Berita

Kepala Desa Senyubuk tanggapi keluhan warga, Permasalahan Pengantian tempat sumber air.

627
×

Kepala Desa Senyubuk tanggapi keluhan warga, Permasalahan Pengantian tempat sumber air.

Sebarkan artikel ini

Foto : Lokasi Permasalahan Pengantian tempat sumber air.

MediaInvestigasi.Net –  Kelapa – kampit, ” Terkait pemberitaan sebelumnya perihal Pengadaan tempat sumber air bagi kebutuhan warga dusun selindang desa senyubuk yang mana pengerjaannya di take dari Contract Change Order (CCO) SPAM th 2023 – Proyek Perluasan jaringan pemipaan.

Pihak desa Dodi hidayah selaku kepala desa Senyubuk telah menanggapi hal keluhan warga permasalahan tempat, sepulangnya dari dinas luar daerahnya pada jumat sore menyikapi dengan mengadakan pertemuan untuk musyawarah kelanjutan program itu guna membahas perihal tersebut.

Adapun pertemuan itu di hadiri perangkat desa, BPD dan Masyarakat dusun selindang pada jumat malam, 19.30 wib 22/12/23 lalu.

Dari informasi yang di himpun awak media, menanyakan hasil dari pertemuan musyawarah itu Dodi menyebutkan ” Kini tunggu berita acaranya jawab singkatnya via whatups saat di hubungi.

Selanjutnya, saat di temuai langsung awak media di kediamannya Dodi menyebutkan perihal untuk ganti kerugian dalam bentuk pembangunan di desanya untuk desa senyubuk belum pernah sama sekali dan lanjutnya untuk penggantian tetap mengikuti Nilai Jual Objek Pajak, (NJOP), hal tersebut pernah di tanya ke Badan Keuangan Daerah (BAKUDA), Beltim pungkasnya. “Kalo ade kena bangunan, pagar ganti pagar pelat deker ganti pelat deker jelasnya.”

Lanjutnya dari sisi lain pengerjaan itu belum selesai, “Dia menyebutkan belum dapat air mengalir ke tanki kondisi pipa masih terputus ada lima sudut pipa belum tersambung dan serah terima kontraktor ke Dinas PUPR belum ada pungkasnya.”

“Saat di konfirmasi Pak Dodi selaku kades sebelumnya telah menyetujui Penggantian itu dengan nilai yang telah di sepakati ?”

Adapun pertanyaan itu, Dia membenarkan keputusan itu, ” Tak masalah dengan nilai penggantian sebutnya.

“Prosedur di akhir setelah ini selesai, dan perencanaan program ini nak gimane luasnya pula.
Kita selesaikan, ” untuk awal tetap kita selesaikan setengah dulu ujarnya. ” Belum bisa menyelesaikan sepenuhnya karena pembangunannya belum selesai dan belum ada serah terima ungkapnya.

Diketahui ungkapnya, tentang hal itu sudah ada setengah nilai transaksi penggantian itu sebelumya pada warganya itu .

Kemudian Dia mengatakan setelah jadi aset desa tempat itu akan di pagar atau di talud, program lanjutan akan di anggarkan 2024 nanti.

“Adapun kelanjutannya nanti perihal tempat itu kalo tidak ada kendala masalah dari pemilik tempat ke masyarakat. “Aman, Pungkasnya.”

Sementara seorang warga weby pemilik tempat saat di konfirmasi berharap penggantian tempatnya agar cepat di selesaikan, sebutnya minggu 24/12/23.

Harapan tersebut di sampaikannya berdasarkan kesepakatan sebelumnya. Dia menyebutkan hal itu di tandai kesepakatan setujuh karena sudah adanya transaksi penggantian pada tempat itu sebelumnya katanya.

Dan sekarang masih menagih sisa dari penggantian itu, ” itu sudah komitmen dari awal sebutnya luasan tempat itu lima belas meter persegi. Kesepakatan awalnya itu hanya sebatas kolam itu saja tidak ada penambahan pungkasnya.

Bentuk dari penggantian itu di rincikannya karena lahan ini awalnya hutan,amau bukan langsung bisa pembuatan kolam air, kerjanya cukup lama karena kondisi awal lahan hutan kayu yang harus di bersihkan dengan alat berat besar dan alat berat mini, ada dua kali pemakaian alat dilokasi itu jelasnya. ”

Lanjutnya bila nanti ada kelanjutan proyek pengerjaan pengalian dan pendalaman kolam sumber air itu, “sebutnya untuk membuang tanah galian itu, untuk pendalaman gak akan jadi masalah nanti disini aku yang ngatur tanah galian itu harusnya di buang kemana,”ujarnya.

Dia mengatakan tidak akan melepaskan tanggung jawab karena sebagian dari tanah inikan sekitar kolam itu masih tanahnya,jadi akan mengatur pembuangan galiannya nanti. tidak akan masalah tentang hal itu. ” dalam pengerjaannya nanti aku yang ngatur tidak akan melepaskan tanggung jawab di sini nanti, masalah tanah pembuangan itu jangan di pikirkan nanti aku yang mengatur pembuangannya,”tutupnya.

 

( red/ iws)**