Gerak Cepat, Disparpora dan Satpol PP Tindaklanjuti Dugaan Pungli di Pantai Tiram

- Penulis

Kamis, 3 September 2026 - 07:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gerak Cepat, Disparpora dan Satpol PP Tindaklanjuti Dugaan Pungli di Pantai Tiram

 

PADANG PARIAMAN — Mediainvestigasi.net.- Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman bergerak cepat menindaklanjuti video yang beredar di media sosial terkait dugaan pungutan liar (pungli) terhadap pengunjung di kawasan objek wisata Pantai Tiram, Selasa (1/9/2026).

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Padang Pariaman, Anton Wira Tanjung, S.Pi., M.Si., bersama Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP Damkar) Rifki Monrizal, S.H., M.Si., turun langsung ke lokasi untuk memastikan informasi yang beredar sekaligus melakukan klarifikasi terhadap pihak-pihak yang mengetahui maupun diduga terlibat dalam persoalan tersebut.

Peninjauan lapangan itu juga melibatkan Kepala Satuan Polisi Air dan Udara (Kasat Polairud) Polres Padang Pariaman Iptu Marjanudin, unsur pemerintahan nagari, Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Tiram, wali korong, tokoh masyarakat serta masyarakat setempat.

Kehadiran tim gabungan tersebut merupakan bentuk respons pemerintah daerah terhadap informasi dan keluhan masyarakat mengenai adanya dugaan pungutan terhadap pengunjung di sepanjang kawasan Pantai Tiram.

Tim kemudian melakukan pengecekan langsung ke lokasi serta meminta keterangan dari sejumlah pihak untuk memperoleh gambaran yang utuh mengenai kejadian yang menjadi perhatian publik tersebut.

Salah seorang warga yang dimintai klarifikasi, Dedai (47), dalam pertemuan tersebut mengakui kesalahannya dan menyatakan tidak akan mengulangi perbuatan serupa.

Kepala Disparpora Padang Pariaman, Anton Wira Tanjung, menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak ingin ulah oknum merusak citra destinasi wisata yang selama ini terus dibangun dan dibenahi agar mampu meningkatkan kunjungan wisatawan.

Menurutnya, kawasan wisata harus mampu memberikan rasa aman, nyaman serta pelayanan yang baik kepada setiap pengunjung.

“Kalau ada masyarakat maupun anggota Pokdarwis yang melakukan tindakan kriminal, kita akan pantau. Jika terbukti, kita akan proses melalui Polres Padang Pariaman,” tegas Anton.

Baca Juga :  Meriah! Polres Dharmasraya Sambut Rombongan Pulang Basamo Nasional 2026 di Gerbang Sumbar

Ia menekankan, keberadaan Pokdarwis memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah mengembangkan potensi pariwisata daerah. Karena itu, seluruh anggota Pokdarwis dan masyarakat yang beraktivitas di kawasan wisata harus menjadi bagian dari upaya menciptakan suasana yang aman dan nyaman bagi wisatawan.

“Jangan sampai ada tindakan oknum yang kemudian membuat wisatawan takut atau enggan berkunjung. Kita ingin wisatawan datang dengan rasa nyaman,” ujarnya.

Pungutan Harus Memiliki Dasar yang Jelas

Selain memastikan kondisi di lapangan, pemerintah daerah juga mengingatkan bahwa setiap bentuk pungutan di kawasan wisata harus memiliki dasar hukum serta mekanisme yang jelas sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Kepala Satpol PP Damkar Padang Pariaman, Rifki Monrizal, mengatakan pihaknya akan melakukan pendalaman apabila ditemukan adanya pungutan yang tidak sesuai dengan aturan.

“Setiap pungutan harus memiliki dasar dan mekanisme yang jelas sesuai ketentuan. Kalau ditemukan pungutan yang tidak sesuai aturan, tentu akan kita dalami dan ditangani sesuai kewenangan,” tegasnya.

Menurut Rifki, langkah tersebut penting untuk memastikan kawasan Pantai Tiram tetap tertib sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan.

