Taliabu Maluku Utara, Investigasi, net. Semakin parah ketika Harga BBM jenis Pertamax dan Pertalite di Bobong Ibu Kota Kabupaten Pulau Taliabu Maluku Utara, nanik 18.000 bahkan mencampai 20.000 perliter padahal masalah BBM sudah pernah di bahas Rapat Degar Pendapat degan Dinas aperindakop di DPRD Kabupaten Pulau Taliabu Provinsi Maluku Utara namun hal itu tak mampan untuk masyarakat.
Dimana Hal tersebut didapat dari berdasarkan hasil Investigasi di lapangan sejak hari Senin sampai pada Selasa tanggal 21 Februari 2023 telah ditemukan harga penjualan Bahan Bakar Minyak ( BBM ) jenis pertamax dan pertalite pada sejumlah pedagang pengecer BBM harga bervariasi, mulai dari harga terendah Rp 18.000 dan tertinggi Rp 20.000 ribu perliter.
Hal itu menjadi keluhan masyarakat berkendaraan roda dua dan roda empat terkait permainan harga BBM oleh pedagang enceran, Harga BBM karna dinilai cukup tinggi sangat mahal jika dibandingkan dengan harga di kecamatan atau di desa lainnya, masih di harga yang paling rendah, Rp 17.000 perliter, dan tertinggi Rp. 18.000 perliter.
Kepada media ini, salah seorang pengendara asal Taliabu Barat Laut Kabupaten Pulau Taliabu yang tak mau di sebutkan nama lengkapnya berinesial ML dan HS mengaku kaget membeli BBM jenis Pertalite yang dijual dengan harga Rp. 20.000 perliter.
ML dan HS menyampaikan bahwa degan harga tersebu Saya cukup kaget, sampai saya bertanya secara ulang-ulang, padahal seharusnya dalam Kota Bobong lebih murah
Dari Desa Kramat maupun kecamatan Taliabu Barat Laut, degan hal tersebut saya berharap pemerintah kembali menertibkan harga BBM di semua pedagang enceran, agar tidak menaikan harga atas kehendak sendiri karena kami merasa sangat kesulitan dengan harga BBM yang sangat tinggi apalagi ekonomi masyarakat makin terpuruk saat ini, tutur. ML/HS.
Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Pulau Taliabu Husain Adam akan melakukan koordinasi degan Dinas Perindagkop terlebih dahulu dirinya juga berharap apa yang menjadi keluhan masyarakat semoga dapat teratasi apalagi persoalan ini terjadi bukan hanya sekali menjadi keluhan masyarakat, dan langkah apa yang Pemda akan lakukan agar bisa ditindaklanjuti terkait masalah ini agar harga BBM dapat teratasi. tutup. Husain Adam.
(Ketua Investigasi Wilayah Indondsia Timur **** La Omy La Tua).











