Foto Dokumentasi Istimewa : Prof. (HC) Dr. Drs. Akmal Malik, M.Si., CGRE, (Direktur Jendral Politik dan Pemerintahan Umum (Dirjen Polpum) Kemendagri).
Taliabu Provinsi Maluku Utara, Media Investigasi.net, Kisah kunjungan Direktur Jendral Politik dan Pemerintahan Umum (Dirjen Polpum) Kemendagri Prof. (HC) Dr. Drs. Akmal Malik, M.Si., CGRE, yang awalnya di sampaikan oleh Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Pulau Taliabu, Darmanto, beberapa saat lalu bahwa kujungan tersebut adalah kunjungan untuk memantau dan melihat kondisi Infrastruktur jalan, jembatan Likitobi maupun lokasi bandara Taliabu, namun fakta terbalik, kunjungan Dirjen Ke Kabupaten Pulau Taliabu itu hanya di fokuskan Sekolah saja dalam rangka untuk melihat melihat pemahaman wawasan kebangsaan anak – anak sekolah terhadap kebijakan pangan.
Dimana mana Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Pulau Taliabu, Darmanto sebelumnya dalam pernyataannya di publik Direktur Jendral Politik dan Pemerintahan Umum (Dirjen Polpum) Kemendagri, Prof. (HC) Dr. Drs. Akmal Malik, M.Si., CGRE, Ke Kabupaten Pulau Taliabu adalah meninjau seluruh kekuragan terkait kondisi Infrastruktur jalan, jembatan Likitobi maupun lokasi bandara Taliabu yang ternyata itu adalah pernyataan sesat yang hanya mengelabuhi masyarakat Kabupaten Pulau Taliabu terkait Bupati Kabupaten Pulau Taliabu, Sashabila Mus, 7 Bulan Tinggalkan Daerah.
Fakta mencuat Direktur Jendral Politik dan Pemerintahan Umum (Dirjen Polpum), Kemendagri, Prof. (HC) Dr. Drs. Akmal Malik, M.Si., CGRE, bahwa agenda yang telah diatur pemerintah daerah bahwa, dirinya akan berkunjung dan melihat kondisi jalan di wilayah Taliabu Selatan, jalan di janjakan Gunung sampe dan lokasi bandara Bobong di duga kuat hal tersebut sengaja diatur untuk mengelabuhi masyarakat Taliabu terkait Keberadaan Bupati Kabupaten Pulau Taliabu, Sashabila Mus, selama 7 Bulan Tinggalkan Daerah di Jakarta.
Namoak bahwa Direktur Jendral Politik dan Pemerintahan Umum (Dirjen Polpum), Kemendagri, Prof. (HC) Dr. Drs. Akmal Malik, M.Si., CGRE, kunjugannya tidak, sesuai tugas dan fungsi dirjen Polpum tidak bersentuhan sama sekali dengan pembangunan Infrastruktur fisik seperti jalan maupun jembatan.
Hal tersebut nampak saat dijelaskan Direktur Jendral Politik dan Pemerintahan Umum (Dirjen Polpum), Kemendagri, Prof. (HC) Dr. Drs. Akmal Malik, M.Si., CGRE, saat di wawancarai oleh salah satu awak media di Kabupaten Pulau Taliabu, Ufuktimur.com di halaman Rumah Jabatan Bupati, pada hari Kamis tanggal, 26 Februari 2026) malam kemarin.
Yang mana menurut Direktur Jendral Politik dan Pemerintahan Umum (Dirjen Polpum), Kemendagri, Prof. (HC) Dr. Drs. Akmal Malik, M.Si., CGRE, kunjungan tersebut itu hanya untuk melihat kemampuan wawasan kebangsaan anak – anak sekolah terhadap kebijakan pangan bukan untuk melihat kekurangan yang berkaitan degan Infrastruktur jalan, jembatan Likitobi maupun lokasi bandara Taliabu dan yanv lainya di Kabupaten Pulau Taliabu.
“Dan kita juga tadi kita sudah melihat terkaif kebijakan – kebijakan pemerintah Taliabu dalam mendukung program pemerintah pusat, saya mengapresiasi pemerintah Taliabu dalam mendorong masyarakat untuk menyiapkan kebutuhan – kebutuhan bahan – bahan untuk MBG,” ujar. Akmal Malik,, kepada wartawan.
Direktur Jendral Politik dan Pemerintahan Umum (Dirjen Polpum), Kemendagri, Prof. (HC) Dr. Drs. Akmal Malik, M.Si., CGRE, yang juga mantan Dirjen Otonomi Daerah (Otda), juga menyampaikan bahwa dirinya juga ikut membawa beberapa konsultan untuk mendorong pertanian yang tidak berbasis tanah, karenan kita melihat anak muda saat ini sudah mulai turun spiritnya untuk menanam di tanah sehinggahnya pihaknya sedang mendorong pertanian yang berbasis Smart Farming.
“Kenapa saya bawa tadi dari ITB dua orang dan dari Jogja juga untuk memperkenalkan teknologi baru sehingga kedepan wawasan kebangsaan anak – anak kita ini lebih berkembang sehingga mereka tidak hidup di Taliabu saja, bisa juga hidup di Jawa bahkan di luar negeri yang Teknologinya lebih maju,” Kata. Akmal Malik.
Direktur Jendral Politik dan Pemerintahan Umum (Dirjen Polpum), Kemendagri, Prof. (HC) Dr. Drs. Akmal Malik, M.Si., CGRE, juga mengatakan bahwa pihaknya lebih memperkenalkan teknologi pertanian dan ketahanan pangan sebagai salah satu bentuk pengembangan wawasan kebangsaan untuk memperkenalkan teknologi pertanian dan ketahanan pangan untuk pengembangan wawasan kebangsaan kedepan, tutupnya.
Ketua Investigasi Indonesia Nasional **** La Omy La Tua.











