Ketua Investigasi Nasional LPK GPI Minta Pemda Dan Penegak Hukum Jangan Hanya Padamkan Api, Telusuri Pemicu Awal Karhutla Pulau Taliabu Dugaan Ada Perencanaan Terstruktur

- Penulis

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Foto Dokumentasi : La Omy La Tua (Ketua Investigasi Nasional Lembaga Perlindungan Konsumen Gerakan Perubahan Indonesia (LPK‑GPI).

Sorotan Investigasi :

Taliabu Provinsi Maluku Utara
,MediaInvestigasi.net, Ketua Investigasi Nasional Lembaga Perlindungan Konsumen Gerakan Perubahan Indonesia (LPK‑GPI), La Omy La Tua, meminta pemerintah daerah Pulau Taliabu beserta seluruh jajaran penegak hukum mulai dari Polda Maluku Utara hingga Kepolisian Resor Pulau Taliabu untuk tidak hanya berfokus pada pemadaman titik api kebakaran hutan dan lahan saja.

Dimana Ketua Investigasi Nasional Lembaga Perlindungan Konsumen Gerakan Perubahan Indonesia (LPK‑GPI), La Omy La Tua, minta agar penanganan karhutla harus dilengkapi dengan penyelidikan mendalam guna mengungkap siapa dan apa yang menjadi pemicu awal munculnya api, yang akhirnya meluas hingga menghanguskan puluhan ribu pohon cengkih milik petani di Kecamatan Taliabu Barat Laut, Kecamatan Lede, dan Kecamatan Taliabu Utara.

Ketua Investigasi Nasional Lembaga Perlindungan Konsumen Gerakan Perubahan Indonesia (LPK‑GPI), La Omy La Tua, mengemukakan dugaan serius bahwa bencana yang melanda wilayah itu bukanlah peristiwa alam yang kebetulan terjadi, melainkan kejadian yang diduga direncanakan secara terstruktur demi kepentingan usaha pertambangan dan perkebunan kelapa sawit.

“Di balik tragedi besar ini, kami menduga ada unsur kesengajaan yang diatur oleh oknum tokoh ternama di lingkungan Maluku Utara, khususnya di Kabupaten Pulau Taliabu,” tegas La Omy La Tua dalam pernyataan pers resmi Jumat (30‑10‑2026) siang.

Ketua Investigasi Nasional Lembaga Perlindungan Konsumen Gerakan Perubahan Indonesia (LPK‑GPI), La Omy La Tua, menegaskan bahwa memadamkan api saja tidak cukup untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali di masa mendatang. “Jika akar permasalahan dan pihak yang diduga memulai kebakaran tidak ditemukan dan diproses, maka tahun depan kita akan melihat perkebunan warga kembali hangus terbakar,” ujarnya.

Ketua Investigasi Nasional Lembaga Perlindungan Konsumen Gerakan Perubahan Indonesia (LPK‑GPI), La Omy La Tua, mendesak aparat penegak hukum untuk membuka jalur penyelidikan khusus guna menelusuri keterlibatan pihak‑pihak yang diduga merencanakan kebakaran tersebut, serta memverifikasi semua informasi dan bukti awal yang telah dikumpulkan di lapangan.

Baca Juga :  Bupati Inhil Sampaikan Pesan Kebangsaan dan Harapan bagi Warga Binaan pada HUT RI ke-80

Catatan Redaksi : Terkait Dugaan yang disampaikan LPK‑GPI masih berupa hasil temuan awal investigasi dan belum ada keputusan resmi dari pihak penegak hukum terkait keterlibatan pihak‑pihak yang diduga.

Dan Pihak‑pihak yang disebutkan belum memberikan tanggapan resmi terkait laporan ini, tutupnya.

Tim Investigasi Indonesia Nasional ***

Penulis : La Omy La Tua

Editor : La Omy La Tua

Sumber Berita: Liputan Wartawan Media Investigasi.net

Satu tanggapan untuk “Ketua Investigasi Nasional LPK GPI Minta Pemda Dan Penegak Hukum Jangan Hanya Padamkan Api, Telusuri Pemicu Awal Karhutla Pulau Taliabu Dugaan Ada Perencanaan Terstruktur”

  1. This is the right blog for anyone who hopes to understand this topic.

    You understand a whole lot its almost hard to argue with you (not that I actually will need to…HaHa).
    You definitely put a brand new spin on a topic that has been written about for
    many years. Excellent stuff, just excellent!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sinergi TMMD Ke-130 Kodim 0314/Inhil dan BPBD Berikan Pemahaman Karhutla di Desa Kuala Lemang ​
Pantang Menyerah! Satgas TMMD ke-130 Kodim 0314/Inhil Kebut Semenisasi Jalan, 810 Meter Tuntas Dikerjakan
Dugaan Kuat Karhutla Pulau Taliabu Bukan Bencana Alam, Diduga Dirancang Demi Kepentingan Tambang‑Sawit
Dari Dinding hingga Teras, Satgas TMMD Kodim 0314/Inhil Terus Wujudkan Hunian Layak bagi Masyarakat
BRI BO Gunungsitoli Gelar Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98, Wujudkan Semangat Bersatu dan Berkarya untuk Indonesia
Cuman karena sigap hijuakan hutan, Bupati Siak Dapat Ancaman telAWI Seprovinsi Riau siap pasang Badan.
Ranperda Lingkungan Hidup Riau Disorot: Masyarakat Adat Jadi Korban Karhutla
Penutupan Program Pelita 2026 Bupati Nias Utara Turut Hadir
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:41 WIB

Sinergi TMMD Ke-130 Kodim 0314/Inhil dan BPBD Berikan Pemahaman Karhutla di Desa Kuala Lemang ​

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:32 WIB

Pantang Menyerah! Satgas TMMD ke-130 Kodim 0314/Inhil Kebut Semenisasi Jalan, 810 Meter Tuntas Dikerjakan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:38 WIB

Dugaan Kuat Karhutla Pulau Taliabu Bukan Bencana Alam, Diduga Dirancang Demi Kepentingan Tambang‑Sawit

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:37 WIB

Dari Dinding hingga Teras, Satgas TMMD Kodim 0314/Inhil Terus Wujudkan Hunian Layak bagi Masyarakat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:18 WIB

BRI BO Gunungsitoli Gelar Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98, Wujudkan Semangat Bersatu dan Berkarya untuk Indonesia

Berita Terbaru