Dugaan Jual Beli Lapak Aset Pemda di Pasar Kayu Jati Capai Rp17 Juta, Warga Desak Pendataan Ulang

- Penulis

Selasa, 8 September 2026 - 15:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Muhammad

TEMBILAHAN – Mediainvestigasi.net – Persoalan pengelolaan lapak di Pasar Kayu Jati menjadi sorotan setelah muncul keluhan dari masyarakat yang mempertanyakan mekanisme penyewaan tempat berjualan di kawasan pasar tersebut

​Beredar keluhan dari warga disampaikan melalui media sosial yang meminta perhatian Pemerintah Kabupaten Inhil. Dalam keluhan tersebut, warga mempertanyakan bagaimana lapak di Pasar Kayu Jati bisa disewakan, sementara masih terdapat pihak yang mengaku berjualan namun tidak memperoleh lapak.

​“Tolong perhatiannya di pasar Kayu Jati, Pak. Gimana ceritanya kok bisa lapak disewa? Tolong perhatiannya dari Pemda setempat. Yang tak jualan dapat lapak. Gimana ceritanya, emangnya pasar itu warisan?,” demikian isi keluhan yang beredar di media sosial.

​Keluhan tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai status lapak, mekanisme pendataan pedagang, serta dasar pengelolaan dan penyewaan tempat usaha di Pasar Kayu Jati.

​Jika lapak merupakan fasilitas pasar yang dikelola pemerintah daerah, masyarakat tentu berhak memperoleh informasi mengenai siapa yang berwenang mengelola, bagaimana prosedur mendapatkan lapak, serta apakah terdapat ketentuan resmi terkait sewa atau pengalihan penggunaan lapak.

​Persoalan lainnya adalah dugaan adanya ketidaksesuaian antara pedagang yang aktif berjualan dengan pihak yang mendapatkan atau menguasai lapak. Hal ini perlu diklarifikasi agar tidak menimbulkan kecemburuan maupun konflik antarpedagang.

​Pemerintah daerah melalui instansi terkait diharapkan segera memberikan penjelasan secara terbuka mengenai status Pasar Kayu Jati, data pedagang, jumlah lapak, mekanisme penempatan pedagang, serta dasar hukum apabila terdapat pungutan atau penyewaan lapak.
​Klarifikasi tersebut penting untuk memastikan pengelolaan pasar berlangsung transparan, tertib dan memberikan kesempatan yang adil bagi masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari aktivitas perdagangan.

​Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Perdagangan (DKUPP) Inhil, DR Trio Beni Putra menegaskan bahwa pihaknya telah mengeluarkan Surat Edaran untuk melakukan sensus pendataan pedagang secara menyeluruh.

Baca Juga :  100 Hari Memimpin Soppeng, Ini Deretan Gebrakan SUKSES

​”Langkah tegas melalui sensus massal ini memang dilakukan guna mengurai serta memotong mata rantai permasalahan tata kelola pasar di Inhil yang sudah cukup lama terjadi dan berlarut-larut,” ungkapnya kepada media ini, Selasa (8/9/2026).

​Melalui pendataan ini, DKUPP Inhil akan memvalidasi ulang para pedagang yang aktif berhak.
​”Sekaligus membersihkan pasar dari praktik calo, spekulan, dan oknum yang memindahtangankan aset daerah secara ilegal,” tegasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Lebih dari 150 Hektare Kebun Sawit Warga di Sungai Raya Dirusak Ando, Polisi Diminta Segera Tangkap Pelaku ‎
Kebakaran Kembali Melanda Lahan Perkebunan Cengkeh Milik Warga Desa Ufung, Taliabu Utara
Ketua Bhayangkari Cabang Pulau Taliabu Ny. Desy Adnan Wahyu Kunjungi Posko Darurat Karhutla TBL Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak
Setibanya Bupati Taliabu Sashabila L Mus Langsung Tinjau Posko Darurat Karhutla Di Taliabu Barat Laut Untu Memasrikan Wilayah Dampak
Bupati Batu Bara: Pendampingan BKN Bantu Kaderisasi ASN dan Atasi Keterbatasan SDM di Daerah
Pers Diduga Diusir dari Kantor DLH, AWIBB Tantang Pemkab Bekasi: Berani Periksa Kadis?
Akibat Karhutla Di Kabupaten Pulau Taliabu Meluas, Citra Puspasari Mus Bagi Peduli Salurkan Bantuan Ke Warga Tani Terdampak Di TBL
Uang Publik Dipertanyakan, Warga Dadok Tunggul Hitam Tuntut LPJ dan Audit Total
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 04:14 WIB

‎Lebih dari 150 Hektare Kebun Sawit Warga di Sungai Raya Dirusak Ando, Polisi Diminta Segera Tangkap Pelaku ‎

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Kebakaran Kembali Melanda Lahan Perkebunan Cengkeh Milik Warga Desa Ufung, Taliabu Utara

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Ketua Bhayangkari Cabang Pulau Taliabu Ny. Desy Adnan Wahyu Kunjungi Posko Darurat Karhutla TBL Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Setibanya Bupati Taliabu Sashabila L Mus Langsung Tinjau Posko Darurat Karhutla Di Taliabu Barat Laut Untu Memasrikan Wilayah Dampak

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Bupati Batu Bara: Pendampingan BKN Bantu Kaderisasi ASN dan Atasi Keterbatasan SDM di Daerah

Berita Terbaru