Frendi Fernando Dibalik Jeruji Besi Polres Bangkep Ucapkan Dua Kalimat Syahadat Memeluk Agama Islam Di Bulan Suci Ramadhan

- Penulis

Sabtu, 21 Februari 2026 - 00:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Dokumentasi Istimewa : Kisah Frendi (mengucapkan dua kalimat syahadat secara resmi memeluk Agama Islam Di Bulan Suci Ramadhan 1447,hijriyah) di Rumah Tahanan Makopolres Bangkep. 

Banggai Kepulauan, Provinsi Sulawesi Tengah, Media Investigasi.net, Kisah Frendi Fernando, seorang tahanan yang tengah menjalani proses hukum terkait kasus penganiayaan di balik jeruji besi Rumah Tahanan (Rutan) Satuan Perawatan Tahanan dan Barang Bukti (Sat Tahti) Polres Banggai Kepulauan (Bangkep), mengucapkan dua kalimat syahadat secara resmi memeluk Agama Islam Di Bulan Suci Ramadhan 1447,hijriyah.

Dimana Frendi Fernando, secara resmi memeluk agama Islam setelah
mengucapkan dua kalimat syahadat secara resmi memeluk Agama Islam Di Bulan Suci Ramadhan 1447,hijriyah membuat suasana khidmat menyelimuti Rumah Tahanan (Rutan) Satuan Perawatan Tahanan dan Barang Bukti (Sat Tahti) Polres Banggai Kepulauan (Bangkep), pada hari Kamis tanggal, 29 Januari 2026, Prosesi yang menyentuh hati ini dipandu langsung oleh personel Polri, Bripka Arsan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Keputusan Frendi Fernando, memeluk agama Islam setelah mengucapkan dua kalimat syahadat itu merupakan murni berasal dari hidayah dan keinginan pribadinya tanpa ada unsur paksaan dari pihak mana pun”.

Sebelumnya Frendi Fernando, pria kelahiran Banggai tahun 1998 ini memeluk agama Kristen Protestan saat ditemui awak media di Kabupaten Banggai Kepulauan, dirinya mengaku mendapatkan ketenangan batin selama berada di dalam masa tahanan, yang kemudian memantapkan niatnya untuk berpindah agama Islam memeluk agama islam.

Setelah resmi memeluk Islam, Frendi Fernando, pria asal kelahiran Banggai tahun 1998, kini terpantau aktif menjalankan ibadah, termasuk melaksanakan ibadah puasa di tahun 2026, perubahan positif ini disambut baik oleh petugas dan sesama tahanan lainnya.

“Frendi Fernando, setelah memeluk agama islam diharapkan menjadi kompas moral baru dan dapat memperbaiki diri selama menjalani masa hukuman di Mapolres Bangkep.

Baca Juga :  Menteri Hukum Resmikan 1.265 Posbankum di Sumbar, Dorong Akses Keadilan hingga Nagari

Langkah ini sejalan dengan program unggulan Sat Tahti Polres Bangkep yang mengedepankan prinsip “Memanusiakan Manusia”. Program ini tidak hanya berfokus pada penegakan hukum secara fisik, tetapi juga memberikan ruang bagi para tahanan untuk melakukan refleksi spiritual dan pengembangan diri yang positif melalui bimbingan rohani yang intensif.

Pihak Polres Bangkep berharap, melalui pendekatan persuasif dan religius ini, para tahanan yang nantinya bebas dapat kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik. Transformasi perilaku ini merupakan target utama agar residivisme dapat ditekan dan mantan warga binaan memiliki bekal mental yang kuat untuk memulai lembaran hidup yang baru.

Upaya pembinaan mental ini membuktikan bahwa Polri tidak hanya berperan sebagai penegak hukum yang tegas, tetapi juga sebagai pengayom yang peduli terhadap masa depan setiap individu, termasuk mereka yang sedang tersandung masalah hukum.

Semangat perubahan ini diharapkan terus membawa dampak positif bagi situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Bangai Kepulauan, tutupnya.

Ketua Investigasi Indonesia Nasional **** La Omy La Tua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RSUD Puri Husada Tembilahan Matangkan Persiapan Penilaian Ombudsman 2026
Bupati Masinton Pasaribu, Wakil Bupati dan Sekdakab Tapteng, Rayakan HUT ke-81 Tapanuli Tengah Bersama Anak-Anak Panti Asuhan Sion dan Warga Terdampak Bencana
Musrenbangdes Umpungeng Bahas RKP Desa 2027 dan Usulan Pembangunan 2028
Roni Desak Audit Total Pengelolaan Trans Padang Koridor 1B: Jangan Biarkan Dugaan Permainan dan Dokumen Bermasalah Lolos Verifikasi
‎Warna-warni Ratusan Bungo Lado Hiasi Puncak Padang Pariaman Mauluik Gadang 2026 ‎
Padang Pariaman Mauluik Gadang 2026, Ketika Syiar Islam, Adat dan Gotong Royong Menjadi Satu Napas di Ranah Padang Pariaman
‎Puncak Mauluik Gadang 2026 Berlangsung Meriah, Ribuan Masyarakat Padati Masjid Raya IKK Ali Mukhni
Hotspot Kampar Tinggal Dua Titik, 283 Personel Gabungan Intensifkan Pendinginan Karhutla
Berita ini 423 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:23 WIB

RSUD Puri Husada Tembilahan Matangkan Persiapan Penilaian Ombudsman 2026

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Bupati Masinton Pasaribu, Wakil Bupati dan Sekdakab Tapteng, Rayakan HUT ke-81 Tapanuli Tengah Bersama Anak-Anak Panti Asuhan Sion dan Warga Terdampak Bencana

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:57 WIB

Musrenbangdes Umpungeng Bahas RKP Desa 2027 dan Usulan Pembangunan 2028

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:52 WIB

Roni Desak Audit Total Pengelolaan Trans Padang Koridor 1B: Jangan Biarkan Dugaan Permainan dan Dokumen Bermasalah Lolos Verifikasi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:27 WIB

‎Warna-warni Ratusan Bungo Lado Hiasi Puncak Padang Pariaman Mauluik Gadang 2026 ‎

Berita Terbaru