Jakarta, Mediainvestigasi.net – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka awal pekan dengan langkah mantap.
Pada perdagangan Senin pagi (24 November 2025), IHSG terpantau menguat 0,29% ke level 8.438,89, naik 24,54 poin pada pukul 09.14 WIB.
Penguatan ini langsung memberikan angin segar bagi pelaku pasar yang sebelumnya sempat mencermati pergerakan indeks yang cenderung sideways.
Sejak pembukaan, IHSG sudah menunjukkan energi positif dengan dibuka di level 8.458,29.
Meski setelahnya sempat bergerak fluktuatif dan turun sedikit dari level pembukaan, arah indeks secara keseluruhan tetap mengarah ke zona hijau.
IHSG juga sempat menyentuh area tertinggi pagi ini di sekitar 8.466,87, menunjukkan adanya dorongan beli dari investor.
Sinyal Positif di Pagi Hari: Ada Apa di Baliknya?
Penguatan IHSG pagi ini tidak datang tanpa alasan. Beberapa faktor yang tampaknya memberi sentimen positif antara lain:
- Pemulihan sentimen global setelah rilis data ekonomi AS yang lebih soft dari perkiraan, sehingga tekanan dari dolar dan yield obligasi sedikit mereda.
- Kinerja emiten big caps terutama sektor perbankan, telekomunikasi, dan konsumsi mulai kembali menarik aliran dana investor.
- Optimisme menjelang penutupan bulan, di mana biasanya terjadi window dressing kecil-kecilan dari manajer investasi.
Secara teknikal, kenaikan IHSG pagi ini juga memperlihatkan bahwa support jangka pendek di level 8.400 masih cukup kuat menahan tekanan.
Pergerakan Masih Fluktuatif, Tapi Cenderung Menguat
Meskipun grafik intraday sempat menunjukkan penurunan tipis dari level tertinggi, koreksi tersebut masih tergolong normal.
IHSG bergerak dalam rentang yang sehat, dengan low sementara hanya mencapai sekitar 8.434,47.
Artinya, tekanan jual masih relatif ringan dan minat beli tetap terjaga. Pelaku pasar dapat menjadikan area 8.430 sebagai pivot point penting untuk sesi selanjutnya.
Arah IHSG ke Depan: Bisa Lanjut Rebound?
Melihat kekuatan buyer di awal perdagangan, peluang IHSG untuk melanjutkan penguatan hingga sesi siang cukup terbuka.
Katalis positif dari global yang mulai stabil, ditambah respons investor yang terlihat percaya diri, bisa mendorong IHSG bergerak menuju target jangka pendek di sekitar 8.450–8.470.
Namun, perlu tetap waspada. Volatilitas masih mungkin meningkat jika terjadi profit taking mendadak, terutama pada saham-saham unggulan yang dalam beberapa hari terakhir sudah mencatatkan kenaikan konsisten.
Investor tetap disarankan menjaga strategi dengan fokus pada saham-saham berfundamental kuat dan perhatikan level support penting.*** Rully Firmansyah














