Menu

Mode Gelap

Berita

Ditengah Gelombang Efesiensi Masyarakat Sitiung dengan Semangat Patriotisme Semarakkan HUT RI ke-80

badge-check


					Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

Masyarakat Sitiung Goro persiapan HUT RI ke-80 (Dok, Mediainvestigasi.net/Yanti)

 

Dharmasraya, Mediainvestigasi.net — Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, ditengah gelombang efesiensi, masyarakat Kecamatan Sitiung menunjukkan semangat patriotisme yang tinggi meski tanpa dukungan anggaran dari Pemerintah.

Pantauan media ini di lapangan pada Jumat (01/8), sejumlah ibu-ibu terlihat bahu-membahu membersihkan halaman Balai Kerapatan Adat Sitiung. Mereka bergotong royong sebagai persiapan untuk pelaksanaan upacara bendera 17 Agustus mendatang.

“Saat ini kami sedang goro (gotong royong) membersihkan lapangan untuk upacara HUT RI ke-80. Bukan hanya kami orang tua, anak-anak juga kami libatkan dan kami tanamkan semangat patriotisme lewat cerita sejarah perjuangan bangsa,” ujar Yuni (35), seorang ibu rumah tangga yang juga menyumbang secara sukarela untuk kelancaran kegiatan tersebut.

Menurutnya, bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawan. “Generasi emas harus dibekali dengan nilai-nilai kebangsaan sejak dini. Ini bentuk tanggung jawab kita sebagai orang tua dan warga negara,” tambahnya.

Perayaan HUT RI di tingkat kecamatan selama ini diketahui selalu mendapat dukungan anggaran dari pemerintah daerah. Namun sejak pandemi COVID-19, dukungan tersebut terhenti, dan hingga kini belum kembali dilanjutkan. Meski begitu, semangat masyarakat Sitiung tidak surut.

“Kami tidak menunggu anggaran. Semangat gotong royong dan cinta tanah air lebih besar daripada itu,” kata salah seorang tokoh masyarakat yang turut hadir di lokasi.

Dari pihak sekolah, kegiatan HUT RI juga menjadi bagian penting dari proses pembelajaran untuk memperkuat karakter kebangsaan siswa. Salah seorang guru sekolah dasar di Sitiung menegaskan bahwa penggalangan dana sukarela untuk kegiatan 17 Agustus tidak dilakukan dengan paksaan.

Anak-anak Sitiung tengah latihan persiapan upacara HUT RI ke 80 di lapangan Balai Adat.

 

“penggalangan dana ini bersifat sukarela. Ada yang sudah menyumbang, ada juga yang belum. Kegiatan perayaan kemerdekaan sudah menjadi bagian dari pembelajaran karakter di sekolah. Anak-anak kita latih untuk mengenal sejarah, menghargai perjuangan, dan mencintai Indonesia,” ujarnya.

Kondisi ini menunjukkan bahwa meski tanpa alokasi dana resmi dari pemerintah, semangat kemerdekaan tetap menyala di tengah masyarakat. Jiwa nasionalisme yang tumbuh dari bawah menjadi kekuatan utama dalam menjaga warisan perjuangan bangsa, sekaligus menanamkan nilai patriotisme kepada generasi muda.

 

Editor: Yanti 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polsek Kemuning Gelar Sosialisasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba di Desa Kemuning Muda

23 April 2026 - 23:39 WIB

Polsek Gaung Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba dalam Operasi Antik di Desa Simpang Gaung

23 April 2026 - 23:36 WIB

Operasi PETI Polda Riau: 29 Kasus Terbongkar, 1.167 Rakit Tambang Ilegal Dimusnahkan

23 April 2026 - 23:33 WIB

Trending di Berita