Dampak Serangan Monyet Liar, Sekolah di Wilayah Terdampak Terapkan Pembelajaran Daring

- Penulis

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dampak Serangan Monyet Liar, Sekolah di Wilayah Terdampak Terapkan Pembelajaran Daring

 

Laporan : Muhammad

ADVERTISEMENT

Jasa Pembuatan website profesional

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tembilahan – Mediainvestigasi.net.- Pemerintah Kecamatan Tembilahan bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dan unsur terkait menetapkan pelaksanaan pembelajaran secara daring bagi sekolah-sekolah di wilayah terdampak serangan monyet liar selama tiga hari ke depan. Kebijakan tersebut diambil sebagai langkah antisipatif guna menjamin keselamatan peserta didik, guru, serta tenaga kependidikan di tengah meningkatnya kekhawatiran masyarakat terhadap keberadaan satwa liar yang beberapa kali menyerang warga.

Keputusan tersebut disepakati dalam rapat koordinasi yang digelar di Aula SMP Negeri 1 Tembilahan, Rabu (5/8/2026). Rapat dihadiri Pemerintah Kecamatan Tembilahan, Dinas Pendidikan Kabupaten Inhil, kepala satuan pendidikan, komite sekolah, koordinator wilayah pendidikan, serta sejumlah pihak terkait guna membahas langkah penanganan dampak serangan monyet liar terhadap aktivitas pendidikan.

Dalam rapat tersebut, Camat Tembilahan Ari Syuria memaparkan kronologi kejadian serangan monyet liar yang terjadi di sejumlah lokasi dalam beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut dinilai telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, terutama para orang tua yang khawatir terhadap keselamatan anak-anak saat berangkat maupun pulang sekolah.

Ari Syuria mengatakan, keputusan pembelajaran daring merupakan hasil kesepakatan bersama yang diambil setelah mempertimbangkan berbagai masukan dari pihak sekolah, komite sekolah, serta kondisi riil di lapangan.

“Keselamatan peserta didik menjadi prioritas utama kami. Oleh karena itu, pemerintah bersama seluruh unsur yang hadir dalam rapat sepakat mengambil langkah antisipatif dengan melaksanakan pembelajaran secara daring selama tiga hari. Kebijakan ini merupakan bentuk ikhtiar bersama untuk meminimalisir risiko yang dapat mengancam keselamatan anak-anak selama situasi belum benar-benar kondusif,” ujar Ari Syuria.

Baca Juga :  Ketua DPRD Rahmad Hasrofi Menghadiri Peresmian Kolam Renang Karya Bersama di Desa Ladang Peris

Ia menegaskan, kebijakan tersebut bersifat sementara dan akan terus dievaluasi sesuai perkembangan penanganan di lapangan. Pemerintah Kecamatan Tembilahan juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait agar penanganan terhadap monyet liar dapat segera dilakukan sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.

“Kami berharap masyarakat dapat memahami keputusan ini karena yang kami utamakan adalah keselamatan anak-anak. Kami juga mengimbau para orang tua agar tetap mengawasi putra-putrinya selama belajar dari rumah. Apabila kondisi sudah dinyatakan aman oleh pihak berwenang, maka proses pembelajaran tatap muka akan kembali dilaksanakan sebagaimana mestinya,” ungkap Ari.

Berdasarkan hasil rapat, kegiatan pembelajaran di sekolah-sekolah yang berada di wilayah terdampak akan dilaksanakan secara daring selama tiga hari, yakni mulai 6 hingga 8 Agustus 2026. Selanjutnya, apabila kondisi telah dinyatakan aman dan kondusif, kegiatan belajar mengajar secara tatap muka akan kembali dilaksanakan pada 10 Agustus 2026.

Sebelum keputusan tersebut ditetapkan, peserta rapat juga menyampaikan berbagai masukan terkait pola pembelajaran yang dinilai paling tepat diterapkan selama masa penanganan. Seluruh saran dan pertimbangan tersebut menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan yang mengedepankan aspek keselamatan tanpa mengabaikan keberlangsungan proses pendidikan.

Pemerintah Kecamatan Tembilahan berharap situasi dapat segera kembali kondusif sehingga aktivitas belajar mengajar dapat berlangsung normal. Masyarakat juga diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, tidak melakukan tindakan yang dapat memancing keberadaan monyet liar, serta mengikuti informasi resmi yang disampaikan pemerintah selama proses penanganan masih berlangsung.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cabor Catur Kontingen PGRI Inhil Sukses Amankan Mendali Emas di PorsenijarH Fauzan Amrullah : Prestasi ini Untuk Pendidikan Inhil Hebat
Penertiban Kabel Semrawut Inhil Belum Tuntas, Icon Plus Mulai Siapkan Surat Peringatan
KONDISI KANTOR BPP PALEMBAYAN AGAM RETAK, KEPALA UPT PAK DONI AKUI: BELUM ADA JAM KERJA
Wujudkan Pelayanan Masyarakat dan Kepastian Hukum, Pemkab dan DPRD Tapanuli Tengah Sepakati 3 Ranperda
Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak Saat Bencana, Dinas PPPA Tapteng Bersama Kementerian PPPA dan Yayasan Pulih Gelar Sosialisasi Draf SK Subklaster PP KBG PP
Kapolres Sibolga dan Kapolres Tapanuli Tengah Sambangi Makodim 0211/Tapanuli Tengah, Perkuat Sinergitas TNI-Polri
Kapolres Sibolga Perkuat Sinergi dengan Kejaksaan Negeri, Perkuat Kolaborasi Penegakan Hukum
Perkuat Sinergitas dan Dukung Kedaulatan NKRI, Wakil Bupati Tapteng Hadiri Latihan Menembak Senjata Berat Arhanud 11/WBY
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 05:30 WIB

Cabor Catur Kontingen PGRI Inhil Sukses Amankan Mendali Emas di PorsenijarH Fauzan Amrullah : Prestasi ini Untuk Pendidikan Inhil Hebat

Kamis, 24 September 2026 - 05:25 WIB

Penertiban Kabel Semrawut Inhil Belum Tuntas, Icon Plus Mulai Siapkan Surat Peringatan

Rabu, 23 September 2026 - 23:18 WIB

KONDISI KANTOR BPP PALEMBAYAN AGAM RETAK, KEPALA UPT PAK DONI AKUI: BELUM ADA JAM KERJA

Rabu, 23 September 2026 - 23:13 WIB

Wujudkan Pelayanan Masyarakat dan Kepastian Hukum, Pemkab dan DPRD Tapanuli Tengah Sepakati 3 Ranperda

Rabu, 23 September 2026 - 23:07 WIB

Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak Saat Bencana, Dinas PPPA Tapteng Bersama Kementerian PPPA dan Yayasan Pulih Gelar Sosialisasi Draf SK Subklaster PP KBG PP

Berita Terbaru