Bijak Bermedia Sosial

Dalam kesempatan itu, Anton juga mengingatkan masyarakat dan pengunjung agar bijak dalam menggunakan media sosial, terutama ketika menyampaikan informasi mengenai suatu kejadian.

Ia mengimbau agar setiap persoalan yang terjadi di lapangan terlebih dahulu dipahami secara utuh sebelum disebarluaskan kepada publik.

“Kita juga berharap pengunjung jangan terlalu cepat memposting ke media sosial karena akan berdampak pada pariwisata daerah secara keseluruhan,” katanya.

Anton menyadari bahwa media sosial memiliki pengaruh besar terhadap citra sebuah destinasi wisata. Informasi yang tidak disampaikan secara utuh berpotensi menimbulkan persepsi yang berbeda dan berdampak terhadap citra kawasan wisata.

Baca Juga :  Jalan Utama ke Jorong Lubuk Labu dan Sungai Limau Memprihatinkan, Visi-Misi Bupati Dharmasraya Dipertanyakan

“Bahkan cenderung framing. Kejadian tidak sedramatis yang diposting. Mari bersama-sama bijak di media sosial,” ujarnya.

Meski demikian, Anton memastikan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman tidak akan mengabaikan laporan maupun keluhan masyarakat dan wisatawan.

Setiap informasi mengenai dugaan pungutan maupun tindakan yang berpotensi meresahkan pengunjung akan tetap ditindaklanjuti melalui pengecekan dan klarifikasi di lapangan.

Pemerintah daerah juga mengajak masyarakat, pengelola wisata, Pokdarwis, pelaku usaha serta seluruh unsur terkait untuk bersama-sama menjaga nama baik destinasi wisata di Padang Pariaman.

Kemajuan sektor pariwisata, kata Anton, bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan seluruh masyarakat yang berada di sekitar kawasan wisata.

Dengan pengawasan dan sinergi bersama, Pantai Tiram diharapkan tetap menjadi salah satu destinasi wisata unggulan Padang Pariaman yang aman, nyaman, tertib dan ramah bagi setiap pengunjung.(***)

Editor : Rafdy Guci

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gadai Mobil Berujung Petaka! Tagihan Membengkak, Nissan March Diduga Dilelang Diam-Diam, Direktur Perusahaan Dipolisikan
Warga Srijaya keluhkan irigasi air kering kepada anggota DPRD OKUT I Ketut budiyasa pada saat Reses didesa
Perkuat Keterbukaan Informasi Publik, Padang Pariaman Sosialisasikan KIPPRAH hingga Kecamatan dan Puskesmas
Tembus Gelombang dan Lumpur: Kodim 0314/Inhil Pasok Material TMMD Ke-130 ke Desa Kuala Lemang
Kawal Mutu Pembangunan TMMD ke-130: Pengujian Sampel Silinder Beton Pengecoran Jalan Desa Kuala Lemang
Gus Muhaimin Ungkap Kegelisahan saat Sowan UAS: Perpecahan Umat Tak Hasilkan Apa-Apa
Ketua Investigasi LPK GPI Tegas Minta Hentikan Tambang Pasir Ilegal Air Beringin Jaya  Meluap Merusak Ruas Jalan Pemilik Tambang Di Tegur Malah Melotot
‎Pastikan Manfaat Pembangunan Merata, Padang Pariaman Perkuat Pengarusutamaan Gender
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:17 WIB

Gadai Mobil Berujung Petaka! Tagihan Membengkak, Nissan March Diduga Dilelang Diam-Diam, Direktur Perusahaan Dipolisikan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:13 WIB

Warga Srijaya keluhkan irigasi air kering kepada anggota DPRD OKUT I Ketut budiyasa pada saat Reses didesa

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:23 WIB

Perkuat Keterbukaan Informasi Publik, Padang Pariaman Sosialisasikan KIPPRAH hingga Kecamatan dan Puskesmas

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Tembus Gelombang dan Lumpur: Kodim 0314/Inhil Pasok Material TMMD Ke-130 ke Desa Kuala Lemang

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Kawal Mutu Pembangunan TMMD ke-130: Pengujian Sampel Silinder Beton Pengecoran Jalan Desa Kuala Lemang

Berita Terbaru