Kemendagri Dukung Penguatan Kebijakan Sampah Menuju Transisi Energi

- Penulis

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama usai rapat SIPA Legacy and Way Forward: Pengelolaan Sampah Hulu-Hilir dan Kontribusi pada Transisi Energi. (Dok. Istimewa)

Foto bersama usai rapat SIPA Legacy and Way Forward: Pengelolaan Sampah Hulu-Hilir dan Kontribusi pada Transisi Energi. (Dok. Istimewa)

MEDIAINVESTIGASI.NET – Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri turut memperkuat kebijakan dan implementasi pengelolaan sampah berkelanjutan di Indonesia, khususnya melalui pengembangan Waste-to-Energy (WtE) dan Refuse-Derived Fuel (RDF) sebagai jembatan antara sektor persampahan dan agenda transisi energi nasional.

Melalui rapat SIPA Legacy and Way Forward: Pengelolaan Sampah Hulu-Hilir dan Kontribusi pada Transisi Energi yang dilaksanakan secara hybrid, Kamis (2/7) di Ruang Benny S. Muljana (BSM), Kementerian PPN/Bappenas.

Rapat tersebut dibuka oleh Deputi Bidang Infrastruktur dan dihadiri oleh Direktur Sistem dan Strategi Penyelenggaraan Infrastruktur Cipta Karya Kementerian PU, perwakilan Kemendagri, KLH, Kementerian ESDM, LH Provinsi DKI Jakarta dan Kadis LH Cilacap. Dari Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri diwakili oleh Perencana Ahli Muda, Anita Putri Rahayu.

Program Sustainable Infrastructure Programme in Asia (SIPA) merupakan kerja sama Kementerian PPN/Bappenas dengan United Nations Development Programme (UNDP) Indonesia sejak 2024, diinisiasi oleh United Nations Development Programme (OECD). Program ini menghadapi tantangan yang masih perlu ditindaklanjuti, aspek kebijakan/kelembagaan, kelayakan model bisnis, kesiapan infrastruktur, dan kepastian permintaan dari sektor industri sebagai pengguna akhir, sehingga capaian SIPA diposisikan bukan sebagai keluaran proyek yang berhenti begitu saja, melainkan sebagai basis referensi kebijakan (evidence-based policy) yang perlu terus dimanfaatkan pasca berakhirnya program.

Pada sesi Executive Dialog, disampaikan bahwa Kementerian ESDM yang telah memiliki unit organisasi baru (direktorat energi baru) khusus menangani isu sampah menjadi energi, dengan fokus utama mengatasi kondisi darurat sampah agar sampah yang tidak terolah menjadi tercecer ke sungai atau laut. Pendekatannya dibagi dua skala yaitu volume timbulan sampah dengan skala besar melalui PSEL dan skala menengah melalui pirolisis yang mampu mengolah semua jenis sampah asal telah melalui pengendapan dan pemilahan (plastik menjadi minyak pirolisis, sisanya jadi bahan bakar). Pirolisis menghasilkan empat produk bernilai ekonomi: biocharcoal, gas, minyak yang diturunkan menjadi nafta, dan minyak bakar. Saat ini, ada enam kota lain yang tengah disiapkan untuk skema pirolisis selain Benowo, dengan produk turunan seperti BBMT (Bahan Bakar Minyak Terbarukan).

Baca Juga :  Kemendagri Tekankan Pemanfaatan Hasil Evaluasi dalam Penyusunan RKPD Sumatera Selatan Tahun 2027

Sementara itu, Pemprov DKI Jakarta menyampaikan bahwa salah satu tantangan DKI adalah resistensi masyarakat terhadap istilah “sampah”, sehingga perlu diarahkan program dengan branding yang lebih positif, kemudia untuk offtaker gas metana sebagai pengganti LPG yang masih terkendala regulasi. Sampah organik (dahan dan daun yang dicacah jadi kompos) melimpah namun belum memiliki offtaker yang memadai.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Komisi II DPR RI-Kemendagri Perkuat Sertifikasi Gratis dan Tata Kelola Sampah
PT. Taliabu Rimba Raya Mengelar Rapat Degan Pihak Kementrian DLH Dan Sejumlah Tokoh Pulau Taliabu Melalui Zoom Meting Berkaitan Kelengkapan izin Dokumen Andal dan RKL-RPL
Kemendagri Siapkan Platform Data Terintegrasi untuk Perkuat Penanganan Banjir
Kemendagri Matangkan Perubahan Permendagri 86/2017
Bukan Sekadar Wacana, Ini Bukti Nyata Kemendagri Perkuat Layanan Sampah
Ditjen Bina Bangda Salurkan 150 Set Tempat Sampah untuk Mendukung Pengelolaan Sampah di Kabupaten Bandung
Rindekraf Jadi Pedoman Pengembangan Ekonomi Kreatif Daerah
Kemendagri Ingatkan ASN: Jangan Terjebak Pola Kerja Rutin di Era AI
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:20 WIB

Komisi II DPR RI-Kemendagri Perkuat Sertifikasi Gratis dan Tata Kelola Sampah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

PT. Taliabu Rimba Raya Mengelar Rapat Degan Pihak Kementrian DLH Dan Sejumlah Tokoh Pulau Taliabu Melalui Zoom Meting Berkaitan Kelengkapan izin Dokumen Andal dan RKL-RPL

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:57 WIB

Kemendagri Siapkan Platform Data Terintegrasi untuk Perkuat Penanganan Banjir

Jumat, 2 Oktober 2026 - 06:21 WIB

Kemendagri Matangkan Perubahan Permendagri 86/2017

Jumat, 2 Oktober 2026 - 05:02 WIB

Bukan Sekadar Wacana, Ini Bukti Nyata Kemendagri Perkuat Layanan Sampah

Berita Terbaru