Huntara Batang Anai Padang Pariaman ,Dinilai Terbaik di Sumatera Barat,Andre Rosiade Beri Apresiasi

- Penulis

Jumat, 23 Januari 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Huntara Batang Anai Padang Pariaman ,Dinilai Terbaik di Sumatera Barat,Andre Rosiade Beri Apresiasi

 

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

PADANG PARIAMAN.- Mediainvestigasi.net.- Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, memberikan apresiasi tinggi terhadap kualitas pembangunan Hunian Sementara (Huntara) di kawasan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman. Ia menilai Huntara tersebut layak huni dan menjadi salah satu yang terbaik di Provinsi Sumatera Barat.

Apresiasi itu disampaikan Andre saat meninjau langsung kesiapan Huntara Batang Anai yang progres pembangunannya telah mencapai sekitar 90 persen, Senin (19/1/2026). Peninjauan dilakukan bersama rombongan Komisi VI DPR RI, didampingi Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy, Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis, serta jajaran pimpinan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang terlibat dalam pembangunan.

Menurut Andre, pembangunan Huntara Batang Anai yang dilaksanakan oleh PT Nindya Karya bersama BUMN lainnya merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah pusat dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.

“Sebagai pimpinan Komisi VI DPR RI, kami mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh PT Nindya Karya dan BUMN lainnya. Huntara Batang Anai ini kami nilai sebagai salah satu Huntara terbaik di Sumatera Barat,” ujar Andre.

Ia menjelaskan, Huntara tersebut telah memenuhi arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dengan standar bangunan yang memadai dan mengedepankan kenyamanan penghuni. Di antaranya, tinggi atap bangunan mencapai tiga meter, dilengkapi plafon, kipas angin, kasur, lemari, serta fasilitas WiFi gratis.

“Dengan fasilitas tersebut, warga terdampak bencana dapat tinggal dengan aman, nyaman, dan bermartabat selama masa pemulihan,” tambahnya.

Selain hunian yang layak, kawasan Huntara Batang Anai juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung, seperti balai pertemuan warga, area bermain anak (playground), serta lapangan mini soccer. Andre menilai, kelengkapan fasilitas ini menunjukkan komitmen pemerintah pusat melalui BUMN sebagai garda terdepan dalam percepatan pemulihan daerah terdampak bencana.

Baca Juga :  Tiga Puluh Tahun, Nama Itu Masih Memanggil

Dalam kesempatan tersebut, Andre juga membuka peluang agar Huntara Batang Anai ke depan dapat ditingkatkan statusnya menjadi Hunian Tetap (Huntap). Namun demikian, realisasi rencana tersebut masih menunggu kejelasan status lahan yang saat ini merupakan aset Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V di bawah Kementerian Pekerjaan Umum.

Sementara itu, Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan pemerintah pusat, DPR RI, serta BUMN dalam pembangunan Huntara di wilayahnya. Ia menjelaskan bahwa Huntara Batang Anai terdiri dari 40 unit dan direncanakan untuk dikembangkan menjadi Huntap pada masa mendatang.

“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak. Saat ini sudah ada warga yang bersedia pindah dan menempati Huntara demi keselamatan dan kenyamanan mereka,” ujar Bupati.

Bupati juga mengungkapkan bahwa secara keseluruhan terdapat lima titik Huntara yang direncanakan di Kabupaten Padang Pariaman. Hingga kini, pembangunan telah terealisasi di dua lokasi, yakni Korong Asam Pulau, Nagari Anduriang, Kecamatan 2×11 Kayu Tanam yang telah rampung, serta Nagari Kasang, Kecamatan Batang Anai yang ditargetkan selesai dalam beberapa hari ke depan.

“Respons masyarakat sangat positif. Fasilitas yang tersedia dinilai lengkap dan memadai untuk mendukung kehidupan warga pascabencana. Bahkan, banyak warga yang sudah tidak sabar untuk segera menempati Huntara,” tutup Bupati.

Sebagai informasi, dua titik Hunian Sementara di Kabupaten Padang Pariaman tersebut direncanakan akan diresmikan dan mulai ditempati oleh warga pada Sabtu, 25 Januari 2026 mendatang.***

Editor ; Rafdy Guci 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Jual Beli Lapak Aset Pemda di Pasar Kayu Jati Capai Rp17 Juta, Warga Desak Pendataan Ulang
14 Tahun Mengabdi, D19DAYA Bersama KPK RI dan IPDN Perkuat Integritas dan Budaya Kerja ASN
Dipimpin Oleh Ipda Bowmen Saragih, Polres Sibolga Gelar Pelatihan Fungsi Reserse Narkoba.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pulau Taliabu Damrudin Rahman Tutup Kegiatan Pelatihan Penggunaan Aplikasi Bidang Pendidikan
Polda Riau Kerahkan Drone Pemadam Api Tangani Karhutla di Siak
Aliansi Petani Kelapa Desak DPRD Inhil Gelar RDP, Cari Solusi Konkret bagi Petani
npektorat Tapanuli Tengah, Pastikan Dugaan Pemotongan Jadup Kades Sibio-bio Tidak Benar
SDN 210 Sanrangeng Sulap Keterbatasan Jadi Taman Literasi dan Numerasi
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 15:56 WIB

Dugaan Jual Beli Lapak Aset Pemda di Pasar Kayu Jati Capai Rp17 Juta, Warga Desak Pendataan Ulang

Selasa, 8 September 2026 - 14:43 WIB

14 Tahun Mengabdi, D19DAYA Bersama KPK RI dan IPDN Perkuat Integritas dan Budaya Kerja ASN

Selasa, 8 September 2026 - 14:38 WIB

Dipimpin Oleh Ipda Bowmen Saragih, Polres Sibolga Gelar Pelatihan Fungsi Reserse Narkoba.

Selasa, 8 September 2026 - 14:25 WIB

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pulau Taliabu Damrudin Rahman Tutup Kegiatan Pelatihan Penggunaan Aplikasi Bidang Pendidikan

Senin, 7 September 2026 - 21:36 WIB

Aliansi Petani Kelapa Desak DPRD Inhil Gelar RDP, Cari Solusi Konkret bagi Petani

Berita Terbaru