Bea Cukai Ngurah Rai Gagalkan Penyelundupan 10,1 Kg Ganja dari Thailand, Dua WN India Ditangkap

- Penulis

Jumat, 7 Agustus 2026 - 20:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bea Cukai Ngurah Rai bersama Satuan Reserse Narkoba Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai. (Dok  istimewa)

Bea Cukai Ngurah Rai bersama Satuan Reserse Narkoba Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai. (Dok istimewa)

MEDIAINVESTIGASI.NET  – Bea Cukai Ngurah Rai bersama Satuan Reserse Narkoba Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis ganja seberat 10,1 kilogram yang dibawa dari Thailand melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Senin (3/8/2026).

Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan dua warga negara (WN) India berinisial AR dan PC. Dari tangan keduanya, disita 100 kemasan ganja dengan berat total 10.310 gram bruto atau 10.110 gram netto.

Kasus ini terungkap setelah pesawat Scoot Air TR280 rute Koh Samui, Thailand–Singapura–Denpasar mendarat di Bandara I Gusti Ngurah Rai sekitar pukul 10.30 WITA.

Saat pemeriksaan di terminal kedatangan internasional, petugas Bea Cukai mencurigai barang bawaan kedua penumpang berdasarkan hasil analisis citra X-Ray dan penerapan manajemen risiko.

Pemeriksaan kemudian dilakukan terhadap koper milik AR dan PC.

Dari koper AR, petugas menemukan delapan kotak berisi 62 kemasan serbuk tanaman kering berwarna hijau kecokelatan dengan berat 6.399 gram bruto atau 6.275 gram netto.

Sementara dari koper PC ditemukan enam kotak berisi 38 kemasan dengan karakteristik serupa. Berat barang tersebut mencapai 3.911 gram bruto atau 3.835 gram netto.

Hasil uji Laboratorium Bea dan Cukai Ngurah Rai memastikan seluruh barang bukti positif mengandung narkotika golongan I jenis Delta-9 Tetrahydrocannabinol (THC) atau ganja.

Kepala Kantor Bea Cukai Ngurah Rai, Wawan Dharmawan, mengatakan berdasarkan pemeriksaan awal, kedua terduga pelaku mengaku datang ke Bali untuk berlibur selama tiga hari bersama keluarga.

“Mereka juga mengakui memperoleh barang tersebut dari seseorang di Thailand sebelum membawanya ke Indonesia,” kata Wawan.

Menurutnya, ganja tersebut disamarkan menyerupai kemasan oleh-oleh makanan dan dicampur bersama barang bawaan lain di dalam koper agar tidak menimbulkan kecurigaan.

Baca Juga :  Barack Obama: A Legacy of Progress and Change

Usai penemuan barang bukti, Bea Cukai Ngurah Rai langsung berkoordinasi dengan Satresnarkoba Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai. Kedua tersangka beserta barang bukti kemudian diserahkan kepada penyidik kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut.

Petugas juga melakukan controlled delivery sebagai bagian dari pengembangan kasus guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan narkotika internasional yang terlibat.

Bea Cukai memperkirakan penggagalan penyelundupan 10,110 kilogram ganja tersebut berpotensi menyelamatkan lebih dari 2.076 jiwa dari penyalahgunaan narkotika. Potensi kerugian ekonomi masyarakat yang berhasil dicegah diperkirakan mencapai sekitar Rp3,3 miliar.

Wawan menegaskan, keberhasilan pengungkapan kasus ini menjadi bukti pentingnya sinergi antara Bea Cukai dan kepolisian dalam memperketat pengawasan di pintu masuk Indonesia.

“Kolaborasi antarpenegak hukum akan terus diperkuat melalui pertukaran informasi, pengawasan berbasis intelijen, serta operasi terpadu guna melindungi masyarakat dan menjaga Indonesia dari ancaman jaringan peredaran gelap narkotika internasional,” tegasnya.

 

 

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiga Kapolda Berganti, 19 Bulan Laporan Tanah Samota Belum Naik Penyidikan
Pertemuan Bersejarah di Istana Kerajaan Rabat: Menyongsong Era Baru Pemerintahan Maroko di Bawah Kepemimpinan King Mohammed VI
Pemerintahan Baru Maroko: Sebuah Dedikasi dan Visi Kepemimpinan Strategis untuk Kesejahteraan Bangsa
PWI OKU Timur mengecam keras Pelaku Pemukulan Wartawan di Palembang, Usut tuntas Pelaku
Bandar Lampung Jadi Panggung Dunia, 19 Tahun PPWI Tegaskan Kekuatan Pewarta Warga untuk Perdamaian
Tonggak Sejarah Baru Maroko: Fatima Ezzahra El Mansouri Pimpin Pemerintahan Baru, Persisma Tegaskan Dukungan Berkelanjutan
HM the King Appoints Fatima Ezzahra El Mansouri as Head of Government, Entrusts Her with Forming New Gov’t
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 16:37 WIB

Tiga Kapolda Berganti, 19 Bulan Laporan Tanah Samota Belum Naik Penyidikan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:04 WIB

Pertemuan Bersejarah di Istana Kerajaan Rabat: Menyongsong Era Baru Pemerintahan Maroko di Bawah Kepemimpinan King Mohammed VI

Minggu, 18 Oktober 2026 - 22:51 WIB

Pemerintahan Baru Maroko: Sebuah Dedikasi dan Visi Kepemimpinan Strategis untuk Kesejahteraan Bangsa

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:03 WIB

PWI OKU Timur mengecam keras Pelaku Pemukulan Wartawan di Palembang, Usut tuntas Pelaku

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:12 WIB

Bandar Lampung Jadi Panggung Dunia, 19 Tahun PPWI Tegaskan Kekuatan Pewarta Warga untuk Perdamaian

Berita Terbaru