di Jakarata

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:58 WIB

Musibah Ganda Menimpah Wilayah Kecamatan TBL Pulau Taliabu Ribuan Cengkih Hangus Tak Sisa Pipa PDAM Terbakar Mayarakat Kewalahan Air Bersih

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Ketua Investigasi Nasonal LPK GPI Minta Pemda Pulau Taliabu Agar Tidak Mati Suri Soal Kebakaran Hutan Lahan Di Wilayah Kecamatan Taliabu Barat Laut

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Masuki Hari ke-10 Tanggap Darurat, DLH Tapteng Intensifkan Pembersihan Sampah Pascabencana di Tukka dan Badiri

Berita Terbaru