Menu

Mode Gelap

Berita

Kepolisian Resor Bangkep Melaksanakan Patroli Ke Sejumlah SPBU Di Bangkep Pastikan Stok BBM Distribusi Aman Sesuai Aturan

badge-check


					Kepolisian Resor Bangkep Melaksanakan Patroli Ke Sejumlah SPBU Di Bangkep Pastikan Stok BBM Distribusi Aman Sesuai Aturan Perbesar

Foto Dokumentasi Istimewa : Sat Reskrim Polres Banggai Kepulauan. 

Banggai Kepulauan, Provinsi Sulawesi Tengah, Media Investigasi.net, Kepolisian Resor Banggai Kepulauan melalui jajaran Sat Reskrim Polres Banggai Kepulauan menindaklanjuti informasi yang beredar di media sosial dan media online terkait dugaan antrean jerigen bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, bergerak cepat melakukan patroli dan pengecekan langsung ke sejumlah SPBU di wilayah hukum Polres Bangkep pada hari Senin tanggal, 16 Februari 2026.

Dimana langkah jajaran Sat Reskrim Polres Banggai Kepulauan melakukan Patroli ke sejumlah SPBU di Kabupaten Banggai Kepulauan adalah untuk memastikan kelancaran distribusi serta keakuratan informasi yang diterima masyarakat serta memastikan  Stok BBM Distribusi Aman Sesuai Aturan.

Kepala Kepolisian Resor  (Bangkep), AKBP Ronaldus Karurukan, S.I.K., secara melalui Kasat Reskrim AKP Nanang Afrioko, S.H., M.H., menjelaskan bahwa tim yang dipimpin oleh Kanit Pidum Aiptu Yosias Yembenge, S.H., bersama unit Intelijen telah melakukan verifikasi faktual di SPBU Seasa (Kecamatan Bulagi), SPBU Tinangkung, dan SPBU Liang dan langsung melakukan koordinasi dengan para pengawas dan manajer SPBU untuk mengklarifikasi isu kelangkaan serta dugaan prioritas pengisian jerigen, ujarnya.

Kepada awak media di Kabupaten Banggai Kepulauan, Kasat Reskrim AKP Nanang Afrioko, S.H., M.H., juga mengatakan bahwa dari hasil pantauan di SPBU Seasa, petugas menemukan bahwa stok BBM jenis Pertalite dan Solar masih tersedia dan mencukupi yang mana pengawas SPBU juga menyatakan bahwa pengisian jerigen hanya dilayani bagi warga yang mengantongi surat rekomendasi resmi dari dinas terkait atau pemerintah desa.

“Mengenai Informasi bahwa adanya antrean panjang dan prioritas jerigen di SPBU pada sejumlah kendaraan pribadi ditegaskan tidak benar, karena petugas tetap mendahului pengisian kendaraan langsung” tegasnya.

Hal yang sama juga ditemukan di SPBU Tinangkung dan SPBU Liang dan SPBU Tinangkung, sistem distribusi sudah menggunakan barcode dengan kuota maksimal 120 liter per kendaraan, yang secara sistem menolak penggunaan ganda untuk satu mobil, sementara di SPBU Liang, operasional berjalan normal setiap hari tanpa adanya antrean panjang maupun kelangkaan, dengan pengisian jerigen yang tetap mengacu pada regulasi yang berlaku.

Kasat Reskrim AKP Nanang Afrioko, S.H., M.H., juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus memantau aktivitas di seluruh SPBU untuk mencegah adanya praktik penyalahgunaan distribusi BBM subsidi dan berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, informasi mengenai kelangkaan dan antrean tidak beraturan tersebut tidak sesuai dengan kondisi riil.

“Stok BBM di wilayah Bangkep saat ini masih dalam kondisi aman dan terkendali,” tambahnya”

Melalui kesempatan Kepolisian Resor Banggain Kepulauan melal

mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya terkait degan hal tersebut, Kepolisian Resor Banggai Kepulauan berkomitmen untuk mengawal distribusi BBM subsidi agar tepat sasaran dan mengajak pengelola SPBU untuk terus konsisten mengikuti standar operasional prosedur (SOP) yang ditetapkan oleh PT Pertamina, tutupnya.

Ketua Investigasi Indonesia Nasional **** La Omy La Tua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Apresiasi Kinerja Jajaran, Kapolres Tapteng Berikan Penghargaan Kepada Personel Berprestasi

1 Juni 2026 - 19:47 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Pelangiran Pantau Perkembangan Tanaman Terong dan Cabai di Desa Tagagiri Tama Jaya

1 Juni 2026 - 19:43 WIB

Pemkab Tapanuli Tengah Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Dandim 0211/TT Bertindak sebagai Pembina Upacara

1 Juni 2026 - 19:40 WIB

Trending di Berita