Menu

Mode Gelap

Berita

Aspeda Salurkan Rp 22 Juta Bantuan ke Korban Banjir Bandang Sumbar, Akses Putus dan Rumah Warga Hancur

badge-check


					Aspeda Salurkan Rp 22 Juta Bantuan ke Korban Banjir Bandang Sumbar, Akses Putus dan Rumah Warga Hancur Perbesar

Gambar: Sekretaris dan Bendahara Aspeda, Guspira Adila, Mitra Yuyanti serta warga Nagari Peninggahan Kabupaten Solok (Dok, Mediainvestigasi.net/Yanti) 

 

Dharmasraya, Mediainvestigasi.net — Asosiasi Pers Dharmasraya (Aspeda) kembali menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana. Pada Kamis (12/12/2025), Aspeda menyalurkan bantuan bagi warga yang terdampak banjir bandang di sejumlah titik, mulai dari Koto Sani Belimbing hingga Nagari Paninggahan, seperti Muaro Pingai, Dusun Batua, Cancang, dan Muaro Paninggahan, Kecamatan Junjung Sirih Kabupaten Solok.

Banjir bandang yang melanda beberapa hari sebelumnya tidak hanya memutus akses satu-satunya jembatan menuju Nagari Paninggahan, tetapi juga menyebabkan kerusakan besar pada pemukiman warga. Sejumlah rumah hilang tersapu air, sebagian lainnya rusak parah, serta lahan persawahan yang sudah mendekati masa panen berubah menjadi hamparan pasir, batu, dan kayu gelondongan yang berserakan.

Kondisi tersebut membuat masyarakat semakin terpuruk karena selain kehilangan tempat tinggal, mereka juga kehilangan sumber penghidupan.

 

Bantuan Dihimpun dari KAS Aspeda, Penggalangan Dana, dan Donatur Perusahaan

Bantuan yang diberikan Aspeda berasal dari dana kas organisasi, aksi penggalangan dana selama dua hari, serta dukungan dari beberapa perusahaan dan masyarakat. Para karyawan dari PT Andalas Wahana Berjaya (AWB) Dharmasraya juga turut menyalurkan donasi.

 

Total dana yang terkumpul mencapai Rp 22 juta, yang kemudian diwujudkan menjadi:

200 paket sembako berisi susu, sarden, minyak goreng, gula, kopi, teh, biskuit, dan mi instan

350 kg beras

Pakaian layak pakai dari masyarakat Dharmasraya

Rombongan Aspeda berangkat pada Selasa (10/12) menggunakan tiga kendaraan: Strada 4X4, Nissan Terrano, dan pick-up Grandmax untuk menjangkau lokasi-lokasi terdampak.

 

Ketua Aspeda: Semoga Bisa Meringankan Beban Ekonomi Warga

Ketua Aspeda, Rijal Af, mengungkapkan rasa syukur karena bisa menyalurkan bantuan di tengah medan yang sulit.

“Alhamdulillah hari ini kami sudah menyalurkan bantuan kepada saudara-saudara kita yang terdampak banjir bandang di Koto Sani Belimbing dan beberapa titik di Nagari Paninggahan. Mudah-mudahan kedatangan Aspeda bisa meringankan sedikit beban masyarakat sampai bantuan lainnya datang,” ujar Rijal.

Ia menambahkan bahwa Dusun Muaro Paninggahan menjadi salah satu lokasi paling parah, karena akses jalan putus setelah jembatan hanyut terseret arus.

 

Keluhan Warga: Bantuan Terbatas Karena Akses Putus

Salah satu warga, Ayu (45), mengaku kesulitan mendapatkan bantuan akibat akses yang terputus.

“Akses ke tempat kami putus. Setiap ada bantuan sembako, kami minim mendapatkannya karena sudah habis pas kami datang. Alhamdulillah keluhan kami didengar Aspeda. Mereka rela balik keluar untuk membelikan kami beras dan mengantarkannya ke lokasi,” ujarnya.

Ayu juga menyampaikan terima kasih kepada karyawan PT Andalas Wahana Berjaya (AWB) Dharmasraya dan seluruh donatur yang sudah peduli terhadap kondisi warga terdampak banjir bandang.

 

Editor: Mitra Yuyanti

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemkab Tapteng dan IT Del Tanda Tangani MoU Percepatan Digitalisasi Pemerintahan

15 Maret 2026 - 20:30 WIB

Wakil Bupati Tapteng Harapkan Pengurus KONI Tapteng Mampu Membina Generasi Muda Melalui Olahraga

15 Maret 2026 - 20:27 WIB

Polres Tapanuli Tengah Selidiki Temuan Mayat Pria di Sibabangun

15 Maret 2026 - 20:23 WIB

Trending di Berita