Berita

Langit Diketuk dengan Doa, Warga Marioriawa Gelar Shalat Istisqa Memohon Hujan dan Keberkahan.

49
×

Langit Diketuk dengan Doa, Warga Marioriawa Gelar Shalat Istisqa Memohon Hujan dan Keberkahan.

Sebarkan artikel ini

Langit Diketuk dengan Doa, Warga Marioriawa Gelar Shalat Istisqa Memohon Hujan dan Keberkahan.

 

SOPPENG, Mediainvestigasi.net – Di tengah musim kemarau yang mulai dirasakan masyarakat dan berdampak pada ketersediaan air serta lahan pertanian, Pemerintah Kecamatan Marioriawa bersama unsur Forkopimca, tokoh agama, tokoh masyarakat, aparatur pemerintah, dan warga menggelar Shalat Istisqa di Masjid Besar Riyadh As-Salihin, Kelurahan Manorang Salo, Jumat (7/8/2026).

Pelaksanaan ibadah tersebut merupakan tindak lanjut dari surat koordinasi Kementerian Agama Kabupaten Soppeng yang kemudian ditindaklanjuti melalui Surat Camat Marioriawa Nomor 111/KMA/VIII/2026 tentang pelaksanaan Shalat Istisqa.
Shalat Istisqa menjadi ikhtiar spiritual umat Islam dalam memohon kepada Allah SWT agar menurunkan hujan yang membawa rahmat dan keberkahan. Doa-doa dipanjatkan dengan penuh kekhusyukan agar kekeringan yang mulai melanda segera berakhir, sehingga kebutuhan air bersih masyarakat dapat terpenuhi dan lahan pertanian kembali memperoleh kehidupan.

Suasana ibadah berlangsung khidmat. Ratusan jamaah tampak larut dalam doa, memohon ampunan, rahmat, dan pertolongan Allah SWT. Hadir dalam kesempatan tersebut Camat Marioriawa, Kapolsek, Danramil, Kepala KUA, kepala desa dan lurah, ASN lingkup Kecamatan Marioriawa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta masyarakat dari berbagai desa dan kelurahan.

Lurah Manorang Salo, Sudharmono, S.S., menyampaikan rasa syukur karena wilayah yang dipimpinnya dipercaya menjadi lokasi pelaksanaan Shalat Istisqa. Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar agenda keagamaan, tetapi juga menjadi momentum mempererat ukhuwah dan meningkatkan ketakwaan masyarakat kepada Allah SWT.

“Kami berharap semoga pelaksanaan Shalat Istisqa di wilayah Kelurahan Manorang Salo ini senantiasa mendapat keberkahan dan rahmat dari Allah SWT. Semoga doa yang dipanjatkan bersama hari ini diijabah, sehingga hujan yang penuh berkah segera turun, menghidupkan kembali sumber-sumber air, menyuburkan lahan pertanian, serta membawa kebaikan bagi seluruh masyarakat,” ujar Sudharmono.

Dalam kesempatan itu, masyarakat juga diingatkan agar senantiasa menjaga kelestarian lingkungan, memelihara sumber-sumber air, serta memanfaatkan air secara bijaksana sebagai bentuk ikhtiar yang harus berjalan seiring dengan doa.
Shalat Istisqa mengajarkan bahwa di balik setiap ujian terdapat ruang untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Ketika ikhtiar manusia telah dilakukan, doa menjadi penguat harapan agar Allah SWT menurunkan hujan yang membawa keberkahan bagi seluruh makhluk.

Semoga doa yang dipanjatkan bersama itu diijabah oleh Allah SWT, sehingga hujan segera mengguyur Kecamatan Marioriawa, Kabupaten Soppeng, dan wilayah sekitarnya, menghidupkan kembali sawah, ladang, serta membawa kesejahteraan bagi masyarakat.
“Dan Dialah yang menurunkan hujan setelah mereka berputus asa, serta menyebarkan rahmat-Nya.” (QS. Asy-Syura: 28).***(MTq)